Bel-bel surgawi pun datang .. ya itu adalah bel pulang sekolah. Kiara langsung membereskan semua barangnya dan bergegas menuju toilet.
"Ra," panggil Lisha. "Habis ini ke toko buku yukk!" Lanjutnya.
"Sorry ya, Sha. Gue gak bisa, habis ini gue ikut kakak gue pergi."
"Yahh.. yaudah dehh, besok bisa gak??"
"Bisa emangnya lo mau beli apa?"
"Itu lohh ada novel terbaruu!"
Kiara pun segera keluar dan mengganti seragamnya dengan baju pergi. Ia tidak ingin berlama lama sebab Dino sudah menunggunya diluar. Setelah selesai Kiara pun langsung keluar menuju gerbang dan melihat Lio
"Loh.. kak Lio gak siap-siap tanding?" Tanya Kiara kebingungan.
"Gak, tuker tadi sama Dino"
"Widihh seru nihh"
"Ohoho ya jelas lah sama gue mah seru"
"Maksudnya nanti pasti lebih seru pertandingannya"
"Untung hati gue terbuat dari baja"
"Aelah canda kak Lio"
"Yaudah naik gih. Pegangan."
"Gak ah, modus"
"Peti mahal loh"
"Ck.. iya-iya ngancem amat"
Sedari tadi sebenernya para anggota Revexal mengamati Kiara dan Lio. Angga juga sempat ikut mengamati lalu pergi ke parkiran untuk mengambil motornya.
"Gercep juga si Angga pasti mau ngikuti Kiara" tebak Nathan yang ternyata benar
"Sok tau lo mah" ucap Gilang
"Lehh beneran lah", ucap Nathan lalu menoleh karena mendengar suara motor Angga begitupun anggota lainnya
"Mau kemana lo, Ngga ??" Tanya Chris
"Kiara"
"Ohh yaudah pergi sono. Noh kan gue bilang apa"
"Iye cenayang emang lo"
"Titisan"
Lalu lintas di kota Jakarta sore ini padat sehingga membuat Angga harus bersabar menghadapinya, sekarang Angga sedang ada di belakang motor milik Lio dan Kiara. Keduanya nampaknya sangat bahagia. Cemburu ?? Mungkin saja karena Angga pun masih manusia yg memiliki perasaan. Mata setajam pisau sudah ada dibalik helm full face Angga.
"Udah sampe" kak ??" Tanya Kiara
"Iya, udah kok"
"Yaudah nih helm nya"
"Oke yok masuk!"
Ya, disinilah akhirnya Kiara berada di sebuah bangunan yg ramai dan padat orang. Semua orang orang disini memang datang untuk menonton pertandingan basket namun juga ada beberapa yg memilih untuk mencari cogan. Karena semua pemain basket nanti adalah cogan cogan yang berkeliaran dan berbakat.
"Nah Kiara lo duduk disitu dulu ya" Tunjuk Lio pada tempat yg berada di barisan paling depan
"Yang paling depan, kak?"
"Iya, yang masih kosong"
"Kak Lio emgnya mau kemana?"
"Toilet bentar"
Kiara pun langsung duduk di bangku paling depan yang sudah memang sejak awal sudah disiapkan untuk anggota Severfold dan juga Kiara.
"Loh Kiara udh dateng" ucap Dino yang sadar akan kehadiran Kiara
"Hehe .. iya, kak. Btw kak Devan mana?" Tanya Kiara yg kebingungan karena tidak melihat Devan
"Eh .. eh siapa ya? Lepass ihh" pinta Kiara karena ada menutup matanya dengan kedua telapak tangan
"Siapa yaa?" Tanya Devan berpura pura tak tau padahal ia memang sengaja mengerjai Kiara
"Kak Devann!"
"Hehe .. udah dateng lo ?" Tanya Devan membuat Kiara semakin gemas
"Belum! Masih diajalan!!"
"Oh.. yaudah cepet sampe ya" goda Devan
"Tau gini pulang aja gue dah lah" ucap Kiara kesal dan Devan tau itu bahwa adiknya sedang ngambek mode on. Dia pun menarik lengan Kiara.
"Apasih ?!"
"Yee.. ngambekan lo mah. Yaudah maaf ntar mau ice cream berapa?"
"LIMA!" Ucap Kiara kegirangan, jika mendengar kata ice cream maka Kiara akan sangat semangat memang
"Kebiasaan! Yaudah nanti ya"
"Oke oke okee !!"
Ya itu adalah Kenzi anggota Severfold, sebenarnya masih ada anggota lainnya yaitu Arga, Valen dan Marco.
KAMU SEDANG MEMBACA
ASMARALOKA [END]
DiversosFOLLOW SEBELUM MEMBACA 💕 Seorang pemimpin geng terkenal tidak lain adalah Angga Pratama. Dia kejam dan juga tegas dalam memimpin. Dia juga tidak akan segan-segan untuk membunuh orang yang sudah melukai anggotanya ataupun gadisnya. Otaknya yang cer...
![ASMARALOKA [END]](https://img.wattpad.com/cover/234810554-64-k741832.jpg)