15. Cantik

53 8 0
                                        

Malam ini dirumah Arga gua terpaku memandang diri gua dicermin, saat ini gua mengenakan kaos putih dan celana jeans dibalut jaket andalan gua, gua akui gua emang gak pandai dalam bergaya.

Arga menghampiri gua dan menyandingkan dirinya didepan cermin.
"perbedaan yang jomblo sama yang punya pacar." ejek Arga.
"Jomblo berkualitas gua mah!" tegas gua.
"jomblo ya jomblo!" ejek Arga.
"bucinn lu Ar." jawab gua.
"lu gak ada baju lain apa?" tanya Arga.
"banyak, emang pake ini kenapa?" tanya gua balik.
Arga tidak menjawab dan pergi meninggalkan gua.

Arga emang ganteng banget, dan pada dasarnya juga emang ganteng. Cuma bedanya hari ini dia kelihatan berbeda karena pakaian yang ia kenakan.

Arga memakai jas berwarna hitam dan dihiasi dasi merah, senada dengan gaun Maura.

"Gann?? cus berangkat!" teriak Arga.

***

Sesampainya dirumah Maura, gua merasa gak karuan, dag dig dug gak jelas dan makin gak karuan karena gua bakal ketemu Leka.

Arga dan gua turun dari mobil, Sedari tadi Arga selalu tersenyum manis, mungkin ini yang dinamakan cinta!

Sesaat kemudian pintu rumah Maura terbuka, didapati Maura dan Leka didalamnya.
"jeng jenggg!" sorak Leka.
"Maura, ini kamu?" tanya Arga tak percaya, melihat Maura secantik ini.

Ya Maura memang sangat cantik malam ini dengan gaun selutut berwarna merah, rambutnya yang ikal alami sangat cantik terurai, hak tinggi berwarna hitam yang ia pakaipun terlihat senada.

"aku pikir kamu lupa sama Aniv kita." keluh Maura.
"maafin aku ya karena kemarin aku gak ngucapin." pinta Arga "tapi gak apa kan kalo kita rayainnya hari ini?" tanya Arga.
Maura hanya mengangguk malu.
"Lek, lu mau pergi pake baju itu?" tanya Arga tak percaya.
"baju gua emangnya kenapa?" tanya Leka keheranan.

Tau tuh si Arga, kenapa mempersalahkan soal pakaian yang kita kenakan, bete gua.

Author: Jangan bete atuh Gani! Kan mau jalan sama Leka:v

"sayang, kamu mau gak poles Leka, biar dia cantikan dikit!" ujar Arga.
"rese lu Ar," seru Leka geram "gua gak mau!" tegas Leka.
"bener juga apa kata Arga, lu harus tampil beda malam ini!" seru Maura "jangan kalah sama Gani!" jelas Maura.

Leka menatap ke arah gua, lalu kembali melihat ke arah Maura.
"ya udah gua mau!" terang Leka.
Maura dan Leka lenyap dibalik pintu.

Satu jam gua nunggu Maura dan Leka. Kebayang ya cewe ganti baju aja selama ini.

"lama!! Lu si Ar segala nyuruh si Leka ganti baju." protes gua.
"bawel lu ahk!" tembal Arga.

Angin berhembus membuat pandangan gua beralih kedaur pintu, didapati Leka berjalan anggun menuju ke arah gua, sontak gua terpukau akan sosoknya malam ini.

Leka sangat cantik dengan gaun putih selutut dan sepatu berwarna putih yang ia kenakan, membuat Leka terlihat makin cantik.

Leka juga terlihat sangat sederhana namun mewah, rambut nya dibiarkan terurai, membuat dia semakin menawan.
"cantik gak?" tanya Maura, Leka terlihat malu-malu.
"biasa aja!" lontar gua ketus.
"jangan gitu Gan, nanti lu jatuh cinta!" ujar Arga.
Asal lu tau Ar, gua memang mencintai Leka.
"ayok jalan!" ajak gua.

Arga membukakan pintu untuk Maura dan mempersilahkan Maura masuk mobil, layaknya putri kerajaan.

Leka duduk didepan, sedangkan Maura dan Arga duduk dibelakang.

Leka gua mau ngasih tau sesuatu sama lu, malam ini gua putuskan untuk menyatakan perasaan gua.

Aku berterimakasih banget buat kalian yang udah luangin waktu buat baca wattpad aku :) Aku berharap kalian terhibur, aku salut banget sama kalian yang hobby baca, membaca itu emang harus dibudidayakan, kalo diantara kalian punya cerita bisalah kita saling baca dan beridukungan :v

Salam AlaskaRindu

Dia Dialeka [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang