Fiona pergi kesekolah. Mata pelajaran sekarang hanya membahas yang akan ada di ujian nasional. Masuk pagi seperti biasanya dan pulang siang, lebih cepat dari biasanya. Setelah pulang sekolah ia menghadiri perpisahan dengan teman-teman jurnalis yang akan diteruskan oleh adik kelasnya.
Sebelumnya Fiona sudah memberikan kabar ke Geffa takutnya, ia dicari.
Fiona
Tungguin gue di parkiran
Gue masih ada perpisahan sama anak mading
Lo gak lupa kan, hari ini kita belajar bareng !
Sepuluh menit kemudian Fiona mencoba mengecek chatnya dengan Geffa karena tidak ada notifikasi. Ternyata chat nya hanya dibaca.
"Kak Fi soal nya kemarin susah gak ?" Tanya adik kelas, namanya Ayu.
"Lumayan sih."
"Jadi takut kak kalau ujian, hasil tidak sesau yang kita ingin."
"Kalau yakin udah berusaha belajar dan berdoa pasti dapat sesaui harapan kita. Jangan takut entar gak maju-maju lagi. Pinggin cepet kuliah kan."
"Iya sih kak hehe." Senyum Ayu.
Fiona dan temen-temannya masing mengobrol tentang ujian nya kemarin. Membahas tentang soal sampai ke pengawas ruang ujian.
Pembahasan terputus karena Nisa masuk keruangan, bilang ke Fiona "Fi lo tahu gak, itu si Dinda yak ampun berduaan sama Geffa di lapangan."
"Lo gak salah lihat."
"Yampun mata gue masih normal kali, kalau gak percaya kesana sendiri deh."
"Emang mereka ngapain ?" Tanya Fiona sedikit ingin tahu.
"Gue gak tahu pastinya, eh tapi bisa aja itu si dinda nyatain perasaannya sama Geffa terus minta pacaran sama Geffa diterima sampai berduaan gitu di lapangan. Soalnya tadi duduknya deket banget, gue lihat dari belakang."
Fiona kesal. Jadi chatnya tadi hanya dibaca saja oleh cowok itu dianggapnya mengganggu waktunya dengan Dinda.
"Gue mau balik dulu ya." Pamit Fiona yang sudah menyampirkan tasnya.
"Jangan lo gimana sih foto-foto dulu dong." Saut Ifa.
"Ya udah cepetan, gue buru-buru." Jawab Fiona.
"Ih apaan sih Fi sabar dong, kayak ada yang nunggu lo aja. Lo kan jomblo." Ejek Nisa.
"Iya gue sadar diri, lagian kita masih bisa ketemu." Jawab Fiona.
"Lo itu tau gak, setiap kita bisa kumpul bareng kayak gini wajib hukumnya buat foto bareng." Saut Fauzia.
Mereka dan adik kelasnya berfoto bersama. Lumayan lama juga mereka mengambil gambar yang tidak ada habisnya. Fiona tertahan sampai tiga puluh menit dan mereka masih belum puas mengambil foto.
"Udah deh gue mau pulang." Ucap Fiona berjalan keluar ruangan cepat, sambil mendengar omelan temannya tidak memperbolehkan pulang "Bye bye guys, sukses untuk jurnalis berikutnya." Teriak Fiona sambil berlari keluar. Akhirnya bebas juga.
Fiona langsung berlari ke lapangan sekolahnya. Melihat lapangan kosong. Apa Nisa tadi mengarang cerita. Ia mengambil ponselnya melihat apakah ada chat masuk dari Geffa, ternyata tetap tidak ada.
Fiona berjalan menuju parkiran, memastikan jika cowok itu beneran tidak ada disana ia akan langsung menelpon dan memberikan ceramah kepada Geffa. Sampai parkiran ternyata Geffa terlihat duduk diatas sepeda montor sambil memainkan ponsel sambil memakai earphone. Fiona menarik sebelah earphone Geffa. Lalu mendapat protes dari Geffa.
KAMU SEDANG MEMBACA
RANKING 1 Vs RANKING 2
Novela Juvenil#1 - highschoolstory (03-06-2018) #2 - smastory (08-10-2020) #3- smastory (31-1-2021) Part selanjutnya akan di PRIVATE so FOLLOW dulu ya Dua insan yang tidak bisa bersatu. Mereka bersaing untuk mendapatkan ranking tertinggi di sekolahnya. Sebelumnya...
