Malam ini rumah Jesica lebih ramai dari biasanya. Bagaimana tidak, malam ini Jesica, Devano, Rayan, dan Hanan sedang merayakan awal pertemanan mereka yang diberinama SUN yang artinya Matahari.
Awalnya Jesica menolak jika pesta kecil-kecilan ini diadakan dirumahnya. Karena selama ini ia tidak pernah membawa teman kerumahnya kecuali Devano. Ia takut jika kedua orang tuanya akan memarahinya.
Namun ekspetasi Jesica salah besar. Bukannya marah pada Jesica karena membawa teman-temannya kerumah, orang tua Jesica malah senang.
Dan sekarang meraka sedang berada dihalaman belakang rumah Jesica.
Devano sibuk membakar jagung yang akan mereka santap bersama, Rayan sedang asyik menggombal Hanan yang sedang bermain gitar, dan jangan tanya lagi Jesica sedang apa. Jesica sedang menonton spongebob lewat ponsel milik Hanan.Itulah Jesica, Spongebob adalah prioritas baginya.
"Aaahhh ... gue haus," ucap Jesica yang telah selesai menonton spongebob.
"Mau gue ambilin minum?" tawar Devano.
"Gausah, gue pengen Rayan yang ngambilin," suruh Jesica menatap kearah Rayan.
Rayan yang sedang asyik bernyanyi bersama Hanan seketika menatap horor kearah Jesica.
"Kok gue sih, kan ada Devano," tolak Rayan.
"Devano lagi bakar jagung, emang lo gak liat apa dia lagi sibuk," ucap Jesica.
"Gua juga lagi sibuk nih," Rayan bersikeras menolak suruhan dari Jesica.
"Lo sibuk ngapain emang? Dari tadi juga lo gak ngapa-ngapain, gua cuman buat lo berguna itu aja kok,"
ucap Jesica."Emang dari tadi gua gak berguna gitu?" kesal Rayan.
"Iya, dari tadi lo gak berguna. Makanya gua nyuruh lo biar hidup lo itu berguna," ucap Jesica.
"Nah, bener tuh kata Jesica, lo hidup gak berguna," sambung Hanan.
Rayan menoyor kepala Hanan, "Yeu ... malah belain si Jesica ae lu bambank."
"Lo mau berguna kagak?" Devano juga ikut-ikutan membully Rayan.
"Iya-iya gua ambilin kalian minuman. Biar gua berguna," kesal Rayan lalu pergi menuju dapur Jesica.
"Yeu, baperan amat yahahaha," ucap Hanan, Jesica, dan Devano dengan kompaknya.
"Masih gue denger yah!" teriak Rayan.
Beberapa menit kemudian....
Rayanpun datang membawa dua kantong kresek besar yang berisi cemilan.
"Akuh kombek ... gak ada yang kangen Ayan?" Ucap Rayan seperti anak balita.
"Dih, najis." umpat Jesica dan membuat Devano dan Hanan tertawa.
"Eh, btw lo disuruh ambil minuman doang eh malah cemilan yang lo bawa," ucap Hanan sambil mengambil cemilan tersebut dari kantong kresek.
"Tenang ae, nih gua bawa minuman, yeay!" heboh Rayan sambil mengangkat kantong kresek yang berisi beberapa kaleng coca-cola.
Devano, Jesica dan Hanan hanya menatap Rayan yang heboh sendiri itu.
"Kalian jadi friend gak ada akhlak banget ye, temennya seneng malah didiemin." kesal Rayan.
"Udah, makan aja. Gausah banyak bacot," ucap Devano sambil memberikan jagung yang telah selesai ia bakar.
"Eh tunggu dulu, jangan langsung main makan aja," ucap Rayan.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Sun || On Going
Teen FictionJesica aprilia. Seorang gadis yang selalu memiliki banyak keinginan yang belum pernah ia lakukan. Ceria,itulah dia dan selalu saja bermain dengan kalangan pria. Bukan hanya bermain dengan kalangan pria saja bahkan cara berpakaiannya saja persis sepe...