14.This is a Sweet Couple?

145 14 1
                                        

Cinta itu perasaan yang sulit di artikan, dan pasti cinta itu bakalan berakhir dengan tragis jika tidak ada ketulusan satu sama lain.
Sekarang aku tanya, hubungan kita mau di anggap tulus apa cuma main-main sih?

-sweetcouple

"Kantin yuk girls." Ajak Dara yang tiba-tiba masuk ke dalam kelas Tifa.

Bel istirahat baru saja berbunyi nyaring membuat seisi kelas XI IPA 1 berhamburan keluar kelas.
Namun, ada beberapa murid yang memang masih betah ada di kelas.Termasuk Tifa dan Zahra.

"Lo sendirian? Naysa mana?" Tanya Zahra mengernyit bingung.

"Dia ada acara keluarga di Bali, 3 hari baru balik."

"Ih kok gak bilang-bilang sih mau ke Bali!?" Kesal Zahra

"Buat apa coba bilang ke Lo? Yang ada nanti malah minta oleh-oleh, kan ribet." Ucap Tifa membuat Zahra mengerucutkan bibirnya kesal.

"Ahahha bener tuh kata Tifa, btw itu bibir gak usah di monyong-monyongin deh, jijik gue liat nya." Ucap Dara sambil tertawa mengejek.

"Tau ah gelap!" Ucap Zahra semakin kesal membuat Tifa maupun Dara tak kuasa menahan tawa nya.

"Kasian banget lo ra di nistain mulu sama temen sendiri." Sahut Arga yang masih duduk di tempatnya dengan kedua temannya pasti.

"Diem lo! kabel putus nyambung-nyambung!" Semprot Zahra yang sudah tidak pikir panjang siapa yang di ajaknya bicara.

"Wihh udah berani yaa lo sama gue." Ucap Arga takjub

"Emang lo siapa yang mesti ditakutin hah? Sama-sama makan nasi kan?!"

"Perkembangan yang cukup baik, apa karena ada Tifa di sini jadi lo berani?"

"Gak usah bawa-bawa gue ya." Ucap Tifa sinis.

"Dari dulu sebenernya gue udah gedeg liat muka lo! Cuma yaa gimana yaa..masih gue pantau gitu." Ucap Zahra bangganya

"Dih songong lo!" Ucap Arga sambil menonyor kepala Zahra

"Berantem aja di lapangan, lebih luas!!" Ucap Rafi lalu beranjak dari kursinya menarik paksa Tifa untuk pergi dari sana.
Tifa sendiri terlonjak kaget dengan gerakan super cepat itu membuat ia hanya bisa pasrah.

"RAFI MAU LO BAWA KEMANA SAHABAT GUE WOY!!!??" Teriak Zahra dan Dara kompak namun sama sekali tak di hiraukan oleh Rafi.

"Gak usah narik-narik dong! Mau kemana sih!?" Kesal Tifa saat mereka ada di tengah koridor kelas XI.

Banyak pasang mata yang menatap mereka aneh.Namun bukan Rafi namanya jika dengan sekali tatapan tajam membuat semuanya memalingkan wajah pura-pura tidak tau.

"Kantin." Jawab Rafi singkat.

"Yaelah ke kantin doang gak usah pake narik-narik segala kali.Di kira bocah apa." Gumam Tifa kesal namun masih bisa di dengar oleh Rafi.

"Bagi gue, lo emang bocah asal lo tau!" Ucap Rafi santai membuat Tifa melotot tajam ke arahnya.

"APA LO BILANG!?" Teriak Tifa membuat semua orang yang berlalu lalang di sana menatap heran ke arah nya.Namun, Tifa tetap lah Tifa.Tidak peduli dengan komentar orang lain.

"Gue yakin suara lo udah ngalahin toa masjid deket rumah gue Can." Ujar Rafi sambil mengelus-elus kupingnya yang terasa berdengung.

"Yee enak aja, suara gue itu langka tau."

"Iya lah langka.Gak ada orang waras suara nya kek lo." Ucap Rafi sambil tersenyum mengejek.

"LO NGATAIN GUE GILA!?"

Sweet Couple [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang