Apa jadinya saat orang yang sangat kita cintai menikah dengan orang terdekat kita, dan tinggal satu atap sama kita? Pasti sakit banget kan atau mungkin bukan sakit lagi bahkan ada yang pengen mati :')
Seperti itu juga yang dirasakan oleh Rara dan Ir...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rara melempar botol minum sesuka hatinya, hingga botol minum tersebut mengenai kepala seorang pria, tapi Rara tidak sadar dengan kelakuannya.
"Awws" pria itu mengusap-usap kepalanya
"Astaga Rara kamu itu jangan buang sampah sembarangan dong disini, kena orang tuh" tegur Selfi
"hehe, mana gak kena siapa-siapa kok" ucap Rara santai
"lha itu tuh orangnya, pak Ridwan" ucap Selfi menunjuk Ridwan
"Hah pak Ridwan?" Rara langsung beranjak dan menghampirinya.
"aduh pak Ridwan ya? Maaf ya pak Rara gak sengaja" ucap Rara
"iya-iya gak papa kok" ucap Ridwan
"syukur deh" gumam Rara
"kamu ngapain disini? bukannya berada dikampus malah keliaran diluar" tanya Ridwan melihat mahasiswinya yang satu ini.
"saya lagi belanja pak, mau makan, emang bapak aja apa yang bisa keluar kesana-kemari, Ups! Maaf pak" Rara menutup mulutnya yang udah cerocos sembarangan sama wali kelasnya sendiri.
"oh ya! kamu kan boleh keluar setelah istirahat, tapi sekarang kan belom saatnya, ini bolos namanya" ucap Ridwan
"lah enggak dong pak, saya kan cuman lapar saya kesini buat beli makanan, lagipula sekarang belom belajar masih masa-masa perkenalan kan?" ucap Rara
"ckckck yaudah deh, saya mau kembali kekampus" ucap Ridwan
"yaudah sono, eh maaf pak yaudah pak silahkan" ucap Rara nyengir.
Ridwan menggelengkan kepalanya lalu pergi. Begitupun Rara ia kembali menemui Selfi.
"ngomongin apa tadi?"tanya Selfi
"kagak ada kok, cuman minta maaf belaka" ucap Rara
"belaka-belaka, bahasa apa itu"
"bahasa sinetron, 'cerita ini hanya fiktif belaka' iyakan" ucap Rara
"Rara udah ya aku tu paham kamu tuh lagi kesel, tapi jangan lampiaskan kekesalan kamu sama orang lain, ok"
"hmm...."
"hm, hm, hm, itu lagu Nissa Sabyan" ucap Selfi
"ish kak ceppy tuh ya"
"yaudah lah yuk kita balik kekampus" ucap Selfi mengambil tas nya dan berdiri
"tungguin dong" Rara tiba-tiba naik keatas bangku dan loncat ke punggung Selfi
"Naudzubillah...." Selfi kaget saat Rara naik ke punggungnya.
"Gendong aku kekelas" ucap Rara
"gak mau, turun nih turun berat coy" ucap Selfi menurunkan Rara tapi Rara tidak mau lepas