10.Gudang Lantai 3

162 14 0
                                        

Di sinilah Tifa dan Rafi sekarang.
Ruang BK.
Seumur-umur baru kali ini Tifa di hadapkan dengan guru BK jadi ia sedikit merasa gugup.
Sedangkan Rafi, ia malah terlihat santai dan duduk sambil mengunyah permen karet.

"Rafi bisa kamu buang dulu permen karet nya?" Ucap bu Lasti sambil berkacak pinggang.

"Nggak bisa bu, tanggung lagi enak-enaknya." Ujar Rafi santai membuat Tifa di sebelah nya langsung menginjak kaki kiri nya.

"Argshh, kenapa sih lo?" Kesal Rafi

"Bisa sopan dikit gak sih? Kalo lo dapet masalah,otomatis gue juga kena." Bisik Tifa tajam membuat Rafi nyengir dengan watados nya.

"Iya nanti kita berjuang sama-sama kalo dapet hukuman." Bisik Rafi membuat hawa sekitar Tifa terasa memanas.

"Kok gue deg-deg.an sih anjir!"

Tifa mencubit perut Rafi membuat sang empu meringis.Tifa tersenyum miring melihat Rafi yang terlihat mengelus-elus perutnya.

"KALIAN NGAPAIN BISIK-BISIK!?" Ucap Bu Lasti sedikit keras membuat Rafi serta Tifa terlonjak kaget.

"Yaelah ibu kayak gak pernah muda aja.Cemburu yaaa?" Tanya Rafi membuat guru itu melotot.

"Sinting!" Batin Tifa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"HEH SEMBARANGAN KAMU! UDAH SEKARANG SERIUS DULU! IBU MAU BICARA PENTING SAMA KALIAN!" Teriak Bu Lasti

"Lah ibu mau di seriusin sama saya? Maaf aja nih yaa bu, saya udah punya pacar.Tuh." Ucap Rafi sambil menunjuk Tifa.

Tifa sendiri melotot ke arah Rafi.Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal lalu beralih menatap Bu Lasti yang terlihat menahan marah nya.

"Eh..bu jangan percaya sama dia.Rafi mah suka halu, mungkin nge fans sama saya yaa bu?" Ucap Tifa sambil terkekeh kecil.

"Enak aja! Gue gak ngehalu, Lo lupa!?"

"Hah? Lupa apa? Gue aja gak kenal sama lo."

"Dih sok-sok.an gak kenal, tadi aja makan roti sama milo dari gue langsung abis!" Tifa melotot mendengar nya membuat Rafi meledakan tawanya.

"Pfffttttt Ahahhahah."

"Ooh jadi lo gak ikhlas?"

"Buk,-"

"KALIAN KENAPA MALAH JADI RIBUT DI SINI!?"

"Astaga, kuping gue." Gumam Rafi sambil mengelus-elus kupingnya yang berdengung kencang akibat mendengar teriakan Bu Lasti.

"Aduh maaf yaa bu, jadi ibu mau ngomong apa?" Tanya Tifa merasa bersalah.Bu Lasti tampak menghela nafas dan mengeluarkan suaranya.

"Jadi begini Tifa, Saya liat-liat hanya kamu yang bisa menjinakan Rafi." Ucap Bu Lasti

"Enak aja.Ibu pikir saya hewan apa, pake di jinak-jinakin segala!" Semprot Rafi

"Diem!" Ucap guru itu tajam

"Terus gimana maksud ibu?" Tanya Tifa bingung.

"Saya ingin kamu bisa merubah Rafi menjadi lebih baik ke depannya."

"HAH!?" Teriak Rafi dan Tifa barengan.

"MAKSUD IBU APA!?" Tanya mereka barengan lagi membuat Bu Lasti terkejut sambil mengelus-elus dadanya.

"Maksud saya Tifa, kamu harus menjadi pawang buat Rafi.Jika dia mau berbuat aneh-aneh, kamu harus bisa mencegah nya.Dan bantu dia agar bisa berubah." Tifa melongo mendengarnya.

Apa-apaan ini!?

"Maksud ibu saya berubah kayak gimana? Jadi power rangers gitu?" Beo Rafi membuat Tifa menjitak kepala nya kesal.

Sweet Couple [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang