20| is he back again?

332 11 0
                                        

Sehabis mandi Edwan mengganti pakaiannya, lalu memijit pelan kaki meiza yang sedikit membengkak akibat helgs yang di pakainya, ini yang tidak di sukai Edwan, meiza yang hanya menyakiti dirinya sendiri.

Meiza tersentak kaget, Edwan mengusap punggung meiza dan berkahir wanita itu kembali tidur. Edwan sangat kasihan melihat meiza yang begitu lelah, ingin melarang meiza kemana-mana tapi ia tak juga ingin mengekang istrinya itu.

Jam menunjukkan pukul tujuh malam lewat dua menit. Edwan membangunkan meiza, wanita itu harus makan dan juga minum susu

"Bangun lah, kita makan malam"

Dengan berat hati meiza mengikuti langkah edwan yang menuruni anak tangga menuju ruang makan.

Meiza menatap makanan itu sangat malas, belum ada makanan Yang masuk ke dalam perutnya ia sudah mual

"Aku minum susu saja"

"Tidak, kau harus makan sedikit saja"

"Aku mual"

"Meiza"tatapan tajam yang di layangkan meiza kepada Edwan

Meiza menghela nafas" baik lah"

demi buah hati yang di kandungnya meiza memaksa dirinya memakan makanan itu. Hanya empat sendok yang masuk ke dalam perutnya ia sudah mulai mual

"Aku sudah kenyang"

"Yah sudah, habiskan susumu"

Meiza mengangguk lalu menghabiskan susu itu dengan susah payah.

Kedua pasangan itu kini tengah duduk santai di depan tv sehabis makan malam, lebih tepatnya Edwan duduk sedangkan meiza mengunakan paha Edwan sebagai bantalnya. Hari ini ia ingin sekali di manja

"Maaf nyonya ada tamu" ucap eiren

Edwan dan meiza menatap eiren lalu mengangguk" kau boleh pergi"

"Baik tuan"

Meiza mengikuti langkah edwan menuju ruang tamu, betapa terkejutnya meiza saat melihat seorang wanita yang langsung memeluk suaminya

"Edwan i Miss you"

Edwan melepaskan pelukan wanita itu" kenapa kau bisah ada di sini?"

"Yah bisah lah buktinya aku ada di sini"

Pria itu mendengus kesel, apa apaan wanita ini" untuk apa kau datang ke sini?"

"Aku ada urusan dan aku akan tinggal di sini" wanita itu mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru mension" mension sangat besar jadi aku tinggal di sini sana"

"Apa? Kau pikir mension ku hotel he?" Bentak meiza tak terima. Kenapa wanita itu harus datang lagi di kehidupannya yang sudah bahagia ini

Dia maura sahabat Edwan dulu" dimana kamar yang cocok untuk ku?" Bahkan wanita itu di mengubirs ucapan meiza

"Kau-"

"Sudah lah, ingat kau tidak boleh setres" potong Edwan sambil menenangkan meiza

Maura sudah menuju lantai kedua yang di bantu oleh beberapa maid atas perintah Edwan tadi, meiza hanya bisah menatap suaminya garang, apa-apaan ini. Kenapa wanita itu harus satu atap lagi dengannya

Edwan menarik tangan meiza masuk ke dalam kamar, pria itu menangkup wajah meiza

"Kita akan urus ini besok, aku tau kamu tidak suka dengan Maura"

"Bagaimana aku menyukainya, dia berusaha merebut kamu dari aku" mata meiza mulai berkaca-kaca

"Jangan menangis, kau tetap milikku begitupun sebaliknya"

Forced to get married ( Sudah Terbit )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang