Gak yakin sih banyak yang mau join, tapi Link Grub Wa sudah ada di Bio ya, yah cuma Grub Wa biasa sih, untung saling mengenal aja, hehe yang mau join, join aja gapapa 💞, kontak Ryn yang namanya 'You can call me Ra'.
Author Pov.
Harvy sudah selesai mandi wajib, dan sekarang dia tentu saja sedang bermanja dengan Milky, mengabaikan para pegawainya yang menatapnya geli.
"Uy, gak nyangka Pak Harvy semanja itu sama Kak Milky" Celetuk Nana pelan, Alya menoleh mendengar celetukan itu "Pak Harvy memang semanja itu, baru tau kan" Ceplos Alya.
Biasanya sih yang mereka lihat dari Pak Harvy adalah Kegalakan, dan ketegasannya, tapi sekarang yang dilihat adalah kemanjaan seperti hewan peliharaan.
"Btw Na, siapa yang kakak, siapa yang adik antara kamu dan Lana?" Tanya Milky, tangannya masih mengelus kepala Harvy dengan lembut.
Nana dan Lana menoleh bersamaan "Ouh, Nana yang adik, Lana yang Kakak" Jawab Nana sopan, Milky sontak mengangguk paham.
"Btw Fifi pendiam ya, memang gitu?" Tanya Milky lagi.
Fifi mengangguk singkat tanpa bersuara "Kak Milky, kok kakak bisa di RS sih?" Tanya Selly penasaran, Milky baru saja hendak menjawab, tapi ketukan singkat dan pintu yang terbuka menghentikan niatnya.
Ternyata seorang Suster dan Delta masuk ke dalam ruang inap, Suster yang bernama Ratna itu meletakan nampan berisi makanan milik Milky.
"Nona Milky, nanti jangan lupa makan siang dan setelah itu minum obatnya, terima kasih" Ucap Ratna sopan kemudian berjalan keluar.
Sedangkan Delta berdiri di sebelah ranjang Milky, Harvy yang mendapat radar musuh kini bangun dan menatapnya tajam.
"Aku bawa buah aja gapapa kan?" Ujar Delta lembut seraya meletakan bingkisannya ke meja yang tersedia, Milky mengangguk saja.
"Gapapa kok Kak"
Para pegawai kini menatap penasaran, kenapa Kepala Akuntan mereka ada disini, ada hubungan apa Tuan Delta dengan Milky "Pak Delta kok disini?" Celetuk Fifi datar.
Semua menatap kearah Fifi, sedikitnya bangga dengan kefrontalan Fifi saat ini "Ah, saya mau jenguk sahabat saya, memang gak boleh?" Tanya Delta santai namun tatapannya tajam.
Fidi mengedikan bahunya "Modus Pak, bersembunyi dibalik kata sahabat" Seloroh Fifi santai disertai tatapan mengejeknya, Selly langsung membekap mulut Fifi agar tak berlanjut.
"Tenanglah, Makasih uda jenguk Kak, apa enggak ngerepotin nih?"
Delta sontak menggeleng, tatapannya melembut jika menatap Milky "Enggak kok, untuk kamu apapun pasti enggak ngerepotin aku" Bisik Delta lembut.
Brak!
Prang!
"Jauh-jauh kau bencong, jangan dekat-dekat kekasihku"
Harvy mendorong kuat bahu Delta sampai membuat Pria itu terdoron dan menabrak meja, mengakibatkan nampan berisi makanan tadi jatuh berceceran ke lantai.
Opet yang berada tak jauh dari tempat jatuhnya makanan, harus menerima cipratan dari kuah gulai yang tumpah "Pft...anjir.."Umpatnya pelan saat merasakan kuah hambar di bibirnya.
"Mau aku bersihin Pet? Pakai bibir tapi, hehe" Celetuk Alya, membuat mereka semua menatap tajam Alya, dia menggoda disaat yang tidak tepat.
Opet hanya mendengus kasar, sedikitnya bingung kenapa bisa jatuh cinta pada Alya, apa saat itu Opet lupa pakai kaca-mata? Sampai dia rabun dan tak sadar jatuh cinta pada gadis cantik itu.
"Brengsek!" Umpat Delta tajam, dengan segera dia mendekat dan menarik kaus Harvy.
Buagh!
"Kyaaaa!!"
Lana berteriak pelan saat melihat adegan pukulan itu, dia tak suka keributan, para perempuan menepi dan mendekati ranjang Milky.
"Pak tenang Pak, elling Pak elling" Ucap Dray panik, dia berusaha memisahkan keduanya yang masih baku hantam.
"Pukul terus Pak! Ayo semangat!!" Dengan riangnya Diva memberikan semangat pada kedua Pria tampan ini, Milky sendiri hanya menatap datar keduanya.
"Ya Allah, Ya Tuhanku, berhenti atuh Pak, woilah berhenti Pak!! Entar kamar Kak Milky ancooooorrrr" Panik Grays melihat adegan itu, dia panik, apalagi keduanya baku hantam menyerempet ke bagian Televisi dan meja kaca.
Disaat yang lain lagi panik, Milky malah santai makan kuaci "Kak Milky!!, gimana tuh Kak!?" Seru Nana panik.
Milky menelan dulu biji kuaci dimulutnya "Berhenti" Ucapnya singkat dan keduanya langsung berhenti baku hantam, keadaan yang sudah tak lagi rapi, pakaiannya sudah compang-camping.
Milky menatap datar keduanya, dia tetap duduk di ranjangnya dan saat ini bersidekap dada "Aku saranin ya, kalau mau baku hantam di luar aja, kalau mau bunuh-bunuhan di luar aja, oke" Ketus Milky.
Harvy dan Delta menundukan kepala mereka "Maaf Milky" Ucap keduanya serentak, Milky tak menjawab dan hanya diam saja.
"Wow, bagaimana itu bisa terjadi?" Gumam Selly tak habis pikir.
"Kekuatan Kak Milky luar biasa, Daebak" Gumam Nay speechles.
"Lebih baik kalian keluar, Harvy kata Papa kamu harus pulang ke rumah, Papa mau ngasih kamu tugas, dan Kak Delta terima kasih untuk kunjungannya, tapi sepertinya lebih baik kakak juga ikutan keluar" Ucap mutlak keluar dari bibir ranum Milky.
Keduanya berdiri dan mau tak mau menuruti keinginan Milky, berjalan lesu menuju pintu.
"Minggir bencong!" Sentak Harvy saat mereka di dekat pintu.
Delta menyenggol kuat bahu Harvy, sampai pria itu terdorong ke kanan dan menabrak dinding "Anjing!" Umpat Harvy dan menerjang Delta.
Brak!
Buagh!
Duagh!
"WOI UDA WOI!!"
"KALEM PAK OY KALEM PAAAAK!!"
"ASTAGFIRULLAH!! OPET BANTUIN GW OPET!! JANGAN CIPOKAN LO DISITU!!"
"ASTAGA KALEM NAPASIHHH!! YA ALLAH BERHENTI GELUT ATUH PAAAAAAK!!"
para lelaki lagi panik-paniknya menenangkan, Milky mah bodo amat, dia saat ini sedang berdiskusi dengan para perempuan.
"Kalian bisa bantuin aku gak?" Tanya Milky, mereka sontak mengangguk.
"Bantuin apa Kak?" Tanya Nana penasaran.
Milky tersenyum lebar "Nanti malam kalian kemari, bantuin aku buat pergi ke bandara, jangan kasih tau pacar kalian, kalau ditanya jawab aja kalau Aku minta bantuan kalian untuk nemenin aku disini, oke"
Mereka langsung mengangguk setuju, lagipula membantu Milky juga termasuk dalam mottonya H's Corp nomer 1.
01.Membantu dan menolong Milky Aprillina, adalah keharusan bagai setiap Pegawai H's Corp, mutlak tak terlawan. Pemecatan bila ada yang berani melanggar.
See~
Tbc...
Bagi yang mau join, silahkan~
KAMU SEDANG MEMBACA
My Alter Ceo [End]
RomansaDari Akuntan malah lari ke Baby sitter? Itulah yang Milky rasakan setelah bertemu dengan Harvy, Ceo tampan pemilik Alter Ego. "Pak? Anda baik-baik saja?" "Eung, alo tatak antik keyayin atu ayki" "Mampus..dia kerasukan.." Dan Milky harus bersabar ka...
![My Alter Ceo [End]](https://img.wattpad.com/cover/240462570-64-k234827.jpg)