Berita tentang hubungan Sehun dan Irene menjadi berita terpanas beberapa hari. Selama beberapa hari itu juga, pihak agensi enggan memberikan tanggapan karena Ketua Yeon masih berada di luar negeri. Sehun dan Irene pun disuruh untuk tidak saling bertemu dulu sampai Ketua Yeon meminta untuk bertemu. Dan akhirnya, setelah selama empat hari mengawang tanpa kabar, panggilan datang untuk Sehun dan Irene perihal masalah hubungan mereka.
Sehun datang lebih cepat. Pria itu menunggu dengan gelisah di dalam ruangan Tuan Yeon—orangnya belum datang. Ia khawatir pada Irene karena selama empat hari HP miliknya di sita oleh Junmyeon. Manajernya takut pria itu akan melihat komentar-komentar jahat dari netizen, dan menyebabkan pria itu stress. Walau ada banyak juga komentar positif perihal hubungannya dengan Irene.
Wah, Sehun dan Irene adalah idolaku! Aku senang mereka pacaran!
Kau benar, jangan ada yang menghujat mereka! Mereka itu pasangan serasi!
Sehun dan Irene juga manusia. Mereka berhak jatuh cinta. Kalian tidak boleh melarang mereka seolah mereka adalah boneka!
Siapa yang berani mengatai Sehun dan Irene, akan berhadapan denganku!!
Sehun saat itu tertawa ketika melihat komentar terakhir. Dan nama pemilik akunnya yang tak lain adalah sahabatnya sendiri, Kim Sohyun.
Namun hal itu sejenak melintas di kepalanya, ketika ia melihat kedatangan Irene. Gadis itu datang dengan wajah yang cukup datar. Sehun cukup merasa terkejut ketika Irene sama sekali tidak menatapnya.
Ada apa dengan gadis itu...
Tidak lama kemudian, datanglah Ketua Yeon. Pria itu segera mendudukkan dirinya di kursi, berhadapan dengan Sehun dan Irene. Keadaan menjadi cukup menegangkan.
"Kalian ini mengganggu kegiatanku di luar negeri," ucap Yeon Bowon dengan wajah kakunya.
"Tidak perlu basa-basi. Kita semua sudah tahu permasalahan apa yang sedang terjadi. Aku merasa heran kepada kalian," ucap Bowon, "bukankah pacaran di agensi cukup dilarang?"
Baik Sehun dan Irene terdiam. Keduanya menunduk, tidak berani menatap Bowon, bahkan untuk melirik pun mereka ragu.
"Tapi baiklah. Aku takkan melarang jika kalian untuk memiliki hubungan. Jadi benar? Kalian pacaran?" tanya Bowon.
"Iya—"
"Tidak."
Sehun tertegun. Dengan cepat pria itu menoleh ke arah Irene yang menatap datar ke arah depan.
"Irene..."
"Kami tidak pacaran, Ketua Yeon. Semuanya salah paham," ucap Irene terdengar biasa saja.
Sehun merasa hatinya retak. Kapan saja bisa hancur. Kenapa Irene seperti ini? Kenapa gadis yang ia cintai itu bahkan sama sekali tidak menatap dirinya?
"Bisa jelaskan foto kalian dalam satu mobil kenapa?" tanya Bowon.
"Aku menumpang pulang bersama Sehun. Kami hanya berbincang layaknya teman biasa. Kebetulan mobil manajerku pecah ban dan aku bertemu dengan Sehun. Kami memutuskan untuk pulang bersama. Hanya itu."
Sehun bungkam. Emosi menyelimuti dirinya. Ia tak bisa menebak apa yang sedang Irene pikirkan. Pria itu lebih memilih untuk diam mendengarkan ucapan Irene.
"Benar seperti itu, Sehun?" tanya Bowon kepada Sehun. Untuk pertama kalinya setelah beberapa saat duduk bersebelahan, Irene menoleh kepada Sehun. Gadis itu menatap Sehun dalam, meminta jawaban yang sama dengan isi pikiran Irene. Sehun kesekian kalinya pula merasa terpukul. Kecewa menggerogoti hatinya sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Best Friend ✔️
RomanceTentang kehidupan dua orang sahabat dari segala perbedaan yang ada. Mereka saling mendukung dan terkadang saling membenci. Tapi mereka yang paling kompak dan paling solid dalam segala hal. Itulah yang membuat mereka jadi sahabat baik dari masa sekol...
