Anyeong!!!!~~~~~~
Happy Reading
*
Dahyun masih tidak mau menampakkan dirinya. Setelah kejadian kemarin, entah kenapa ia malu bertemu dengan Jimin. Ia bahkan menyembunyikan seluruh tubuhnya di balik selimut. Sampai suara ketukan di pintu pun ia hiraukan.
"Dahyun, sampai kapan kau seperti ini. Ayo, sarapan."
Perlahan, terdengar suara langkah kakinya mendekat dan tak lama suara kunci di putar. Dahyun menampakkan wajahnya dengan membuka sedikit celah pada pintu. Jimin hanya mampu menghela napas.
"Ada apa?" Jujur, Dahyun tidak bisa mengontrol suaranya yang gugup.
"Ck! Sampai kapan kau akan di dalam terus, huh? Ayo keluar."
"Kau saja, aku tetap di rumah."
Jimin langsung menarik lengan Dahyun untuk keluar dari kamar, berakhir dengan Jimin yang melihat Dahyun masih menggunakan piyama satin putih polos miliknya. Bahkan wajahnya masih tampak membengkak karena baru bangun. Padahal, Dahyun sudah bangun beberapa jam yang lalu. Hanya malu menampakkan dirinya.
"Kau saja yang keluar, aku di rumah saja." Ucapnya sambil menghempaskan tangan Jimin.
Malu cuy. Baru bangun padahal.
"Tidak ada, kita harus keluar, titik."
"Baiklah, aku bersiap dulu."
Jimin mengangguk. Membiarkan Dahyun kembali masuk ke kamar dan bersiap-siap. Di dalam kamar, Dahyun berusaha mati-matian menetralkan detak jantungnya. Astaga! Ada apa dengan dirinya?! Kenapa bisa seperti ini!?
Ia segera keluar dari kamar dan mendapati Jimin masih berdiri di depan pintu kamar. Membuat ia terjengkit kaget.
"Astaga! Kau mengejutkanku."
Jimin masih diam di tempatnya. Menatap Dahyun kelewat intens, lantas menghela napas kemudian. Tidak menunjukkan wajah kesal karena menunggu gadis ini.
"Ayo!"
"Kita mau kemana?"
Jimin tampak berpikir, kemudian mengangkat bahu. Entahlah, ia hanya ingin Dahyun keluar dari kamar. Hal itu sukses membuat mata Dahyun membola. Tapi, masih tetap mengikuti Jimin sampai keluar dari rumah.
"Jim!"
Jimin menoleh, menatap Dahyun yang tengah menunduk setelah memanggilnya yang sepertinya ingin mengatakan sesuatu tapi terhambat entah apa itu. Ia tampak meremat jemari kecilnya. Bingung luar biasa.
"Jim!"
Kali ini Dahyun mendongak dan mata mereka bertemu. Jimin masih diam, menunggu apa yang akan gadis itu katakan. Dahyun menggigit bibir bawahnya. Jujur, ia bingung apa yang akan ia katakan.
"Ada apa?"
"Emm, itu, apa sebenarnya pekerjaan Daniel?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Fall In Love [Dahmin Version]✔️
Fanfic⚠️⛔ Mature Content, Romance, Family⛔⚠️ Jimin terjebak dalam dunia yang tak pernah ia ketahui. Di kejar layaknya buronan hingga ia dipertemukan dengan gadis yang mengatakan bahwa ia adalah si biang sial karena telah menggagalkan pertemuannya dengan s...
![Fall In Love [Dahmin Version]✔️](https://img.wattpad.com/cover/222590609-64-k389520.jpg)