TELAH DI TERBITKAN OLEH PEARL PUBLISHER
📍Tersedia di Shopee = pearbellis
***
Apa jadinya jika pria cuek dan gadis cerewet bersatu? Apa bisa bertahan? Atau malah sebaliknya?
Anisya adalah termasuk orang yang harus menyediakan kesabaran dalam jumlah...
Sebelum lanjut, aku mau ngucapin hepi anniversary buat 127 😘😘
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sengaja pake foto itu soalnya OT10 🙃, kangen Menang-Menang 🙂
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy reading gais...
***
“Nyonya Anisya harus meminum vitamin dan susu yang akan diberikan nanti malam, itu hanya untuk memberikan stamina kepada nyonya karena melahirkan secara normal, tenaganya habis terkuras”
“Baik dok”
“Kalau begitu saya permisi, sekali lagi selamat pak Doyoung”
“Iya, terima kasih dok”
Selepas kepergian dokter dari ruangan VIP ini, Doyoung melangkah maju mendekat kearah ranjang tidur Nisya yang sibuk memejamkan matanya, merasakan dinginnya ac menerpa tubuhnya. Beberapa saat yang lalu ia baru saja berjuang mengeluarkan satu orang anak berjenis kelamin laki-laki dengan cara normal, bayangkan bagaimana lelahnya Nisya berjuang mengeluarkan anaknya itu.
“Ada yang ngerasa sakit gak?” tanya Doyoung sembari mengusap kening Nisya yang masih berkeringat
“Iya” balas Nisya seadanya
“Apanya?”
“Ini loh anu nya aku masih nyut-nyutan karena jahitan, sakit banget kak. Ini kalo pipis bakal perih gak sih kak?”
“Yah mana aku tau, emang aku udah pernah ngelahirin apa?”
Dengan spontan Nisya membuka kedua matanya lalu memberikan tatapan tajam kearah sang suami yang sibuk tertawa menatapnya.
“Kan aku udah bilang sama kamu, gak usah normal kalo kamu gak pengen ngerasain sakit dibagian itu” ucap Doyoung
“Iya kak, tapi kalo operasi itu sakitnya bakal dibawa terus-terusan tau gak. Mending normal aja, sakitnya cuma sekali. Lagian, bukannya idaman ibu-ibu tuh lahiran normal yak?”