Sohyun merasa gugup hari ini. Sedari tadi ia hanya bolak-balik di ruang tunggu sebelum masuk ke ruang pertemuan untuk membahas naskah drama terbaru yang akan diperankan Sehun bersamanya.
"Yaa... kau seperti setrika. Bisa diam tidak?" tegur Yoongi melihat Sohyun.
"Sonbae-nim, aku gugup sekali!" seru Sohyun kali ini mengusap-ngusapkan kedua telapak tangannya.
"Aigoo... caramu untuk gugup ternyata menyebalkan,"
Sontak Sohyun menoleh dan menampilkan tatapan tajamnya pada Yoongi.
"Nah, begitu lebih bagus," jawab Yoongi sambil tersenyum.
"Argh! Sonbae!" seru Sohyun menyerah dan memutuskan untuk berjongok di sebelah Yoongi.
"Kau tidak malu dilihat semua orang?" tanya Yoongi. Sohyun memilih untuk tidak menjawab karena rasa gugup yang menyerangnya. Sohyun melirikkan matanya menatap sekitar, dan benar saja. Semua orang sekali-kali melihat ke arahnya sembari berjalan melewati mereka.
"Hei, semua akan baik-baik saja. Jangan khawatir, eoh?" kata Yoongi.
Sohyun hanya diam, sementara Yoongi tersenyum lembut.
"Kau sebentar lagi akan jadi penulis sungguhan. Jadi nikmati momentnya dengan baik."
Sohyun mengulum bibirnya, tersenyum kemudian. Seiring dengan detak jantungnya yang berdegup kencang saat itu juga. Sohyun menganggukkan kepalanya kemudian.
Tidak lama kemudian, datanglah rombongan orang, dimana itu adalah Sehun, Manajernya, dan beberapa asisten lainnya.
"Oh!" seru Sohyun terkejut karena kedatangan Sehun.
"Yaa, Kim Sohyun!" seru Sehun tersenyum lebar kemudian menghampiri Sohyun dan memeluknya.
"Omo! Kau datang juga, eoh?!" seru Sohyun dengan mata membesar.
"Tentu saja! Aku kan pemeran utama di cerita ini!" jawab Sehun semangat.
"Ekhem,"
Sohyun dan juga Sehun menoleh ke arah Yoongi yang sedang mengusap leher bagian depan.
"Wae, Sonbae?" tanya Sohyun.
"Ah, tidak apa. Tenggorokanku tidak enak," jawab Yoongi.
"Ah, perkenalkan, namaku Oh Sehun!" ujar Sehun menghampiri Yoongi, "Aku tahu darinya, Anda adalah rekan kerjanya."
"Nde. Aku Min Yoongi. Sohyun cerita banyak soalmu di tempat kerja," balas Yoongi.
"Yaa, Sohyun-ah," ujar Sehun kembali beralih kepada sahabatnya, "Kau gugup tidak?"
Sohyun menghela nafasnya, "Rasanya aku ingin mati karena gugup!"
Sehun terkekeh, "Memang seperti itu rasanya menjalani debut pertamamu. Sama sepertiku dulu."
Yoongi hanya diam menatap interaksi mereka. Pria itu diam-diam menghela nafas. Kedekatan Sehun dan Sohyun sepertinya lebih dari teman ataupun sahabat. Baginya, Sehun ataupun Sohyun mungkin nanti akan saling menyukai dan...
"Aish," gumam Yoongi kecil. Entah kenapa ia merasa kesal sekarang.
"Ayo, kita masuk dulu," ujar Junmyeon kepada yang lain. Mereka kemudian mengikuti Junmyeon ke dalam ruang pertemuan yang ternyata sudah banyak wartawan yang menunggu. Mereka menunggu di ruang tunggu yang ada di ruangan besar tersebut.
"Kita tinggal menunggu Penulis Bang dan Produser Wang. Kudengar mereka sebentar lagi tiba," ujar salah satu staf yang menggelar konferensi ini.
"Nde, terima kasih," ujar Junmyeon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Best Friend ✔️
RomanceTentang kehidupan dua orang sahabat dari segala perbedaan yang ada. Mereka saling mendukung dan terkadang saling membenci. Tapi mereka yang paling kompak dan paling solid dalam segala hal. Itulah yang membuat mereka jadi sahabat baik dari masa sekol...
