Tiba-tiba...
"aw pala gwe "
terdengan Suara Orang yang kesakitan . Tanpa zahra sadari tenyata kaleng yang ia tendang mengenai kepala botak pereman yang tak Jauh Dari nya
'aduh mampus gwe' -batin zahra sambil meruntuki nasibnya , zahra langsung menghentikan langkah ya dan membalikan Badanya dengan wajah yang ketakutan.
Merasa Fatur tidak mendengar langkah zahra berjalan ia menengok ke belakang menatap punggung zahra heran 'kenapa dia? ' Tanya Fatur heran
Kemudian Fatur mendekati zahra
" kenapa loh masih di sini? " Tanya to the point dengan wajah datar nya
Seperti muka tembok dengan ekspesi rata Tanpa senyum :‹
"Eh... "
Fatur mengangkat Satu halisnya seperti Menunggu jawaban dari zahra yang lamanya Satu dekade
"loh pulang sendiri" hanya Kata itu yang terucap dari mulut Fatur yang irit bicara
"tunggung, STOP" jawab zahra panik
" kita lewat Jalan lain ajah bisa kan?"
Tanya zahra ragu sambil menurut - mutarkan pergelangan Kaki kanannya . Fatur yang sedikit heran dengan gelagat zahra seperti ada yang aneh dengan anak Orang Ini
"kenapa?"
"HaH.. , Eh... K- ita lewat Jalan lain ajah yah!" jawab zahra ragu
"kenapa? "
Hah.... Zahara hanya menghembuskan nafasnya pasrah . "tadi aku tendang kaleng kena Orang botak disana " tunjuk zahra seperti anak kecil yang melakukan kesalahan. Tanpa disadari Fatur melukis sebuah seyum di bibir ya tapi tidak terlihat Karena senyum sangat tipis Kaya kertas.
Fatur tidak memperdulikan zahra ia melangkah kan Kaki nya seolah tak kerjadi apa ² yang akan menimpanya.
Zahra hanya bisa melongo dengan apa yang terjadi barusan , kalo Ditanya ia sekarang keadaannya seperti apa hanya Satu kalimat sebal ya Kata itu yang mewakili perasaannya saat ini rasanya ia ingin mendang bokong si Prozen itu , ia hanya bisa mengentakan kakinya melampiaskan kekesalanya kepada Jalan .
Zahra yang tertinggal Secepat mungkin berlarian mensejajarkan langkah nya dengan Fatur
"Woy loh" Teriak seseorang sambil berjalan mendekati mereka ,tak lupa dua Orang yang berada dibelakang nya yang menyeramkan
"loh yang nimpuk kepala gwe pake kaleng? " Tanya pereman yang botak itu . Zahra hanya bisa menunduk salah dan Takut kepada pereman itu
"jawab Woy loh bisu? " Tanya pereman yang berambut kribo
"i-i -iya tuh" jawab pereman yang berbicara gagap
"Eh.... M-maaf bang saya gak Sengaja" sambil tertuduk Takut
"o-o-oh jadi l-lo" tunjuk preman yang gapapa itu
"Elah kelamaan loh ngomong , bada moyet duluan" jawab pereman yang berambut gondrong
"Maaf bang, saya bener gak Sengaja " sambil memohon Maaf di depan abang preman tadi
" Enak banget loh ngomong Maaf pala gwe sakit " emosi si preman botak
"sikat ajah bos"
"L-LOh p-p-pikir mau s-s-sikat gigi"
"gagap bukan itu maksud gwe hajar ajah , goblok luh"
"Maafin Dia bang, dia udah ngaku salah ,trus Masa abang mau hajar cwe ini cemen banget sih bang"
Jawab Fatur panjang x lebar x tinggi
Seperti nya anunggrah Tuhan Fatur berbica panjang x lebar
"dia pacar loh? "
"Bukan bang " jawab zahra tak terima
"loh kenal dia? "
KAMU SEDANG MEMBACA
Senja diLangit Spanyol [ On Going ]
Teen Fiction[ SEBELUM BACA JANGAN LUPA FOLLOW DULU YA GAES ♥ SALAM SANTUYYY DARI MIMIN :")] Baca dulu ajah kalo gak suka gak usah di lanjutin Dijodohkan?... Satu kata yang penuh dengan arti. Bagi seorang zahra gadis yang masih SMA di jodohkan merupakan sebu...
![Senja diLangit Spanyol [ On Going ]](https://img.wattpad.com/cover/192271361-64-k766515.jpg)