Sebelum membaca budayakan voment yahh...
Happy reading
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan berganti bulan. Amira dan Dev masih betah tanpa status. Mereka semakin dekat. Tapi jika ditanya soal status Amira hanya tersipu dan berkata "Cuma temen kok." Dan jika Dev ditanya soal status mereka, ia tidak pernah menjawab dan justru menunjuk kearah Amira. Dimana ada Dev disitu ada Amira, begitu pula sebaliknya. Dan Amira kini sudah tidak mengganggu hubungan antara Almira dan Harry. Amira berubah sangat pesat. Ia menjadi wanita yang periang, anggun dan kekerasannya mulai runtuh selama bersama Dev. Dan yang lebih baiknya lagi, jiwa Pshyco Amira kini tidak pernah kambuh lagi. Sungguh sangat menyenangkan.
Tapi tidak bagi Almira. Menurutnya Harry kini lebih memerhatikan Amira dibanding dirinya. Bahkan saat ini mereka sedang marahan. Situasi ini sangat menguntungkan untuk Dev dan untuk Caroline.
***
Pagi ini Dev sudah berada di depan rumah Amira. Walaupun papa Amira tidak menyukainya, Dev tetap harus menunjukkan kepeduliannya terhadap Amira. "Pagi Am..." Sapa Dev manis dengan suara yang dibuat-buat. Sontak itu mengundang senyum di bibir Amira. "Pagi juga Dedep..." Jawabnya dengan dibuat-buat seperti bayi. Sontak mereka berdua tertawa lepas. "Eh... Suttt... Jan kenceng-kenceng ngakaknya, papa belom bangun..." Ujar Amira menaruh telunjuknya di bibir Dev. Tatapan mereka bertemu.
Satu detik
Dua detik
Tiga detik
"Ehh... Maap kelepasan." Ujar Amira melepaskan telunjuknya dan menaruh telapak tangannya di lehernya. "Hehe... Gapapa" Jawab Dev sambil menggaruk tengkuknya. Suasana sangat canggung. Hingga suara David membuyarkan semua pikiran mereka masing-masing. "Am... Amira..." ujar David. Mereka berdua kaget bukan main dan heboh sendiri. "Am, Buru naik, nih helm nya." Ujar David di tengah kerusuhan Amira. "Ehh iya, makasih, ayo buruan!" Ujar Amira naik ke motor Dev. Ia memakai helmnya ketika motor Dev sudah berjalan.
"WOI BERHENTI, AMIRA KAMU—" Teriak David ketika mendengar suara deru motor di depan rumahnya dan perkataanya terpotong saat Dev dan Amira benar-benar sudah menjauh. "Ahh... Sial! Aku harus kasih pelajaran sama bocah tengil itu!" Maki David kepada dirinya sendiri. Lalu ia menarik gorden rumahnya.
***
Suasana diantara Amira dan Dev kini sangat canggung. Mereka berdua sama-sama tidak tahu apa yang membuat suasana ini menjadi canggung. "Kenapa lo mau gue ajak nantang bokap lo?" Tanya Dev memecah keheningan sambil mengendarai motor ninjanya. "Hah maksudnya!?" Tanya Amira polos. Ia memang tidak mengerti. "Yaa... Kenapa lo masih mau deket-deket sama gue? Padahal kan lo paling deket sama papa lo dan jelas-jelas papa lo gasuka sama gue." Ujar Dev menjelaskan lalu menarik nafas panjang. Amira masih diam. Bahkan ia tidak berniat untuk menjawab apapun. Pertanyaan ini sungguh membuatnya kecewa. Apa Dev tidak memiliki perasaan yang sama kepadanya?***
"Maaf kalo kata-kata gue tadi nyakitin. Gue ga bermaksud." Ujar Dev meninggalkan Amira dari parkiran sekolahnya. Kali ini memang benar-benar menyakitkan. Tanpa diberi komando, air mata Amira sudah jatuh ke pipinya yang mulus. Entah kenapa ini sangat menyakitkan. Biarkanlah, biarkan orang-orang menatapnya dengan tatapan iba sekaligus takut. Takut jiwa asliku kembali bereaksi. "Tunggu aja, Amira Anastasia will comeback!" Ucapnya dalam hati sambil mengelap air matanya dengan tangannya.
"Maafin gue Am, gue udah suka sama lo. Dan masalahnya gue suka sama lo. Gue masih mau hidup Am..." Ucap Dev membalikkan wajahnya menghadap Amira yang sedang—menangis.
Tbc 😊
여보세요 semuaa... 감사합니다....
Maap yahh author baru update...
Hmm... Author sii pengennya cepet bikin ending buat buku ini....
Please kasi saran ke author buat nyepetin konflik yg sesungguhnya trs auto ending or masi mau main-main sama Kembar dkk? Please komen buat yg ini yahh... Author nanya lohh jadi harus dijawab 😁Jan lupa voment okee...
Love you All
See u next part 👌🏻

KAMU SEDANG MEMBACA
PSYCHO LOVE STORY✔️ [END]
Action[Follow akun author sebelum baca] Almira Anastasia dan Amira Anastasia mereka adalah anak kembar identik. Keduanya sama-sama menarik, dan yang pasti cantik. Dibalik semua kesempurnaan yang mereka punya, siapa sangka kalau salah satu diantara mereka...