; Mungkin, Suatu Saat Nanti

228 29 12
                                    

Pernah mengharap hadirmu dalam setiap guratan kisahku. Sikap dan afeksimu selama ini membuatku menaruh keyakinan penuh; bahwasanya memang kaulah pilihanku.

Menebar perhatian, menciptakan rasa nyaman yang memuncak sampai langit-langit hati.

Manik sekelam lautan itu melemahkanku; membuatku jatuh dalam palung perasaan. Dalam, gelap, tanpa pencerahan kalau keseriusan itu pasti adanya.

Memutuskan lari dengan egomu, setelah membangun dinding pencipta jarak antar kalbu. Mencari dia yang baru, meninggalkan yang dulu setia merangkul.

Tertubruk kenyataan; posisiku tergusur. Ada dia yang menempati singgasanaku.

Mungkin. Mungkin saja kau akan berbalik dan menarik tanganku lagi.

Suatu saat nanti, saat kau tersadarkan bahwa akulah jawaban yang kau nanti.

Bukan insan yang seharusnya tersakiti.

Selamat berbahagia.

-Pemilik yang kehilangan panda tercintanya.



--Erpan mengusap wajahnya. Tak percaya dengan setiap goresan tinta hitam pada kertas putih itu. Matanya mulai memanas, hampir melelehkan bulir bening yang tak seharusnya di sana.



---
9/1/2020

/a/n/

OE NULIS APA BGSD. GATAU INI APAAN😭

Huhu. Niatnya bikin bromance aja. Tapi kenapa jadi gini weii😭

Itu ZenPan anjay. Shsnsn. Saking kangennn:((((

Maap, terlalu random akutuh. Huhu

Angin RinduTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang