20. Kelabu Sore di La Vue

1.7K 263 242
                                        

"JAM BERAPA SEKARANG?!"

Konon, katanya jam tidur normal untuk manusia dewasa sekitar 7-9 jam perhari. Namun beda halnya dengan seorang Byuno yang lagi-lagi melewati batas normal mayoritas manusia. Dia tidur lebih dari 10 jam karena semalaman mabuk dan berakhir menginap di apartemen Axel hingga siang menuju sore dini hari. Dilihatnya jam yang menunjukkan pukul 15:25 WIB.

Sinar terik matahari sore bahkan sudah muncul!

Padahal dia janjian dengan Tania untuk pergi pukul 16:00 dan menjemputnya secepat mungkin. Tapi dia belum mandi dan bangun dengan kondisi berantakan di atas sofa ruang tamu Axel. Di lihatnya ke sekeliling dan saat pandangan dia lewat ke arah dapur, di situlah dirinya menemukan seorang Axelio Gorgani sedang duduk santai sambil memakan sekotak spagetti minimarket yang mungkin baru saja dibelinya.

"AXEL BANGSAT LO KENAPA GAK BANGUNIN GUE?!" Byuno berlari ke arah pria jangkung itu. Axel meliriknya sebentar sebelum kembali sibuk mengunyah makanannya dengan tenang.

"Capek-capekin tenaga." Balas Axel cuek.

"Emang anak anjing." Buru-buru Byuno melipir ke arah toilet yang berada cukup jauh dari jarak dapurnya. Pria itu tidak mempedulikan apapun selain membersihkan dirinya secepat mungkin.

Begitu selesai menghabiskan waktu sekitar 5 menit untuk membersihkan diri, Byuno langsung menghampiri Axel yang sedang memainkan ponselnya dalam diam.

"Axel ganteng," Byuno berujar halus.

Kalau sudah begini, Axel paham apa yang Byuno lakukan dan maksudkan. Diam-diam Axel menaruh ponselnya ke dalam kantung celana, menatap Byuno datar sebelum akhirnya berbicara menanyakan sesuatu.

"Mau apa?"

"Baju. Pinjem baju lo ya?"

"Ambil di kamar." Tunjuknya menggunakan kepala.

Setelah mendengar kalau bagindanya sudah memberi izin, Byuno berlari cepat ke arah kamar dan mencari lemari tempat Axel menaruh koleksi baju-baju yang dapat dikenakannya hari ini. Cepat-cepat dia memakai apapun yang sekiranya pas dan cocok di tubuhnya, Byuno mengambil kunci mobil miliknya dan menghampiri Axel sedikit lebih tenang.

"Mau kemana lo?" Axel lebih dulu bertanya. Biasanya juga weekend begini jomblo seperti Byuno ngendep di dalam apartemen bersamanya. Atau paling tidak main games gila-gilaan seharian, tapi hari ini, Byuno kelewat rapi seakan pria itu siap pergi kencan dengan seseorang.

"Tebak kemana hayo?" Dengan gelagat meledek dan raut wajah senang, Byuno mengambil tempat duduk. Membuka sebungkus roti yang sepertinya juga Axel baru beli.

"Terminal." Jawab Axel cuek.

"Mau ngapain bangsat gue kesana?"

"Nyopet."

Byuno yang asalnya makan dengan tenang kini merubah pandangannya menjadi melotot dan menatap Axel garang.

"Tetot, jawaban bego, salah!"

"Gak penting. Gak mau tau juga gue." Axel menekan remot televisi dan menaruh kakinya di atas meja.

"Mau ngedate, itu jawaban yang bener!" Jawab Byuno bangga sendiri.

Axel tidak merespon, hanya melirik pria itu sebentar sebelum akhirnya Byuno kembali berdiri setelah menghabiskan sebungkus roti coklat dan terlihat akan bersiap-siap untuk berangkat.

SentimentallyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang