Happy Reading
Stay safe and healrhy
Ayo semangat buat yang lagi puasa. Tanggung bentar lagi lebaran udah
❤❤❤
Semenjak dia bentak Seungmin pas itu, suasana sama Seungmin jadi rada canggung gitu. Jujur, Chan jadi ngerasa bersalah. Apalagi dia ngebentaknya gak santuy banget.
Dia kebawa emosi, Chan akui itu. Chan juga lagi pusing karena Charyeong kembali mendekati keluarganya lagi. Apalagi Hyunjin. Chaeryeong hampir setiap hari ke Kantornya. Bayangin aja. Dia bukan cuma sekedar datang ke Kantornya, tapi juga kayak ikutan ngontrol karyawan Chan. Kan jadi beredar gossip macem macem di kalangan karyawan.
Pertama, persetan dengan Chaeryeong yang semakin hari terlihat semakin gencar. Kedua, bagaimana caranya biar dia bisa balikkan lagi sama Seungmin.
Sebenarnya, gak ada masalah sama sikap Seungmin ke dia. Karena pada dasarnya, Seungmin lakuin ini karena dia dibayar buat ini. Entah kenapa rasanya jadi beda sekarang. Jangan tanya Chan apa. Dia juga gak tahu. Cuma rasanya agak beda aja.
Walaupun Hyunjin dan Yeji gak tahu masalah antara Seungmin sama dia, itu cukup ngerubah atmosfir pas mereka lagi bareng. Apalagi buat Hyunjin yang sukanya nge-ship dia sama Seungmin. Terus kalau ada masalah nyangkut Chan, Seungmin lebih milih buat Hyunjin nanya sendiri ke Chan atau dia bakal nemuin Chan pake suasana canggung itu.
Kalau di inget pas kemarin dia omelin Seungmin, dia akuin itu parah banget yang keluar dari mulut dia. Harusnya Chan juga ngerti bagaimana paniknya Seungmin pas tahu Hyunjin hilang. Bahkan kemarin Seungmin sampai pingsan karena gak makan seharian.
Jadi sekarang, bagaimana cara supaya baikkan sama Seungmin. Jujur, dia gak tahan sama atmosfir begini.
Makanya, dengan konsultasi dengan Minho, kawan tercintanya, dia jadi dapat pencerahan gitu buat baikkan sama Seungmin. Rencananya, Chan mau ajak Seungmin keluar pagi ini. Iya, sengaja pagi. Karena biar gak dirusuhin sama dua anaknya. Yeji? Udah kayak anaknya sendiri kok.
Ya, yang namanya Seungmin udah pasti nolak tawaran Chan yang gak masuk akal ini setelah kurang lebih seminggu mereka marahan kayak gini.
"Sibuk. " Jawab Seungmin singkat.
"Kamu sibuk ngapain coba? " Chan masih gak mau nyerah dama sekali.
"Gak. Pergi aja sendiri. " Kekeuh Seungmin.
Daritadi, Seungmin ngomong sama Chan sama sekali gak natap Chan. Dia cuna fokus nonton tv aja. Sedangkan Chan disebelah dia, lagi mohon-mohom ke Seungmin biar ditemenin pergi. Bahkan Chan sampai rela nggak berangkat kerja hari ini buat ngebujuk Seungmin.
"Nanti gak ada temen. " Jelas Chan. Kan dia rencananya mau ngajak Seungmin. Buat Seungmin, judulnya. Kalau orangnya gak mau gimana? Gagal dong.
"Kan ada Chaeryeong. "
Chan jadi bingung. Sebenarnya Seungmin itu nyindir apa nyadarin Chan kalau dia itu punya Chaeryeong?
"Aku maunya kamu. Terserah, ikut atau gaji bulan ini dipotong setengahnya. " Ancam Chan. Udah gak ada cara lagi ngebujuk Seungmin.
"Iya, iya. " Seungmin mengalah. Udah frustasi dia. Pagi-pagi udah direcokkin sama Chan. Kan ngajak ribut.
Saat ini mereka lagi ada di sebuah pusat pembelanjaan. Seungmin bingung. Kan masih pagi banget sekitaran jam 9 baru. Cuma kok Mall udah buka? Bukannya harusnya belom?
"Turun. " Titah Chan ke Seungmin pas Chan udah nyampe di lobby Mall. Biasa holkay beda, vallet mainnya.
"Ngapain kita ke Mall pagi-pagi? Belom buka tau jam segini. " Tutur Seungmin.
"Udah kok. Kata siapa belom? "
"Kan seharusnya buka jam sepuluh atau jam sebelasan. Ini baru jam 9 lewat dikit, Chris. " Ucap Seungmin sambil memeriksa jam tangan dipergelangan tangannya.
"Khusus untuk kamu, Min. "
---
"Kita mau kemana? " Tanya Seungmin penasaran. Mana belom ada siapa-siapa. Paling cuma ada satpam sama staff beberapa toko yang baru mau buka toko.
"Udah ikut aja. " Ucap Chan dan menarik Seungmin ke sampingnya.
Bentar, kok malah masuk ke toko perhiasan. Apa karena mau lebaran? Canda.
"Permisi, apa anda akan mebgambil pemenasan atas nama Chris? " Bukannya Chan yang nanya malah staffnya yang nanya.
"Iya. "
"Silahkan di cek terlebih dahulu apa sesuai dengan pemesanan anda? " Ujar sang staff dan menaruh sebuah kotak cincin berlapis beludru diluarnya di atas rak perhiasaan(?). (aku lupa apa namanya. Berusaha mengingat menggunakan otak, tapi apadaya tak punya. Tolong yang tahu --->>> )
"Ayo pulang. " Ajak Chan setelah mengecek isi kotak cincin tersebut.
Tadinya Seungmin bereskpetasi banyak dibeliin kek gitu. Cuma apadaya cuma bisa berharap diri ini.
Oh iya, kan niatnya Chris, Seungmin itu cuma nemenin dia doang. Hehe lupa.
---
Pas nyampe rumah, keadaan rumah masih sepi. Selain karena anak-anak belum pada pulang, para pelayan juga lagi waktunya kerja. Jadi, kosong banget nih rumah walau isinya banyak juga.
"Min. " Panggil Chan pas Seungmin mau naik lagi ke kamarnya. Mau lanjutin tidur dia tuh. Sekalian nungguin waktu pulang anak-anak.
"Kenapa? "
"Siniin tangan kanan kamu. " Titahnya.
"Ngapain sih? Udahlah. " Seungmin udah males ngadepin Chan. Pengennya ketemu sama kasur aja gitu udah.
"Ketentuan masih berlaku, kalau gak inget. "
Seungmin menghembuskan napas keras dan menyodorkan tangannya ke hadapan Chan. "Nih. "
Tiba-tiba Chan memasukkan sebuah cincin di jari telunjuk Seungmin plys dipegang tangan Seungmin biar gak kabur. Tapi masalahnya kotak cincinnya itu, kotak yang tadi dia pesan itu.
"Aku gak bisa nerima yang kayak begini, Chris. Ini too much. " Tolak Seungmin sembari berusaha melepas cincin yang terpasang di jarinya.
"Jangan dilepas. " Cegah Chan.
"Aku minta maaf kalau kemarin ucapanku menyakiti hati kamu, Min. Maaf, aku emosi kemarin. "
"Emang salah aku kok yang lalai. "
"Udah, anggap aja cincin itu sebagai permintaan maafku. Satu lagi. "
"Would you be my fiance? " Chan ngucapin ini gak kayak mau lamaran kok. Santuy aja berdiri didepan Seungmin. Oh iya, hari ini si Chan pake pakaian formal dia padahal gak kerja.
"Hah? " Seungmin cengo. Terserah.
"Aku serius. "
"Kalau kamu memang serius, yakini aku dan Yeji apa kamu layak mengisi posisi itu? "
To be Continue
Bener bener clueless banget mau end kapan?
Apa kalian masih pengen nungguin sampe end yang gak tahu kapan?
KAMU SEDANG MEMBACA
Babysitter ° ChanMin °
FanfictionChanMin area 1 in #스트레이키즈 (2020/05/01) (2020/06/29) Start : 2020/04/28
