Bonus VII : Lunch Suprise

3.6K 178 0
                                        

.

Hyejin PoV

Pagi ini badanku terasa remuk semua. Hampir seluruh badanku sakit dan sulit untuk digerakkan. Bahkan untuk berjalan ke kamar mandi saja rasanya seperti habis keserempet mobil. Kalian tahu kenapa?
Semenjak kemarin aku bilang ingin punya anak, suami ku langsung membatalkan seluruh jadwalnya dan memutuskan tidak kembali ke kantor. Dia langsung menelpon Jessica untuk membawa mobilnya. Hari ini Jessica harus menjemputnya tentu saja dengan mobil itu. Kyuhyuna oppa memutuskan untuk berdiam diri di rumah bersamaku dan berusaha mewujudkan keinginan ku hari itu juga.

Bayangkan saja. Kalian pikir berapa kali kami harus melakukannya dalam satu hari penuh?

"Hye.." suara seraknya mengganggu lamunan ku tentang kemarin.
Kyuhyun mengucak matanya yang masih sulit untuk terbuka. Aku yakin dia juga lelah. Untung saja aku tidak kesiangan bangun. Jessica pasti akan kemari tepat waktu karena jadwal yang sudah suamiku batalkan membuat mereka harus kerja ekstra hari ini.

"Selamat pagi, Oppa" aku mengecup pipinya singkat. Dia pun menarik tanganku lalu mencium bibirku singkat juga.

"Selamat pagi juga, Hye"

"Cepat bangun oppa, Jessica mungkin sedang dalam perjalanan" ucapku lalu menarik selimut darinya.

Kubiarkan mereka berangkat bersama pagi ini karena keinginan ku itu. Entah harus merasa malu atau bagaimana. Kyuhyun benar-benar bisa menuruti semua keinginanku. Walau belum terlihat hasilnya, dia tetap berusaha. -_-

"Ah, mungkin hari ini aku lembur" ucapnya sambil beranjak.

Aku mengangguk lalu membereskan tempat tidur.

"Kemarin ibu telpon"
"Katanya besok mereka akan berkunjung kemari" lanjutnya.

Aku hanya mengangguk mengiyakan. Sudah bukan berita mengejutkan lagi jika tiap akhir pekan, tepatnya hari sabtu para orang tua kemari untuk berkunjung. Seharusnya sih kami berdua yang mengunjungi rumah para orang tua. Namun katanya tidak apa selagi masih baru pindah. Kami hanya mengiyakan saja selagi mereka juga menyukai ada di rumah ini. Belum lagi alasan klasik yang Kyuhyun buat yaitu sibuk dengan tugas kantor. Dia bilang jika hari libur pun tetap mengerjakan kerjaan kantor di rumah. Padahal sebenarnya tidak. Dia hanya ingin bermalas-malasan denganku saja di rumah seharian.

"Aku akan siapkan sarapan untukmu, Oppa"

Aku pun berjalan menuju pintu selagi dia hendak masuk ke kamar mandi. Tapi sebuah tangan kekar menahanku. Aku menatapnya dengan bingung.

"Bukankah seharusnya tanggal sekarang?" Tanyanya sambil menunjuk kalender yang tertempel di dinding. Hari ini tepat tanggal 20, tanggal dimana seharusnya aku mendapati menstruasi.

Aku pun tersenyum tenang "Tidak selalu hari ini Oppa, kadang aku tidak teratur. Bisa berubah waktu"
Kyuhyun oppa mengangguk sambil ber-oh lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Aku pun melanjutkan aktivitas ku untuk membuat sarapan untuk kami.

*

"Kopi buatan mu selalu pas di lidah" puji Kyuhyun saat mencicipi kopi yang aku buat.
Aku hanya bisa tersenyum sambil tersipu. Dia selalu saja bisa membuatku malu-malu kucing layaknya anak remaja yang sedang kasmaran. Walau kami sudah menikah, terkadang gaya pacaran kami tak jauh beda dengan anak SMA pada umumnya.

My Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang