51. Pengganggu

38 3 1
                                        

"Kadang apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai ekspestasi"

🍓🍓🍓

Fatur semakin mendekatkan wajahnya pada zahra begitu dekat sehingga hembusan antar keduanya bisa merasakan satu sama lain.

Bukankan tidak papa jika dia melakukanya zahra tidak munafik jika dia sering melihat adegan ini di drakor yang ia tonton dan sekarang dia akan merasakanya sebagai pasangan halal menurut agama

Zahra memejamkan matanya, Fatur terseyum ternyata istri kecilnya ini sangat menginginkanya.Fatur mendekatkan bibirnya pada zahra hingga

"Woy lu jangan berisik anjir!"

Zahra langsung mendorong Fatur dengan panik

Sial, hilang sudah kesempatannya gara-gara curut laknat itu,Ia kan membalas semua ini.
.
.
.
.

Mungkin ini bukan hari keberuntungannya mendapat sebuah jekpot yang sangat berharga itu.

Kenapa setiap dia ingin merasakan kebahagian selalu saja ada yang mengganggunya,entah dari keluarganya atau dari sahabatnya ini

Jadi lah seperti ini, ia harus di buat pusing dengan sahabat-sahabatnya yang menjenguknya tapi tunggu dulu mereka di beri tahu oleh siapa jika ia sudah sadar dari komanya itu. Baiklah nanti dia tanyakan pada yang paling waras di sini

Sejak ke datang mereka ke sini ia harus berpura-pura senang sejujurnya dia juga senang tapi ada yang membuatnya tidak senang apalagi dengan kelakuan temanya itu

Sedangkan sesorang yang  bersembunyi berada di balik selimut tebal miliknya sedang berusaha menahan rasa pegalnya karena teman-teman suaminya tak kunjung pergi dari sana.

"Woy sahabat gue apa kabar men?"Ujar salah satu temanya tak lain Kevin si rusuh

"Sakit bego!"Kesal Fatur karena tanganya yang masih di perban ditepuk

Sedangkan kevin malah cengengesan tak bersalah

"Lu bego lagi vin udah tau dia baru sembuh pake di ajak becanda"celetuk Kiano mendekat kearah mereka

"Gimana keadaan lu bro udah mendingan?"Kini Angga yang bertanya

"lumayan, setidaknya gue masih waras sebelum kalian datang ke sini"Sindir Fatur halus

"Oh jadi lu ngusir kita tur? Lu gak seneng liat kita jengukin lu ke sini?"Cecar varo di ikuti anggukan oleh Kevin dengan tampang bersalahnya

"Goblok baperan banget lu berdua kek cewe!" Ucap Dira mengingat kedua sahabatnya ini otaknya suka gesrek

"Ya udah lu sonoh pulang berdua kebeneran lu berdua gak bawa motor kan?, Aa-aa kebetulan pintu keluar terbuka lebar untuk kalian!"Ujar kiano dengan menujukan pintu keluarnya

"Anjing lu!"Ujar Varo dan kevin berasaam

Mereka semua tertawa dengan tingkah kedua bocah yang kesal karena di ledek oleh sahabatnya tersebut.

"Sorry bro kita cuman bawa buah-buahan aja ke sini"Ujar Kevin menujukan keranjang buah yang ia bawa itu

"Thanks. Lu semua ke sini aja gue udah seneng" Ucap Fatur melihat mereka semua yang mengelilingi ranjangnya

"kevin lu jangan nangis goblok"Ucap Kiano yang berada di sebelah kevin

Semua orang tertuju padanya dengan cepat kevin mengusap air matanya yang hendak jatuh di pelupuk matanya itu

"Apaan sih gue gak nangis gue kepelilipan bego!"Ucapnya mengelak

Semua orang mentertawakannya

"Ngeles aja lu kemarin aja pas si Fatur dibawa ke rumah sakit lu nangis pake keluar ingus segala anjir"Kekeh Varo meledeknya

Senja diLangit Spanyol [ On Going ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang