Karena insiden kemarin saat dimeja makan, membuat Hyunjin kembali merajuk pada Chan. Hanya karena tidak dibolehkan bermain dirumah mereka. Memangnya kenapa?
Seperti biasa, Hyunjin merajuk. Namun tidak dengan permintaannya. Tetap dengan menjemputnya sepulang sekolah lalu ditambah dengan Hyunjin yang selalu memohon padanya. Pusing Chan jadinya. Emang rumahnya tempat bermain apa? Seenaknya aja.
"Jeno, kamu udah dijemput ya? " Tanya Hyunjin kepada teman sekelasnya, Jeno atau Jung Jeno.
Sekarang, Jeno, Hyunjin, Jaemin, dan Yeji tengah berada didepan taman kanak-kanak menunggu jemputan.
"Iya, Jin. Aku udah dijemput sama Mark hyung. " Ucapnya sambil menunjuk kearah seseorang lelaki muda yang baru saja keluar dari mobilnya.
"Nana, ayo. " Tambahnya sambil menarik tangan Jaemin atau Nakamoto Jaemin. Lebih mudah dipanggil Nana.
"Kok kamu ngajak Nana? " Tanya Hyunjin polos.
"Nana sama aku mau main di rumah aku. " Jawabnya yang buat Hyunjin iri. Masa iya Jeno boleh, Hyunjin tak boleh? Apa yang beda coba?
"Jin, Papa kamu belum jemput? " Tanya Yeji kali ini.
"Iya. "
"Aunty, " Panggil Hyunjin senang ketika ia melihat Seungmin yang sedang menuju kemari.
"Hai, Hyunjin. Ayo, Yeji pulang. "
"Eomma, kita harus nungguin Hyunjin dulu. Hyunjin belum dijemput sama Papanya. " Ucap Yeji yang buat Seungmin kesal. Kesal karena Chan, bukan karena Yeji yang meminta ia untuk menunggu Hyunjin sampai dijemput.
"Haruskah? " Tanya Seungmin monolog. Mengingat perlakuan ayah Hyunjin kemarin buat dia kesal.
Ting
Hyunjin yang merasa telepon genggam super canggih miliknya berbunyi, segera mengambilnya melihatnya. Ada sebuah notifikasi masuk.
"Aunty, kata Dad dia nggak bisa jemput. Terus dia ngirim supir. Supirnya bannya bocor. Jadi, gimana? " Ucapnya.
"Gimana kalau kamu ikut aku aja? " Tawar Yeji yang buat Seungmin menepuk jidatnya. Astaga, anak ini.
"Bolehkan, Mom? " Seungmin sudah tak bisa menolak. Yeji akan mengeluarkan jurus mata anak anjing kesasarnya.
"B-baiklah. Asalkan Hyunjin, ijin dulu ke Ayahmu. Baru Uncle akan membawa Hyunjin. " Ucap Seungmin pasrah. Mau bagaimana lagi?
Hyunjin dengan sigap menelepon sang ayah.
"Bilang ke Dad, aku ikut sama Aunty. Pokoknya nanti yang jemput harus Dad. Aku gak mau yang lain. Kalau yang jemput bukan Dad, aku mau sama Aunty aja. " Titahnya yang buat Seungmin mendengus. Like dad, like son.
"Udah, Aunty. Ayo. "
Kenapa Seungmin baru sadar coba kalau dia dipanggil Aunty sama Hyunjin daritadi.
---
Seungmin langsung bawa Hyunjin dan Yeji kerumahnya. Kenapa gak ke Cafe? Karena hari ini hari Sabtu. Seungmin memang sengaja mengambil waktu kerja setengah hari saja walaupun bonus yang akan dia terima lebih banyak daripada hari lainnya. Namun, ia ingin menghabiskan waktu bersama Yeji dirumah mereka bersama.
Bukan dengan sesuatu yang spesial, namun bermakna. Itulah prinsip Seungmin. Lagipula ini juga tak ingin menghangburkan uang. Lebih baik ia tabung untuk masa depan Yeji.
KAMU SEDANG MEMBACA
Babysitter ° ChanMin °
FanfictionChanMin area 1 in #스트레이키즈 (2020/05/01) (2020/06/29) Start : 2020/04/28
