Listen to: Crush - David Archuleta
(when it goes to Irina and Axel scene)
-------
Seri sih kata gue. Dio hotel, lo sama miyabi apart🤤
Harusnya jika kalian asing satu sama lain, atau nol persen tanpa perasaan kepada seseorang, tidak perlu repot-repot kesal dan risih saat membaca beberapa baris ucapan yang Byuno kirim dalam percakapan grup mereka.
Hanya sekedar guyonan, namun anehnya mampu membuat perasaan Axel lost control seperti menaiki rollercoaster. Padahal murahan sekali lawakannnya tapi kenapa repot-repot merasa tak suka dan pikiran?
Belum sembuh pikirannya yang acak-acakan, sebait pesan yang katanya salah kirim membuat Axel kembali terpaut dengan emosi sesaat. Hatinya bergunjing tidak senang sama sekali membaca pesan singkat yang Juna kirim sebagai penjelasan atas kesalahan kirim pesan.
Naaaaa aku vc ya sekarang?
"Ck," Axel mendecak tak suka saat membacanya sesaat. Kemudian tanpa sadar, berbicara sendiri mewakili kekesalan hati yang sudah tidak bisa dipendam dalam diam.
"Yaelah, ini Ceo Line gak ada niat buat hapus video call-an dari aplikasi mereka apa?"
Bukannya jahat atau apa tapi Juna terdengar cheesy sekali saat meminta Irina untuk mengizinkannya memanggil wanita itu lewat video call. Axel bukannya tidak suka, hanya kesal saja melihat gaya pacaran yang norak menurutnya.
Moodnya sudah berantakan untuk menimpali berbagai lelucon yang teman-temannya kirim. Sama sekali tidak tertarik dan memilih untuk meluruskan kedua kakinya di atas meja. Kalau sedang bengong kaya gini, Axel jadi ingat saat mereka di Festival Jepang. Irina merekomendasikannya banyak makanan, tapi hanya satu yang benar-benar nyangkut pada selera Axel.
Lucu juga rasanya membuat wanita itu kesal dan bahagia dalam satu kombinasi. Axel tidak seharusnya tersenyum dalam beberapa detik setelah kesal, tapi memikirkan sifat unik Irina malah mampu menaikkan kegembiraan suasana hatinya. Jari pria itu bergerak sibuk menekan tombol salah satu aplikasi media sosial yang aktif digandrungi masyakarat Indonesia.
Instagram.
Kalau kata anak twitter, aplikasi untuk pamer satu sama lain.
Berbicara mengenai instagram dan Irina, Axel sebenarnya sekarang sedang sibuk mencari username dengan nama wanita itu. Namun lebih dari puluhan orang muncul disana. Axel sempat memeriksa satu persatu dan melihat foto profil mereka untuk memastikan bahwa salah satu diantara mereka memang seorang Irina yang sedang dicarinya sekarang.
Tapi sepertinya sulit sekali karena Axel tidak tahu nama panjangnya. Namun karena otak pria tersebut lebih cepat peka terhadap sesuatu, Axel baru ingat untuk segera mengunjungi profil instagram dari Juna. Kalau sudah pergi ke galeri instagram Juna, Axel yakin dia bisa mendapatkannya lewat following temannya itu.
Benar saja, untungnya Tuhan sedang damai dengan dirinya sekarang karena masih diperbolehkan bertemu Irina walaupun hanya lewat sosial media. Begitu mendapatkan akun yang dicari, Axel senang karena gadis tipikal Irina ternyata tidak mengunci akunnya. Jadi lebih mudah untuk Axel stalk sekarang.
Wanita itu jarang mengupload foto, hanya saja sekalinya upload, foto-fotonya didominasi dengan gambar pemandangan langit dan beberapa gambar tokoh-tokoh penting yang Axel tidak mengerti. Tapi ada satu foto yang membuat jari Axel tertarik untuk menekannya dan berhasil membuat kedua alisnya bertekuk tak suka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sentimentally
Ficción GeneralPsychology says, you realize you love someone when you want them to be happy, even when it's not with you. Tapi tidak untuk Axelio. Kalau dia sadar sedang berada dalam fase mencintai seseorang, maka dia tidak akan rela membiarkan orang yang dicintai...
