Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

31 ¦ More and More

6K 597 48
                                        

Happy Reading
Stay Safe and Healthy ❤❤

Cukup lama juga jika dikira-kira jarak antara pertemuan terakhir Minho dengan dirinya. Mengingat sekarang Chan sudah tidak pergi ke bar milik Minho lagi membuat keduanya menjadi semakin jarang bertemu. Kebanyakkan hanya bertemu sekali dua kali saja dan sekilas.

Berhubung hari ini adalah hari ulang tahun dari Minho, sahabatnya. Jadi, ia bela-belain buat datang ke bar Minho. Akan ia usahakan agar tidak mabuk nanti.

Jam pulang kerja sudah berakhir, di kantor juga tinggal karyawan yang shift malam dan satpam yang menjaga. Supirnya dibawah juga sudah menunggu. Hari ini ia sengaja meminta Johnny untuk bersamanya. In case, jika Chan mabuk nanti.

Seungmin tentu mengetahui hal ini. Chan hanya mengatakan padanya bahwa ia akan pulang telat hari ini karena menghadiri ulang tahun sahabatnya. Namun perkara dimana tempatnya, ia tak memberi tahu. Chan takut Seungmin kecewa dengannya nanti.

Suara musik EDM dari dalam ruangan bar bersatu dengan berisiknya suara jalan raya yang masih dipenuhi oleh anak-anak muda. Seharusnya sepi, mengingat ini hampir tengah malam.

Up Normal

Konon katanya menurut pemilik Bar, Minho, nama Bar ini diberikan berdasarkan kelakukan dia yang bisa dikatakan terlalu normal untuk dikatakan normal. Jadilah, Up Normal. Normal dalam versi yang lebih up.

Chan memasuki bar dengan santai dan masih dengan pakaian kantornya. Hanya saja ia tak mengenakan dasi hitam miliknya dan membiarkan tiga kancing atas miliknya tidak terkancing.

"Gua kira lu gak bakal dateng. " Ucap Minho ketika melihat Chan memasuki bar. Tentu saja, kedatangan Chan cukup mengambil perhatian banyak orang. Apalagi mengingat Chan adalah bukan orang biasa.

"Sahabat gua ulang tahun, ya kali gua gak dateng. " Balas Chan.

"Ayo, gua udah siapin tempet buat lu. "

Minho membawa Chan ke tempat VIP. Tepatnya dilantai dua dan bisa melihat kejadian apa saja yang ada dibawah. Ramainya tamu dari Minho malam ini, membuat ruangan menjadi sesak. Ruangan VIP yang tersedia ini tidak benar-benar dalam sebuah ruangan.

Terdapat beberapa sofa yang mengelilingi sebuah meja besar ditengahnya. Sedangkan jarak antara ruangan satu dengan ruangan lainnya tidak dibatasi dengan apa-apa. Hanya diatur jaraknya saja. Jika yang benar-benar ruangan privacy, itu beda lagi.

"Jaehyun kagak lu undang? " Tanya Chan saat mendudukkan bokongnya di sofa.

Disini bukan hanya dirinya dan Minho. Tapi juga ada Lucas yang sudah datang lebih dulu, Seungcheol, Namjoon, bahkan Mark dan Mingyu.

"Dia kagak berani dateng katanya. Lah, lu gak diomelin Seungmin? " Timpal Namjoon.

"Kagaklah, kan gua bilangnya cuma ulang tahun terus gak tahu dimana tempatnya. " Jawab Chan.

"Berani juga lu, Chris. Jeonghan aja sampe ngambek sama gua gegara kesini. " Sahut Seungcheol kagum sama keberanian Chan.

"Seungmin siapa? Mainan baru? " Terka Mark. Maklum, dia gak tahu abisnya.

"Calonnya itu goblok. Lu main bilang mainan aja. " Serbu Lucas.

"Serius?!?! " Mark masih gak percaya. "Sejak kapan, Chris Bang serius? " Tambahnya.

"Emangnya kayak lu ons terus. " Sindir Minho. "Tapi nggak apa sih, gua untung kan jadinya. "

"Tapi gua salut sama si Seungmin, bisa jinakkin lu yang gak pernah mau komitmen. " Bangga Seungcheol.

Emang, sudah cukup lama Chan berani buat komitmen sejak hilangnya Chaeyeon dari hidupnya. Menjadi sejarah dan perubahan besar untuk Chan. Yang namanya Chris Bang itu, terkenal kalo hampir setiap malam dia bakal ke bar Minho buat cari jalang.

"Minum, gaes. "

----

"Cas, " Panggil Chan ke Lucas yang ada disebelah dia.

"Okay. "

"Gua kebawah dulu, ya. " Pamit Chan ke teman sisanya. Cuma tinggal bertiga doang. Kalo Mark sama Mingyu mah udah tau dah kemana. Minho mah beda urusannya, dia nyambut tamu yang lain.

Chan telah sampai di area bawah. Dimana orang-orang tengah berdansa di lantai dansa. Ada juga yang memilih hanya duduk di konter bar. Nampaknya, disini lebih di dominasi oleh anak muda yang berkumpul dengan para jalang yang rela dibayar berapapun. Menurut Minho, jalang tersebut adalah jalang-jalang yang baru saja bertugas.

Chan melangkahkan kakinya kearah konter Bar, tempat dimana bartender yang ia kenal dahulu tengah meracik minuman untuk para tamunya. Doyoung, namanya.

"Hyung. " Sapa Chan.

"Chris, udah lama banget gak kesini. Kemana aja? " Tanyanya dengan senyum kelincinya.

"Eh, maaf keganggu kerjaannya. " Ucap Chan merasa bersalah.

"Gak apa-apa, kok. Toh, gua kepala bartender. Nih, gua buatin lu. Gua traktir buat ngerayain pertemuan kita lagi setelah sekian tahun. "

"Selamat, ya. "

"Ngomong-ngomong sejak kapan lu biasa ngomong 'maaf'? " Soalnya selama yang Doyoung tau ya, bisanya cuma merintah aja.

"Hehe. "

"Doy, dicari nih. " Panggil bartender lainnya. "Bentar. Maaf ya, Chris. Gua tinggal, tamu malem ini banyak banget. Semoga kita ketemu lagi. Bye bye. "

Doyoung tuh imut. Cuma ya, kadang dia galak. Serem. Sebelas dua belas sama Seungmin kalo ngamuk. Tapi masih imut kok buat Chan mah. Seungmin apa Doyoung? Dua duanya.

Chan lagi nikmatin minuman gratisannya sendirian. Cuma sendirian aja. Sampe seseorang nyamperin dia dan ngalungin lengannya dileher milik Chan.

"Chris, kamu kangen aku? " Ucapnya ditambah dengan kepercayaan dirinya yang tinggi. Orang itu adalah Chaeryeong. Seperti biasa.

"Apa kamu mau aku puasin? Gak usah denial, aku tau kamu mau. Yang terakhir aja kamu terpancing, kan? "

"Gak. Jangan melebih-lebihkan cerita yang kemarin, kita hanya berciuman. Perlu ditekankan? " Tutur Chan jengah sembari memutar bola matanya.

"Enggak apa-apa walau yang kemarin hanya sampai ciuman, aku yakin bisa buat kamu malam ini jadi milik aku sepenuhnya. " Chaeryeong semangatnya bukan main ih. Gemas. Mana dadanya udah dimaju-majuin biar nempel sama Chan gitu.

"Percaya diri, huh? " Sepele Chan.

"Kamu nantangin aku? Okay, akan ku buktikan malam ini juga. "

Chaeryeong mulai mendaratkan bibirnya di bibir milik Chan. Menyesap dan berusaha memancing Chan kembali sampai batas maksimalnya. Ia ingin Chan jadi miliknya.

Bahkan jari jemari milik Chaeryeong sudah menggerayangi beberapa bagian tubuh milik Chan. Terutama dibagian dada dan paha Chan.

"Kau akan meminta lebih dan lebih dari ini. "

To be Continue.

Jangan nyanyi more and more yes.

2 chap menuju end. Hehe.

Boleh req siapa couple selanjutnya untuk next story? Silahkan.

Babysitter ° ChanMin °Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang