[10]. pahitnya obat sepahit hidup mu!

876 42 0
                                        

Warning!!!
Banyak Typo Bertebaran
.
.
.
.
.
.
.

Tiba-tiba Putri dan Nabila Datang.

"Rara"

"eh kalian" Irwan duduk sperti semula

"Eh ada kak Irwan ya" ucap Nabila

"Rara kenapa kak" tanya Putri khawatir

"Tidur" ucap Irwan

"tidur? Yaampun ni bocah bikin orang khawatir aja" ucap Putri

"tadi dia memang pingsan tapi sekarang dia tertidur mungkin kepalanya msih pusing" ucap Irrwan

"oh jadi gitu, kak Irwan sedang apa disini" tanya Putri penasaran

"cuman nengokin aja kok" ucap Irwan

"ihh... kak irwan jujur aja, kaka suka kan sama rara" tebak putri

"kata siapa?"

"ya kita lah iyakan Bil" ucap Putri melirik Nabila

"iya, jujur aja kak" ucap Nabila juga

"apasih kalian ini" Irwan duduk disofa

"isshh kak Irwan jujur aja deh, kita kan jadi kepo" ucap Putri

"iya iya"

"nah kan bener kak Irwan suka sama Rara" ucap Putri

"Rara udah tau belom kak soal perasaan kaka ke dia" tanya Nabila

"ntahlah"

"issh kak Irwan, Rara tu juga suka lo sama kaka, cuman dia pendam karena dia nggak mau cari masalah sama Aulia, kaka tau sendirilah Aulia gimana" ucap Putri

"oh ya, berarti.."

"iya" sahut Putri

"belom lagi kak Irwan ngomong udah iya-iya aja" ucap Nabila

"hhehe😅 abisnya kak Irwan sama Rara ribet banget, kalo suka mah ungkapin aja ngapa pake dipendam-pendam segala" ucap Putri

"yaudah kalo gitu saya prmisi dulu ya, jagain Rara, oh ya jangan lupa nanti kalo dia sudah bangun suruh minum obat" ucap Irwan

"ashiyap kk"

"Asik tuh, ternyata kak Irwan juga suka sama Rara, jadi ada yang bisa jagain Rara dri trio macan itu" ucap Putri

"Iya"

"eh lo juga kapan jadian sma asyaf, dia juga belum nembak lo" ucp putri

"apaan sih, ini nih hri ini asyaf minta ketemuan sama gw nanti sore ditaman, gw juga gak tau dia mau ngomongin apa" ucap Nabila

"wih bakal kena tembak nih" ucp putri

"Hah! Klo begitu gw nggak mau dateng ah, nnti gw pulang tinggal nama lagi" ucap Nabila

"Gila, maksud gw ditembak pake cinta, uhuy" ucp putri nyenggol-nyenggol Nabila

"apaan sih lo"

"Eh diem dong, pusing nih gw" teriak rara

"Buset ra jangan teriak-teriak ngapa, nanti ketahuan lho klo lo itu pura-pura sakit" ucp putri😂

"ih gila ya kalian orang gue beneran sakit, pusing nih gw" ucp rara

"iye-iye maaf, oya kita bawa brita bagus ra"

"berita apa"

"kak irwan suka ama lo" ucp putri

"udh deh jangan bercanda, gw lgi pusing" ucap rara

"ih gue beneran rara, org kk irwan sndiri yang bilang" ucap putri

"gue gak percaya"

"yaudah terserah, oh ya nih minum obat dulu" ucp putri

"gk mau" tolak rara

"lo mau sembuh apa nggak, klo mau ya harus minum obat" ucp putri

"ish nggak mau ah, obatnya pahit kayak hidup klian" ucap Rara

"wahh gila hidup gue manis tau nggak" ucap Putri

"Rara ayo minum obat" ucap Nabila

"ish gue bilang nggak ya nggak obatnya pahit" ucap Rara menenggelamkan wajahnya dibawah bantal

"Rara, gue panggilin kak irwan nih" ancam Putri

"panggil aja, gue bilang nggak ya nggak dong" ucap Rara

"yaudah gue panggil, kak ir--wan, lho kk irwan udah dsini ya, cepet amat datangnya kayak jin, eh hhe" ucap Putri melihat Irwan yang kini sudah ada diambang pintu uks.

"orang saya cuman duduk didepan kok, sya dngr ribut krena itu sya ksini" ucap Irwan

"nah bagus, kak Irwan Rara gk mau minum obat tuh" ucap Putri

"Rara kamu harus minum obat" ucap Irwan

"putri udah deh jgn nyamain suara kak Irwan, gw tau itu lo" ucap Rara msih dengan wajah tertutup bantal

"Woy Rara, ini kak irwan nih, lo bikin malu aja" ucap Puttri menarik bantal diwajah rara.

"Eh kak Irwan beneran ya" Rara langsung duduk.

"sekarang kamu minum obat ya" ucap Irwan

"gak mau ah kak pahit, kaya hidup kaka" ucap Rara

"dulu kehidupan aku emang pahit, tapi setelah kedatangan kamu semuanya jadi manis" ucap Irwan membuat Rara salting

"uuh so sweet" nabila nyender dipundak putri

"ih bila lebay amat si, makanya jangam jomblo trus, yaudah kak irwan, rara kita keluar ya" ucap putri menarik tangan nabila

"Ayo Rara sekarang minum obat" irwan mmberikan obat dan air kpda rara.

"gak mau kak obatnya pahit" ucap Rara

"oh ya aku ada sesuatu nih buat kmu, tapi kamu harus minum obat" ucap Irwan

"sesuatu apa"

"nih, kamu suka kan" Irwan mengeluarkan sebatang coklat dari saku bajunya.

"coklat, kak Irwan tau dari mana klo aku suka coklat" ucap Rara meraih coklat itu dari tangan Irwan.

"tau darimana itu gak penting sekarang kamu minum obatnya"

"tapi pahit"

"kan ada coklat tuh jdi manis" ucap Irwan

Rara pun meminum obatnya sambil menutup hidungnya, kemudian ia minum air dan langsung menyantap coklatnya.

"bagus" ucap irwan

"oh ya kak aku mau nanya nih, tapi jawab jujur" ucap Rara

"nanya apa"

"kok kak Irwan baik banget sama Rara, selalu ada dan selalu jagain Rara?" tanya Rara

"karena kaka sayang sama kamu" ucap Irwan langsung to the point, membuat pipi rara merah merona😳

"kaka serius"

"iya serius dong" ucap Irrwan mencolek hidung rara membuat ia tersipu malu.

"apaan si kak Irwan"

"ciee.. salting😂" goda Irwan

"ish nggak kok, udah ihh kak Irwan sekarang keluar aja" ucap Rara

"jadi ngusir nih"

"ish kak irwan udah kluar sna" rara melempar bantal kewajah irwan

"iyaudah iya kaka keluar" Irwan mengembalikan bantalnya dan mngacak-acak rambut Rara gemas kemudian keluar dari uks.

"apaan sih kak Irwan" Rara masih ngebayangin kejadian tdi.

"ish klo dsini terus berarti aku gak sekolah namanya, mending aku kekelas aja deh" Rara pun kembali kekelasnya.











BERSAMBUNG...

Jangan Lupa
Vote... ✅
Koment... ✅
Share... ✅
Terimakasih 😊😊

Takdir Cinta Kita [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang