07 ¦ Piyama

9.2K 1.1K 231
                                        

Happy reading and stay safe ❤❤

Setelah Seungmin diintrogasi sama Chan, sekarang udah waktunya makan siang nih. Abisnya tadi sekretarisnya udah ngabarin kalau udah waktu makan siang. Cuma yang namanya Chan, kalo udah kerja mah gak bakal mau bangkit dari ruangan.

Tapi, berhubung ada Seungmin disana jadi Chan dengan baik hati ngajakkin dia makan siang bareng.

"Mau makan siang? " Tawar Chan ke Seungmin.

"MAU! " Yang namanya makan, Seungmin pasti udah antusias. Mana ada yang bisa nolak makanan gratis.

Chan refleks terkekeh melihat Seungmin yang semangat sekali ketika mendengar kata makan.

"Makan di restoran? " Tanyanya.

"Dimana aja yang penting jangan porsi putri Solo. " Jawabnya masih antusias.

Gak Chan sangka, badan kurus kayak Seungmin gini makannya gak bisa makan porsi putri Solo.

"Yaudah kita order aja. Mau makan apa? Pesan aja. "

"Kita pesen yang cepet aja, ya? Soalnya kalau makan siang gini, biasanya rame jadi lama bikinnya. " Ucap Seungmin selaku yang udah hapal saat-saat kayak gini.

"Eh, tapi kan ini waktunya Yeji sama Hyunjin pulang sekolah. Gak apa-apa kalau mereka pulang sendiri? " Monolog Seungmin yang terdengar oleh Chan.

"Gak apa-apa. "

"Tapi, nanti kalau mereka nyariin gimana? "

"Yaudah, kalau mau ajak mereka aja sekalian kesini. " Tawar Chan yang udah pasti di-iyain sama Seungmin.

Setelah memesan dan nelepon supirnya buat nganterin Hyunjin dan Yeji kesini, baik Chan juga Seungmin terjebak dalam awkward silence. Mungkin gak berlaku bagi Chan, karena dia masih sibuk aja sama kerjaannya. Gak kayak Seungmin yang gabut setengah mampus.

Seungmin daritadi udah gelisah aja. Udah gak tenang duduknya.Bukan karena dia gak betah sama awkward yang terjadi. Tapi karena laper yang semakin melanda. Kadang juga bisa jadi makin galak. Serem, kan?

"MOMMY!!! "

Penyelamat dalam waktu yang tepat. Jadi, gelisahnya Seungmin bisa agak bisa teralihkan.

"Wait, what? Mommy? " Tanya Chan yang menghentikan aktivitasnya setelah kehadiran Hyunjin juga Yeji.

"Iya, Dad. Hyunjin maunya manggil Aunty Seungmin, Mommy aja. " Ucap Hyunjin polos membuat Chan terdiam.

"Kok panggilannya bisa barengan begitu? Hm? " Tanya Seungmin ke Hyunjin juga Yeji pas udah gabung sama dia di sofa.

"Eum, tadi Hyunjin yang suruh. Katanya panggilnya jangan Eomma lagi, Mommy aja gitu. " Jawab Yeji ragu. Soalnya dia juga masih takut sama Chan. Dipelototin dia abisnya.

"Yaudah, gak apa-apa kok, sayang. Sama aja, kok. "

"Permisi. Apa ada yang memesan jjajangmyeon, ayam, dan tteokbokki? "

Chan hanya menatap Seungmin. Bukan sekedar menatap, matanya itu seakan mengeluarkan titah 'buka pintunya'

Karena ini juga kepentingan Seungmin, jadi ia yang membuka pintu. Meninggalkan Yeji yang terduduk di sofa sendiri. Karena Hyunjin sedang melancarkan segala aksi agar jurus manjanya terespon.

Namun, Chan tetaplah Chan. Jangankan respon, bergeming aja nggak. Masuk workaholic Seungmin rasa udah.

---

Babysitter ° ChanMin °Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang