Hey, Vote, komen, jangan, lupa, Cheese 👍.
Author Pov.
Harvy menatap kesal David, benar apa yang Harvy bayangkan, Papanya memberikan tugas yang aneh, buktinya saat ini Harvy disuruh nguras kolam renang yang ada di rumah utama.
Lihat saja kini Harvy hanya mengenakan singlet putih dan celana pendek berwarna hitam, poninya diikat apple hair, pelakunya yang tak lain adalah Milky.
Setelah membawa keperluan Milky tadi, kini Milky resmi tinggal di Rumah Utama, dan dia tengah menemani Harvy di taman belakang rumah, Harvy sudah membuang air kolam, dan dia sedang menggosok lantai kolam renang yang berlumut.
"Ish, Papa disini kan ada tukang kolam! Kenapa Harvy yang disuruh sih!?" Seru Harvy kesal, ingin rasanya dia melempar sikat lantai ini ke wajah sok Papanya.
"Tapi Papa maunya kamu yang bersihin, berbaktilah pada orang tua" Ucap David tenang, dia dengan santainya meminum air kepala muda.
Milky berjongkok di pinggir kolam, mengamati kegiatan Harvy yang menyikat lantai kolam dengan terpaksa "Semangat sayang, kalau selesai nanti kita pergi jalan-jalan ke Mall ya" Ucap Milky.
Harvy menoleh bahagia, dan dengan semangat 86 dia menggosok lantai kolam, menyiramnya lagi, menggosoknya lagi, pokoknya Harvy sudah semangat lagi.
Milky tertawa pelan, dia berjalan menjauhi kolam dan masuk ke dalam rumah, hendak membuatkan minuman dingin untuk Harvy, sedang asik-asiknya dengan kegiatannya.
"Itu calonnya Tuan Harvy ya?"
Milky terdiam, telinga tajamnya mendengat julid yang beredar diudara "Iya benar, lihat calonnya sangat cantik, kok mau ya sama Tuan Harvy yang tak waras itu."
Milky kira, dia akan di julid in mereka, tapi ternyata julid in Harvy, Milky tak sadar sudah mengiris sedikit jarinya sampai berdarah, dia tadinya sedang memotong lemon.
Tapi keasikan nguping jadinya keiris, Milky tak perduli dengan lukanya, dengan segera dia mendatangi 2 pelayan tadi, dan berdiri di depan mereka.
Membuat keduanya kaget "Eh! Nona Milky" Kaget salah satunya.
Milky bersidekap dada "Kalian kenapa bilang Harvy gak waras? Yang ada kalian yang gak waras nyeritain Putra majikan kalian di rumahnya sendiri" Oceh Milky sebal.
Kedua pelayan itu menunduk takut "Maafkan kami Nona, kami cuma heran kenapa Nona mau sama Tuan Harvy yang pernah masuk RSJ, buat apa tampan tapi ada masalah kejiwaan" Jelas yang satu lagi.
Milky menatap dingin kedua pelayan itu, mengepalkan kedua tangannya, tak memperdulikan jarinya yang sudah meneteskan banyak darah ke lantai.
Milky memotong jarak diantara keduanya, dan mengintimidasi mereka dengan tatapan tajam Milky "Dengar ini, buat apa kesempurnaan fisik maupun mental, tapi tak bisa membahagiakan siapapun, buat apa memiliki segalanya, tapi untuk bahagia saja tak bisa, kesempurnaan fisik tak menjamin segalanya, kenapa aku menerima Harvy, itu murni dari keinginanku" Jelas Milky dengan suara dinginnya.
Dua pelayan itu merasa kan aura mencekam, mereka berkeringat dingin melihat tatapan intimidasi dan ucapan Milky, tak menyangka jika wanita itu akan semarah ini, dan marahnya berbeda dengan ke 3 nyonya mereka.
Jika Nyonya Deluna marah, dia akan mengoceh sepanjang hari, jika Nyonya Amira Istri dari Putra pertama disini marah, dia akan diam saja, dan jika Nyonya Wanda marah, dia akan menegur dengan lembut.
Namun kini, calon Nyonya baru mereka sangat mengerikan, cocok sekali dengan Tuan Harvy mereka.
Tap Tap Tap.
Mereka menoleh ke kanan saat mendengar langkah kaki itu, ternyata Harvy sudah selesai membersihkan kolam renang dan kini berjalan berdua bersama Papanya.
"Milky~" Seru Harvy senang, mempercepat langkahnya agar sampai pada pujaan hatinya, tapi dia langsung terpaku saat melihat darah menetes dari jari Milky.
Wajahnya mengeras dan tatapannya menajam "Apa yang terjadi!?" Tanya nya tajam, dia menggenggam tangan Milky dan melihat jarinya sudah berlumuran darah.
Dengan luka sayatan lebar disana "Milky! Katakan bagaimana ini bisa terjadi!?" Paksa Harvy, tatapannya tajam sekaligus kalut, dia kembali melihat darah menetes dari tubuh Milky.
Milky menarik tangannya "Tadi lagi motong lemon, lalu tersayat" Jawab Milky tenang.
"Lantas kenapa tidak diobati!? Kenapa malah diam saja!?" Seru Harvy lagi.
"Ini aku lagi mau minta obat sayang, uda jangan marah-marah" Ujar Milky tenang, kemudian menatap 2 pelayan yang masih diam membeku itu.
"Saya minta obat merah dan kain kasa ya, tolong" Ucapnya lembut, namun keduanya menyadari nada tajam di dalamnya, mereka langsung mengangguk dan pergi.
Harvy membawa Milky menuju wastafel, dan membasahi luka tadi dengan air mengalir "Aku tuh khawatir, jangan terluka lagi, lain kali hati-hati" Gerutu Harvy sebal.
"Iya-iya" Guman Milky tak ingin memperpanjang masalah, sedangkan David memilih untuk pergi menuju suatu tempat.
Ternyata dia menemui 2 pelayan tadi dan bertanya "Bagaimana? Apa reaksi Milky?."
Keduanya masih pucat "Nona Milky sangat menyeramkan Tuan, dia marahnya menyeramkan sekali, tatapannya membuat kami takut, namun Nona Milky nampak sangat mencintai Tuan Harvy, dia sangat emosi saat kami mengatakan jika Tuan Harvy tidak waras" Ujar salah satunya.
David menganggukan kepalanya, ternyata calon menantunya yang satu ini berbeda dari yang lainnya, lebih ke tipe sadistic, lumayan untuk meneruskan sifat sadis David.
"Bagus, Tugas kalian selesai, silahkan kembali bekerja" Ujar David tenang.
Yah, sebenarnya itu akal-akalan David saja untuk melihat bagaimana reaksi calon menantu terakhirnya saat mendengat olokan tentang Harvy, dan ternyata hasilnya diluar perkiraan.
"Menarik" Gumamnya senang, dia masih ada 1001 rencana lainnya untuk menguji kesetiaan Milky.
Tunggu saja rencana lainnya yang akan segera David lancarkan, dipastikan akan sangat menyenangkan.
Emang David uda tua bangka gatau tua, masih aja demen ngerjai calon menantunya. Jika dulu Wanda pernah hampir menikah lagi karena David menjebak Gadis itu dengan mengatakan jika Zeral menikah dengan gadis lain.
Tapi untuk Milky, sepertinya akan sedikit ekstreme, melihat bagaimana sifat dan reaksi Wanita itu.
Tbc...
GOOD NIGHT~
KAMU SEDANG MEMBACA
My Alter Ceo [End]
RomanceDari Akuntan malah lari ke Baby sitter? Itulah yang Milky rasakan setelah bertemu dengan Harvy, Ceo tampan pemilik Alter Ego. "Pak? Anda baik-baik saja?" "Eung, alo tatak antik keyayin atu ayki" "Mampus..dia kerasukan.." Dan Milky harus bersabar ka...
![My Alter Ceo [End]](https://img.wattpad.com/cover/240462570-64-k234827.jpg)