"Kau ingin imbalan apa?" Tawar Axton.
Mike mengetukkan jari ke dagu nya, berpikir. Mike melirik Aldrich dan tersenyum.
"Alexa."
"Aku akan membunuh mu, kau tau itu," balas Aldrich menatap tajam Mike.
Mike tertawa mendengar ucapan Aldrich. Mike tentu saja tau apa yang akan terjadi kalau sampai dirinya menyentuh Alexa, Aldrich sangat lah posesif.
"Aku hanya bercanda, tenang lah." Mike masih tertawa.
"Bisa-bisa nya kau bercanda di saat seperti ini?" Daniel menatap Mike kesal.
"Terserah diri ku, kenapa harus kau yang mengatur diri ku?"
"Aku hanya tidak suka saja dengan mu."
"Kau pikir aku menyukai mu? Cih, aku menyukai Alexa bukan kau."
Ucapan Mike membuat tatapan tajam Aldrich dan Axton tertuju pada nya.
"Lihat, lihat lah penghisap darah ini, bunuh saja cepat," ucap Daniel pada Mike.
"Hey, tentu saja aku menyukai Alexa dari pada diri mu. Coba saja kau tanya Jay, Axton dan yang lain nya pasti mereka juga memilih Alexa daripada diri mu itu," ujar Mike.
"Benar juga, aku lebih memilih Alexa dari pada Daniel," sahut Axton.
Aldrich lalu melemparkan tatapan tajam nya pada Axton.
"Hey hey bukan begitu maksud ku, tapi dari pada memilih Daniel kan lebih baik memilih Luna kita kan, Alexa," bela Axton karena tidak mau kembali bertengkar karena Alexa.
"Sudah ku bilang, menyertakan Daniel dan Mike di dalam pertemuan serius tidak lah bagus," sahut Jay.
"Hey!" pekik Daniel bersamaan dengan Mike karena tidak terima di sebut sebagai pembuat rusuh.
"Dia duluan yang memulai nya," tuduh Mike pada Daniel.
"Enak saja menuduhku, kau yang menyebalkan," bantah Daniel.
"Sudah ku bilang kan."
"Ya benar, jadi bisa kau bawa Daniel pergi Jay, sebelum Aldrich sungguhan marah," ujar Axton yang di angguki oleh Jay.
"Ayo Daniel pergi." Jay berdiri sambil menarik Daniel untuk bangun dan pergi dari ruangan ini agar tidak mengganggu percakapan mereka.
"Urusan ku belum selesai dengan penghisap darah itu."
"Ini bukan pertemuan untuk menyelesaikan masalah kalian, ayo."Jay menarik Daniel untuk mengikuti nya.
"Ya bagus, bawa dia pergi jauh-jauh," usir Mike.
"Sialan kau," teriak Daniel bersamaan dengan suara pintu tertutup.
"Sudah jauh lebih tenang," ucap Mike sambil menenggak minuman yang berada di depan nya.
"Kalian ini sulit sekali akur."
"Ya begitu lah," balas Mike sambil kembali meletakkan gelas yang sudah kosong. Jangan heran kenapa Mike yanng bernotabene sebagai Vampir bisa minum seperti itu, padahal harusnya dia itu hanya meminum darah saja kan. Itu semua karena air yang di sediakan di meja itu bukan lah air mineral biasa, tapi air yang biasa untuk menghagatkan tubuh yang biasa di minum Alexa itu, itu bukan lah air biasa kan. Jadi, Mike tidak masalah ketika meminum nya.
"Nanti akan ku berikan berkas perusahaan ku untuk kau pelajari dulu," ucap Aldrich sambil menyandarkan tubuh nya ke bangku.
"Aku bahkan belum menyetujui dan meminta imbalan nya."
KAMU SEDANG MEMBACA
You're Mine!!! (Werewolf)
WerewolfRate 18+!!! Bagaimana perasaan mu dikejar-kejar oleh pria-pria aneh dan bertemu dengan pria tampan yang ternyata bukan lah manusia. Dan tinggal dirumah teman baru yang ternyata mereka juga bukan manusia. Aku selalu berfikir apa hanya aku saja yang...
