FAM-ILY 5

2.3K 284 69
                                        

AUTHOR'S POV

Hari mulai gelap, sudah hampir pukul 18:30 saat itu ketika Mina dan Chaeyoung makan di samping Minyoung yang makan dengan sangat berantakan.

"Kenapa enggak disuapin aja sih, Kak?"

"Anaknya enggak mau, biarin juga, biar belajar." Tangan kanan menggunakan sumpit mengambil ebi furai, tangan kiri Mina menyeka pipi Minyoung yang belepotan kena mayonnaise.

Minyoung makan menggunakan sumpit untuk anak kecil dengan bentuk seperti sendok di salah satu ujungnya, memudahkan Minyoung untuk ambil makanan. Meski yang lebih sering terjadi sekarang adalah Minyoung pake tangan langsung kalau ada makanan yang enggak mau ikut terbawa sendok sumpitnya.

Setelah selesai makan, Mina mencuci tangan Minyoung dan mukanya, karena kebetulan satu muka ikut makan, nasi bisa ada di alis juga Mina enggak tahu gimana bisa gitu.

Sebagai tamu yang baik, Chaeyoung memasukkan bungkus bekas makanan ke dalam satu plastik, dan mengelap meja menggunakan lap meja yang ada di samping wastafel tempat piring kotor. Kemudian Chaeyoung juga mencuci sendok dan garpu yang digunakan, "Kak Mina aku pake sabun yang mana?"

"Bentar, Minyoung sebentar lagi kelar." Mina membantu Minyoung membersihkan mukanya dengan handuk mengajarkan Minyoung untuk buang ingus, "Hhnnggg, ayo."

Mina membuat ekspresi seperti mengeluarkan ingus, Minyoung mengikutinya, "Hhnngg..."

"Jangan ekspresinya aja, ingusnya ayo keluarin."

"Hhnnggg..."

Mina nyerah, dilap bagian luar hidung Minyoung dan mengantarkan Minyoung ke playmat, "Di sini dulu ya, jangan ke mana-mana?"

Minyoung mengangguk dan mulai membuka-buka buku cerita bergambarnya.

"Sabun? Yang Sleek aja, itu buat baby utensils. Eh, gue aja." Tapi Chaeyoung menghalangi Mina, "Enggak apa, Kak, tanggung. Kakak istirahat aja."

"Eh? Beneran, gue nggak capek kok. Lo aja yang istirahat."

"Kakak aja, bener, ini tinggal dikit kok."

"Ya makanya karena tinggal dikit, gue aja." Mina berdiri di samping Chaeyoung, berusaha menggeser Chaeyoung dari depan keran.

"Ya ampun, Kak, tanggung, beneran deh."

"Serius, Chaeyoung, lo kan baru pertama main ke sini, udah gue aja."

"Mau bareng?"

Chaeyoung nengok ke arah Mina, Mina juga nengok ke arah Chaeyoung, matanya cokelat bagus amat...

"Kak?" Mina masih bengong.

"Kak Mina?"

Mina langsung balik badan, "Ya udah deh lo aja, tinggal punya Minyoung kan? Thank you ya."

Mina pergi meninggalkan Chaeyoung, Chaeyoung cuma ketawa doang ditinggal Mina, "Daritadi dong, kan udah bilang, orang tinggal sebiji rebutan nyuci piring, ada-ada aja dah maemunaah..."

"Lo bilang apa?! Gue denger!" Mina yang belum seberapa jauh langsung balik badan lagi, mendapati Chaeyoung cuma ketawa lagi, "CANDA, KAK! Sensi bener kek test pack!"

Mina memicingkan matanya sambil terus jalan ke Minyoung.

Setelah selesai, Chaeyoung menyusul Mina dan Minyoung, Minyoung lagi dibacain cerita sama Mina, cerita beneran kali ini, Beauty and the Beast, bukan di desa KKN Penari.

Kemudian Minyoung menguap sekali, Mina tersenyum sambil terus mengelus kepalanya Minyoung.

Anak kecil semakin dielus, semakin nguap, ia menyenderkan badannya sepenuhnya ke tubuh Mina, ndusel berusaha mencari posisi enak untuk mendengarkan cerita.

FAM-ILY [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang