Author Pov.
Baik Milky dan Harvy sudah kembali ke Indonesia, Milky kembali tinggal bersama Harvy di apartemen, sesekali Milky akan pergi ke Toko Permen dan berbincang dengan Alya dan Diva.
Tapi beberapa hari terakhir, sikap Harvy sedikit berbeda, Harvy sering pulang larut dan perbincangan diantara mereka semakin berkurang.
Milky sedang duduk di sofa yang terdapat di Toko permen Jidan, hari ini Milky memutuskan untuk bersantai dan menenangkan pikirannya di sana.
"Kak Milky kenapa?" Tanya Alya penasaran, melihat kekasih bos kekasihnya itumembuat gadis 22 tahun itu penasaran.
Milky menoleh sebentar "Gak papa, cuma lagi bingung dengan sikap Harvy akhir-akhir ini" Jawab Milky tenang.
"Memang Pak Bos kenapa?" Celetuk Diva yang sedang berpangku tangan.
"Harvy bersikap sedikit berbeda, dia terasa.....semakin menjauh dariku" Jawab Milky.
"Ayo ke kantor Pak Harvy, agar Kakak bisa tanyakan langsung, tak boleh berburuk sangka pada calon suami Kak" Ucap Diva yang tumbenan dia bijak.
Milky mengangguk, sepertinya apa yang Diva katakan itu benar, Milky tak boleh berburuk sangka dulu, sebaiknya Milky langsung menanyakan saja padanya.
"Tapi dengarkan curhatan aku dulu~" Diva dan Alya saling pandang, sepertinya mereka akan menjadi tempat curhat Milky hari ini.
.
.
Kantor Pusat H's Corp.
Seorang wanita cantik berjalan dengan eloknya di koridor kantor, pakaian ketatnya yang hanya sebatas pertengahan paha mengundang syahwat para pegawai disana.
Lipstick merah merekah menghiasi bibirnnya, payudara besarnya yang sengaja di busungkannya, ingin menunjukan pada dunia bahwa dia adalah wanita menawan yang luar biasa.
Palingan juga suntik silikon-Batin Nay.
Nay tadi tak sengaja berada 1 lift dengan wanita itu, parfumnya sangat menyengat dan membuat Nay pusing. Wanita itu berjalan di lorong lantai 30, dan meja milik Ainun sudah terlihat.
Saat wanita itu hendak masuk ke dalam ruangan Harvy, Ainun lantas menghentikannya "Maaf Buk, tapi atasan saya sedang tak bisa diganggu" Ucap Ainun masih ramah.
Wanita tadi menatap angkuh Ainun, eyeliner tajamnya memicing "Lo gatau Gue siapa? Berani banget cewek buriq kaya Lo ngelarang Gue masuk" Sinis wanita itu.
Ainun tersenyum tak sampai mata mendengar ucapan wanita menor itu "Jalang brengsek, cewek gatau malu yang uda gak pewe lagi, ini perintah langsung dari atasan agar menghentikan hama sepertimu supaya tidak masuk ke ruangan atasan saya" Ucap Ainun datar seraya menatap rendah Wanita itu.
Wanita tadi sudah sangat emosi, wajahnya memerah padam dan tanpa tedeng aling dia langsung menerobos masuk, Ainun panik mengejar wanita itu.
Brak!
"Harvy!! dimana Jackob!?"
"Maaf Pak saya sudah berusaha menghentikan wanita ini Pak"
Harvy yang sedang mengetikan pekerjaannya lantas berhenti, menatap dingin wanita itu "Mau apa kau?" Tanya Harvy dingin.
Wanita itu mendengus, kemudian berjalan mendekati meja Harvy dan duduk diatasnya, merendahkan tubuhnya agar Harvy melihat belahan dadanya "Aku mau ketemu Jackob, milikku rindu dimasuki milik Jackob" Ucapnya sensual.
Ini masalahmu Jackob, sebaiknya kau selesaikan segera.
Cetus Jilbert.
Selesaikan, atau hubungan kita dengan Milky hancur lagi.
Ucap Judith.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Alter Ceo [End]
RomanceDari Akuntan malah lari ke Baby sitter? Itulah yang Milky rasakan setelah bertemu dengan Harvy, Ceo tampan pemilik Alter Ego. "Pak? Anda baik-baik saja?" "Eung, alo tatak antik keyayin atu ayki" "Mampus..dia kerasukan.." Dan Milky harus bersabar ka...
![My Alter Ceo [End]](https://img.wattpad.com/cover/240462570-64-k234827.jpg)