Kehidupan perkuliahan arissa benar-benar padat minggu kebelakangan ini. Ia dikejar harus cepat menyelesaikan skripsinya. Pertemuannya dengan doyoung pun sudah jarang dikarnakan sang kapten yang diperintahkan untuk tugas di wilayah timur-timur selama dua minggu bersama sang kakak.
Mendapati kabar dari jhonny bahwa mereka akan pulang besok membuat arissa senang bukan main pasalnya abangnya sudah berjanji untuk membelikannya sesuatu barang dari wilayah timur disana.
Satu pesan dari abangnya membuat arissa membuang nafas gusar. Katanya besok adalah hari jadinya doyoung tepat kepulangannya dari wilayah timur. Rencananya jhonny bersama sang kawan akan membuat surprise untuk komandannya itu.
Disinilah sekarang arissa dan mark berada. Di sebuah mall yang letaknya di tengah kota bandung. Mereka sedang berkeliling mengitari semua toko hanya untuk mencari hadiah apa yang cocok untuk si doyoung—komandan tertampan dari abangnya.
"Mark beliin ini aja apa ya?" Tanya arissa sambil menunjukkan 2 buah kemeja tetapi dengan warna yang berbeda.
Mark menatap arissa dengan tatapan bertanya "Are you seriously girl? Kok kamu jadi excited gini sih padahal Cuma beliin baju buat bang doy aja"
Ucapan mark tiba-tiba seakan menampar kesadarannya. Benar juga kenapa dia jadi ribet ribet seperti ini apa mungkin dia..? NO. Arissa menggeleng dengan cepat lalu memilih salah satu dari kemeja tersebut dan membayar nya dikasir.
Setelah menyelesaikan urusan dengan hadiahnya mereka menyempatkan diri untuk makan malam di sebuah resto cepat saji yang ada didalam mall. Mark dan arissa yang terlalu asik mengobrol sehingga tak menyadari seseorang yang datang kea rah meja milik mereka.
"Clarissa?"
DEG!!
Jantung milik arissa tiba-tiba berpacu dengan cepat. Suara itu familiar sekali batinnya. Dengan kesadaran penuh ia menoleh dan sedikit menampakkan senyum kaku.
Masih ingat dengan Eunwoo Adhitama Prasakti? Kakak tingkat arissa di kampus? Yang konon pernah mendekatinya selama berberapa bulan tetapi berakhir dengan orang lain?
Ia datang bersama kekasihnya, doyeon. Wanita cantik yang kemarin berada di mobil eunwoo. Wanita itu mengembangkan senyumnya sambil melambaikan tangan "Hai clarissa, masih inget aku kan?" serunya.
Arissa mengangguk kaku lantas ia melirik mark yang air mukanya sudah tidak bisa dikontrol lagi. Ia tahu semua tentang sepupunya itu, termasuk dekat dengan kakak tingkatnya makanya ia sangat mewanti-wanti agar arissa tidak salah jatuh hati lagi.
"I-iya masih inget kok" ujarnya canggung.
"Mau makan juga ya kalian disini?" Tanya arissa menghilangkan rasa kegugupannya ia balik bertanya. Eunwoo tersenyum dengan ramah tangan nya yang mulus dan berotot itu ia lampirkan di pundak doyeon. Arissa yang melihat itu hanya menurunkan bahu lesu, mengapa hatinya masih sakit begini sih?
"Iya nih lagi nemenin ini nyari buku referensi buat skripsi" jawab eunwoo sambil menunjuk wanita disampingnya.
Mark yang sedari tadi sudah bermetamorfosis menjadi kacang-kacangan membuka suaranya "Lets go, mama is waiting for it!" ucapnya dengan nada dingin wajahnya terlihat tidak bersahabat namun ia masih sempat membungkukkan badannya kepada orang yang menyakiti hati sepupunya itu. Ia masih memiliki sopan santun dan tidak ingin dianggap kurang sopan pada kakak tingkatnya tersebut padahal ia masih murid baru.
"Kalo gitu... aku permisi duluan ya" pamit arissa, keduanya mengangguk ramah. "Hati-hati ya" yang dijawab dengan eunwoo.
Arissa tak lagi menjawab kini ia sibuk mengejar mark yang sudah jauh dari jangkauan nya. "Hey, whats wrong?" Tanya arissa begitu sudah menggapai lengan adiknya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Half Cold ; With Doyoung (√)
FanfictionTentang dia, lelaki yang banyak menyimpan kenangan buruk akibat masalalu nya. Ketika perkataan dan perbuatan orang terdekat yang bisa melukai perasaan nya sendiri. Dia doyoung dengan segala perasaan yang ada di hatinya. Mendeklarasikan kata menjadi...
