Sudah tak bisa kembali, Kesucian akan kubuang
Sampai kapan pun
Ucapan manis, Tak akan bisa kuucap
Bagaikan, Akulah malaikat hitam
Aah...
Melepas high heels dan berjalan
Tak seorang pun tahu
Aku punya wajah satu lagi
Akulah malaikat hitam
Aah...
Jatuh di kegelapan malam
Cinta dipenuhi dusta
Nee... Sendiri tinggalkan diriku
Hancurkan saja diriku
Sudah lupa cinta murni
Hanya sok dewasa
Intrik ini, Nantinya akan jadi apa
Di pipi
Kelebat air mata hitam
Aah... Cepat terhapus tak disadar
Haus akan kasih sayang
Yang mampu mengubur sepi ini
Kelebat air mata hitam
Aah... Menghilang di tengahnya angin
Seperti cinta anak kecil
Sudah sangat lelah dengan semuanya,
.
.
.
Hujan pun turun, begitu lebat di ikuti tarian para dewa petir yang terus menerus bersuara sepanjang pesta itu berlangsung.
Waktu pestapun usai, mereka pulang dengan mobil milik Seijuuro, dan di kirinya Seishiro, sedang Kuroko berada di jok belakang,
Dan mata Kuroko hanya memandang kosong ke arah jendela.
Dan tanpa terasa, mata Aquamarine itu mulai berat dan semakin berat,
Tanpa menunggu lama ia tertidur,
Dengan lagu nina bobo, sang dewa cuaca yang menyanyikan instrumen hujan dan gemuruh petir sebagai sumber nya.
.
.
.
Tanpa terasa pagi telah menjelang, dan hari minggu pun tiba,
Pagi itu di atas kasur king size, tampak 3 orang pemuda tengah berbaring sedang 1 di antaranya sudah terbangun di pagi buta,
Dengan tatapan yang sulit di artikan, dengan wajah memerah padam ia berucap pada dirinya sendiri.
"Apa yang kulakukan?
Apakah rencanaku pada akhirnya,
Hanya menjadi senjata makan tuan?" ucap pemuda berambut baby blue yang sangat berantakan,
Tak hanya itu, dari ujung leher hingga ujung kakinya penuh dengan kiss mark dan bite mark.
"Kuroko Tetsuya,
apa kau sudah gila!?" ucap dirinya memaki dengan nada yang berbisik,
Sedang kedua pria lainnya masih tertidur pulas,
dengan melingkarkan salah satu tangannya pada tubuh Kuroko.
"Bagaimana kau membiarkan Akashi Seijuuro dan Akashi Seishiro menyentuh mu!?
KAMU SEDANG MEMBACA
Soredemo Koi wa Ustukushi
RomansaCinta Chihiro yang pergi bersama Suzhou meninggalkan luka mendalam, Kuroko yang melihat luka sang kakak pun ikut terluka, berniat membalas dendam dengan mantan sang kakak, dengan cara menyakiti adik dari mantan pacar kakaknya. Nijimura sangat menya...
