Hai pembaca baru maupun pembaca lamaaa, dimohonkan untuk menekan bintang dibawah, saya selaku Author sangat merasa tertekan melihat jumlah vote berbanding dengan viewers.
Kalian bisa lihat sendiri, tolong berikan vote sebentar untuk cerita ini ya❤
Happy Reading❤
.
.
KETUKAN sepatu mahal terdengar di lantai rumah yang terbilang besar.
Seorang Pria tampan bermata biru berjalan tenang melewati keluarganya yang sedang menikmati sarapan pagi bersama.
Disana ada Papa dan Mamanya.
"Harvy, tidak mau sarapan dulu? apa kamu mau langsung berangkat? kan kamu baru pulang dari London sayang" pertanyaan beruntun dapat di dengar pria bernama Harvy tadi.
Pria itu berhenti melangkah dan menoleh ke arah sang Mama "Tidak, akan ada penerimaan karyawan baru, dan aku harus cepat Ma" ucapnya tenang dan sopan.
Sang Mama, Deluna Barelico mengangguk paham, amat sangat tau alasan kenapa Putra bungsunya tidak mau sarapan bersama "Yasudah, hati-hati ya" ucap Deluna lembut.
Harvy mengangguk dan melanjutkan langkahnya, berjalan dengan aura kepimpinan yang terasa jelas, mampu membuat siapa saja segan kepadanya.
"Kesalahan kita dulu, besar sekali ya Pa.." lirih Deluna pada David, Pria paruh baya yang mirip sekali dengan Harvy hanya mampu mengangguk.
"Ya, sangat besar"
Sesampainya di luar, Mobil sport R3 hitam tersedia dengan apik di halaman rumah, halaman yang luasnya tak terkira dan cukup untuk membangun sebuah perkomplekan.
"Aku akan menyetir sendiri" selanya saat sopirnya hendak masuk ke kursi kemudia.
Harvy masuk tanpa menunggu jawaban apapun.
Pria itu adalah Tonio,supir pribadinya yang berusia 28 tahun, pria manis asal kota luar yang merantau demi kelangsungan hidup.
Tonio mengangguk "Baik Tuan" ucapnya sopan.
Harvy langsung melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah, melintasi pavling blok khas perumahan.
Pria tampan itu menatap pantulan dirinya dispion dalam mobil, manik biru lautnya berubah menjadi kuning cerah.
"Untuk apasih, mengadakan acara seperti itu, buang-buang waktu dan tenaga, lebih bagus aku kencan dengan Selena" cibiran itu terdengar.
Tatapan tenang kini berubah menjadi tatapan malas, bukan Harvy sekali.
Jangan mengacau Jack, dan jangan suka mengambil kesadaranku.
Jackob atau sering dipanggil Jack, sosok bermata kuning cerah yang menjadi kepribadian lain Harvy.
Sangat nakal dan bar-bar, suka bergonta-ganti pacar namun bagusnya dia tidak pernah ONS.
"Iya, terserah apa rencanamu hari ini Harvy, tapi nanti malam aku keluar" pesan Jack, kemudian bertukar tempat.
Warna mata yang terlihat adalah warna Hitam, bukan milik Harvy tapi jelasnya milik salah satu Kepribadiannya.
"Kenapa bertukar denganku.." Gumamnya malas. Sorot mata yang terlihat mengantuk dan tak bergairah.
Jhonson kembalilah tidur dan biarkan aku yang keluar.
Jhonson atau sering dipanggil Jhon adalah kepribadian pemilik mata hitam.
Tidak suka muncul dan hanya muncul ketika ingin menghadiri perlombaan antar Gamers Internasional.
Warna mata langsung berubah dengan cepat, dan kembali menjadi biru laut.
"Kalian membuatku lelah.." gumam keprustasian terdengar, Harvy melajukan mobilnya semakin cepat.
Jack dan Jhon hanya sebagian dari apa yang ada di dalam diri Harvy, masih ada yang lainnya yang siap mengacaukan segalanya.
Harvy Theodore, Pria tampan bermata biru yang berusia 22 tahun, CEO di H's Corp.
Sosok Harvy tidak dikenal media, karena Harvy menyembunyikan identitasnya dengan rapi.
Harvy penderita Alter Ego, yang selalu ditandai dengan perubahan warna mata, sifat asli Harvy Pendiam dan Kalem, berbeda dengan alternya.
Pria itu tak perduli dengan apa yang Alternya lakukan, yang jelas saat dia terbangun di pagi hari, dia sudah berada di kamarnya sendiri.
Entah apa yang Alternya lakukan setelah mengambil kesadarannya, Harvy tak ambil pusing karena yang terpenting perusahaannya tidak terganggu.
Harvy benci anak kecil, benci bau susu dan semua yang berhubungan dengan anak-anak, dan Harvy menghindari 1 sifat yaitu "Manja".
Tbc.
Revisi✔️
KAMU SEDANG MEMBACA
My Alter Ceo [End]
RomanceDari Akuntan malah lari ke Baby sitter? Itulah yang Milky rasakan setelah bertemu dengan Harvy, Ceo tampan pemilik Alter Ego. "Pak? Anda baik-baik saja?" "Eung, alo tatak antik keyayin atu ayki" "Mampus..dia kerasukan.." Dan Milky harus bersabar ka...
![My Alter Ceo [End]](https://img.wattpad.com/cover/240462570-64-k234827.jpg)