Kangen!!
.
.
.
Sebuah tangan terulur untuk menyentuh daun pintu dan membukanya.
Cklek
"Assalamualaikum, adek pulang" ucap arissa memasuki rumah yang tampak sepi, dengan segera ia menjatuhkan tubuhnya di atas sofa yang ada guna menghilangkan rasa penatnya.
"Waalaikumsalam, adek udah pulang nak?" Tanya seorang wanita paruh baya—Mama nya arissa—yang baru saja keluar dari dapur. "Udah mah" jawabnya lesu.
"Adek kenapa kok sedih gitu?" Tanya gita pada sang putri, tangannya terulur untuk membenahi rambut yang berantakan pada anaknya.
"Huaaa" teriaknya random. "Pusing mah adek lagi mikirin tugas untuk skripsi dan lagi nyari judul yang pas tapi ga ketemu ketemu giliran udah ada, klop banget bagi adek tapi tau-tau sama dosen nya ditolak alesannya ga cocok" keluh anak jurusan psikologi itu, matanya berkaca-kaca menampakkan rasa keputus asaan.
Sang ibu hanya mengangguk mengerti mendengarkan keluh kesah sang anak "Ya sudah sekarang adek mandi terus makan ya nanti setelah sholat magrib kita obrolin dan cari jalan keluarnya bareng papa" final sang ibu.
Arissa mengangguk lalu bangkit dan pamit menuju kamarnya. 10 anak tangga ia lewati dengan lesu berharap cepat sampai dikamarnya, namun langkahnya terhenti tepat di depan sebuah kamar yang menampakkan seorang pria bergestur tubuh besar berbalut kaos hitam polos dan celana boxer bergambar winny the pooh miliknya sedang menghadap ke arah jendela.
"ABANG?!"pekiknya, sedangkan sang pemilik nama langsung berbalik badan dengan senyuman merekahnya tak lupa tangannya ikut ia rentangkan guna menerima pelukan.
Arissa berlari dan berhambur dipelukan sang kakak terasa hangat dan nyaman. pelukan yang sangat ia rindukan 3 bulan belakangan ini.
Dia Jhonny Aldebaran Shyauqi, lelaki kedua yang Arissa sayangi setelah papanya. Jhonny baru saja pulang dari negeri tetangga setelah selesai menjalankan tugas negaranya. Apalagi kalo bukan menjaga perdamaian dunia.
Tangan nya tak henti-hentinya mengelus pucuk kepala sang adik, saling menyalurkan rasa rindu. Semenjak 2 tahun doi menjabat sebagai Tentara dibagian Kopasus, dia jarang pulang kerumah orang tuanya karna sering tugas keluar kota dia juga tinggal di rumah dinas yang disediakan oleh pemerintah.
"Kangen" ucap arissa, Jhonny terkekeh pelan "Abang juga kangen". "Gimana kuliahnya udah mulai ngerjain tugas skripsi kan?" lanjut jhonny bertanya. Arissa mengangguk "Udah kok".
"Susah ya" tanya jhonny lagi dan arissa hanya mengangguk didalam pelukan itu sekalian modus meperin ingus batin dia.
"Udah jangan nangis lagi jelek tau beler gitu mukanya" ucap jhonny sambil menangkup kedua pipi adeknya. Sedangkan arissa memukul dada jhonny yang membuatnya meringis kesakitan. Padahal sakit aja nggak :(
"Siapa juga yang nangis, mata aku perih kok" Elaknya sambil mengusap wajahnya kasar dengan baju kaos milik jhonny. Jorok ih.
"Yaudah mandi sana abistu nanti kita sholat magrib bareng" suruh jhonny. Dan lagi-lagi arissa hanya mengangguk. Heran dari tadi ngangguk-ngangguk aja gak kesambet kan ini anak?
___
"Gimana jhon kabar kamu sama tugas nya enak nggak tinggal di negeri sebrang?" tanya papa, setelah selesai sholat magrib dan makan malam mereka lanjut mengobrol di ruang tengah keluarga.
saling menyalurkan rasa rindu pada putra sulung mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Half Cold ; With Doyoung (√)
ФанфикшнTentang dia, lelaki yang banyak menyimpan kenangan buruk akibat masalalu nya. Ketika perkataan dan perbuatan orang terdekat yang bisa melukai perasaan nya sendiri. Dia doyoung dengan segala perasaan yang ada di hatinya. Mendeklarasikan kata menjadi...
