part 27

6.6K 655 20
                                        

"Hans, panggil aku Hans."

"Baiklah Hans, jadi aku harus apa?" tanya Alexa yang sudah sangat antusias dengan apa yang akan dilakukan nya nanti tanpa memperdulikan Daniel yang di belakang nya yang sedang memikirkan hidupnya nanti kalau Aldrich mengetahui apa yang dilakukan Luna nya.

"Nyawa ku berada diujung tanduk sekarang," ucap Daniel melihat tingkah Alexa. 

Alexa terlihat sangat senang ketika Hans memberikan pisau kecil seperti anak kecil yang diberi sebuah lolipop warna warni.

"Lalu aku harus apa?" tanya Alexa.

"Kau lempar kearah sana, harus tepat berada di titik kuning yang berada di tengah." Hans menunjukan kearah papan sasaran yang berada di depan nya.

"Hanya itu?" 

"Hey kau jangan merasa itu hal yang mudah, kau memegang pisau nya saja salah," sahut Daniel yang sendari tadi memerhatikan .

"Pegang seperti ini." Hans mencontohkan bagaimana cara memegang pisau nya dengan benar.

"Seperti ini?" tanya Alexa mengikuti arahan Hans.

"Iya seperti itu."

"Tapi apa aku hanya berlatih seperti ini? aku ingin berlatih menggunakan pedang," ujar Alexa.

"Luna kau jangan terlalu meremehkan seperti itu," ucap Daniel.

"Kau bisa berlatih lain nya kalau kau bisa melempar tepat pada sasaran ditengah," kata Hans.

"Benar?"

"Iya."

"Aku bertaruh, kalau kau bisa aku akan menuruti semua ucapan mu, dan kalau kau..."

Daniel dan yang lain nya tersentak melihat Alexa dalam sekali lemparan bisa tepat pada sasaran, sangah tepat berada di tengah. Yang lain nya sampai terdiam melihat Luna mereka melakukan hal yang tidak pernah mereka pikirkan, apalagi Luna mereka adalah manusia. 

"Kau harus menepati ucapan mu Daniel." Alexa menatap Daniel yang ternganga melihat apa yang barusan terjadi. Semua nya begitu cepat berlalu sampai tidak ada waktu bagi Daniel untuk kembali menarik ucapan nya walaupun hanya sedetik.

"Ayo ajari aku yang lain nya," ucap Alexa pada Hans yang juga masih tidak percaya dengan apa yang Luna nya lakukan. Hanya sekali? hanya sekali lemparan dan itu lemparan pertama nya dan langsung tepat pada sasaran? bahkan Hans saja ia harus melakukan berulang kali untuk bisa melempar tepat pada sasaran.

"Yang benar saja? aku saja harus melakukan berkali-kali," ucap Daniel yang masih tidak percaya.

"Kau bodoh berarti," sahut Alexa yang tidak hanya menyakiti perasaan Daniel saja tapi hampir seluruh yang ada di ruangan ini.

"Kau tidak hanya mengatai diri ku kau tau." Daniel menatap Alexa kesal.

"Ayo Hans ajari aku yang lain nya," ajak Alexa tanpa memperdulikan ucapan Daniel.

"Ah iya, hmm... kau harus melempar tiga pisau dititik yang sama dulu." Hans sengaja mengatakan itu karena masih tidak percaya dan ia juga tidak tau harus mengajari apa lagi karena takut Luna nya terluka lalu Alpha akan menghabisi diri nya. Dan lagi, ia tidak menyangka kalau Luna nya akan bisa melempar pisau itu tepat sasaran hanya sekali lemparan, ia pikir Luna nya akan bisa sampai setidak nya tiga hari.

"Sudah," ucap Alexa yang sudah kembali melempar keduaa pisau lain nya yang semua nya tepat sasaran. 

Mereka yang melihat aksi Alexa berdecak kagum dan tidak percaya kalau Luna mereka yang bernotabene sebagai manusia tidak sebodoh yang mereka pikirkan. 

You're Mine!!! (Werewolf)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang