[46]. cemburu!

621 30 0
                                        

Irwan pun pergi berangkat kesekolah.
Sekarang dirumah hanya ada Rara, Ridwan, dan Rosalina.

Sungguh ia sangat bosan dirumah. Akhirnya ia memutuskan untuk ketemuan dengan sahabat-sahabatnya. Sebelum itu mereka janjian dulu.

"😂D'Imuettt😂"

Rara:
gaes gw udah pulang
nih, gw diJakarta

Putri:
bagus dong, kapan
kita ngumpul lagi?

Rara:
sekarang aja gw
bosen dirumah

Nabila:
sama gw juga bosen

Tasya:
gw ngikut

Rara:
jadi kita ketemu
dimana nih?

Putri:
didanau deket
rumah lo aja

Nabila:
setuju, sekalian
kita piknik gitu

Tasya:
wah ide bagus,
dah lama gw gak piknik

Rara:
oke deh, eh tapi gw
gak dirumah gw, gw
dirumah pak Ridwan,
kalau gw telat tungguin ya

Putri:
ashiyyap obos kuuh

Rara:
oke deh see youu 💋

Rara langsung menuju dapur, ia mengambil keranjang, dan memasukkan berbagai macam cemilan didalamnya. Kemudian ia langsung kekamar untuk siap-siap.

"Rara kamu mau kamana?" tanya Ridwan

"pak Ridwan saya izin ya mau keluar sama temen-temen" ucap Rara

"saya ikut"

"ngikut mulu dah.." batin Rara

"iyaudah iya, ayo cepetan"

"kok kamu bawa keranjang?"

"kita mau piknik pak didanau deket rumah aku lho yang waktu itu" ucap Rara

"ouh yaudah yuk kita kesana"

"yuk..."

Mereka pun berangkat, disana sudah ada Putri, Nabila, dan Tasya bersama pacar-pacar mereka juga.

"Wey..." sapa Rara

"Rara..." Putri, Nabila dan Tasya memeluk Rara untuk melepas rindu.

"udah udah nih sekarang kita buka tikernya" Rara menyiapkan semuanya dibantu oleh sahabatnya untuk menyusun makanan.

"dah.." mereka pun duduk, semua udah ada melahap makanan yang dibawa.

"Weeeyy, dah pada makan aja, Mabar duluuu" ucap Rara

"gw ikut mabar" ucap Randa

"gw ikut juga" ucap Asyaf

"yaudah kalian mabar berdua aja sana" ucap Rara

"ehh gw kan gak mabar" ucap Putri

"ya ikutan lah, apa susahnya" ucap Tasya

"Oke gw ikutan, tapi gw download dulu" ucap Putri

"bagus, cepetan udah..."

"abis download kirim ke gw apk nya" ucap Nabila

"wokkehh..."

Akhirnya mereka asyik dengan mabar mereka. Ridwan yang sedari tadi melihatnya hanya geleng-geleng kepala.

"kok pada sibuk mabar si kalian ini?" ucap Ridwan yang merasa diabaikan keberadaanya.

Takdir Cinta Kita [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang