HAPPY READING..
.
Bau khas rumah sakit yang penuh dengan obat-obatan itu begitu pekat tercium. Puluhan orang bahkan mengantri di kursi tunggu, menunggu giliran mereka dipanggil dokter yang akan memeriksa kesehatan tubuh mereka. Kyuhyun salah satunya. Tapi bukan dirinya yang diperiksa. Kyuhyun hanya menunggu hasil akhir yang diberikan dokter atas kesehatan istrinya. Hyejin tiba-tiba terkapar tak sadarkan diri begitu saja didepan ruangannya sesudah memberikan sekotak salad pada Jessica. Kyuhyun ingat bagaimana ia menggendong tubuh Hyejin yang terasa lebih ringan dari biasanya sambil terus menatap wajah pucat pasi yang terus menutup mata itu.
Kyuhyun tak habis pikir bagaimana bisa wanitanya kehilangan berat badan yang baginya sangat banyak itu? Hanya karena Hyejin tak sarapan pagi ini, apa bisa jadi seringan itu?
"Tuan Cho Kyuhyun." Panggil salah satu suster.
Kyuhyun dengan sigap berdiri dan mendekati suster yang tengah tersenyum padanya.
"Ada apa? Sudah selesai? Bagaimana keadaan-"
"Anda bisa langsung mengeceknya didalam. Dokter Kim juga masih didalam." Ucap Suster itu dengan penuh sumringah menatap Kyuhyun.
Tanpa ba-bi-bu Kyuhyun langsung masuk ke ruang pemeriksaan tempat Hyejin berada. Kyuhyun meneguk ludahnya. Tubuhnya lemas seketika. Hyejin berbaring diatas bankar rumah sakit dengan lemas. Wanita itu sudah sadar ternyata. Hyejin tersenyum lemah pada Kyuhyun.
"Sayang.." lirih Kyuhyun.
Pria itu pun berjalan mendekat. Dokter Kim tersenyum penuh arti sambil berusaha menunjukkan apa yang ada di layar monitor itu.
"Oppa.." panggil Hyejin.
Kyuhyun langsung memeluk istrinya hangat sambil mengecup pucuk kepala Hyejin berulang kali.
"Hye, apa yang terjadi?"
"Kurasa dokter Kim bisa menjelaskan."
Kyuhyun melepas pelukannya lalu menatap dokter Kim.
"Kau lihat ini Cho Kyuhyun-ssi?" Tunjuk dokter Kim pada layar monitor.
Kyuhyun tak yakin ia benar-benar melihat apa yang ditunjuk pria paruh baya itu. Hanya sebuah gambar buram. Dokter Kim hanya menunjuk serpihan kecil yang ada pada layar.
"Ini dia..buah cinta kalian." Seru dokter Kim.
Kyuhyun masih diam saja mengamati layar itu. Sejujurnya pria itu belum mengerti apa maksudnya. Hyejin bahkan tersenyum manis dan menatap Kyuhyun dengan binar di matanya.
"A-aku tidak-"
"Aku hamil, Oppa."
Deg
Kyuhyun menatap Hyejin dengan intens.
"Jangan bercanda." Ucap Kyuhyun sambil tertawa sinis.
"Kau pikir seorang dokter bisa bercanda ketika ia sedang bekerja?" Sahut dokter Kim.
Kyuhyun membuka mulutnya. Ia tak percaya. Sungguh tak percaya. Lalu tiba-tiba Kyuhyun menarik Hyejin untuk segera turun dari tempatnya tak lupa membawa tas wanita itu.
