bab 62

907 148 19
                                        

Karena fotonya yang diblur, semua orang mengira kalau dirinya adalah Jisoo. Itu sebabnya banyak artikel menyebutkan kalau Jisoo cukup dekat dengan Taehyung karena kedapatan sering ke rumah sakit dan mereka berasumsi kalau mereka punya hubungan spesial.

Walaupun itu cuma asumsi belaka, tapi membuat warganet heboh bukan main. Ditambah tidak adanya respon atau klarifikasi apapun dari Bighit ataupun dari YG itu sendiri. Jadi tidak heran kalau artikel itu makin panas dan digoreng oleh banyak orang.

Sebenarnya, Mina tidak terlalu mempermasalahkan berita yang muncul. Justru berita yang trending kemarin sangat lucu dan menghiburnya. Ia terus memikirkan kenapa orang orang bisa melihat seliuet tubuhnya seperti Jisoo? Dari segi mana dia mirip Jisoo?

Apalagi Jisoo tak sering mengunjungi Taehyung seperti yang diberitakan. Dia cuma sekali ke rumah sakit, itu pun di hari Taehyung kecelakaan. Selebihnya, Jisoo tidak pernah muncul lagi di rumah sakit.

"Mina..."

Panggilan lembut itu membuyarkan lamunan Mina saat gadis itu sedang merapikan meja. Memasukkan plastik makanan ke dalam kresek hitam besar.

"Kenapa ma?"

"Mama nitip Taehyung sebentar ya," Ucap mama Taehyung.

"Memangnya mama mau kemana? Ada urusan mendesak? Perlu Mina bantu?" tanya Mina menaruh kresek hitam besar itu ke tempat sampah yang disediakan oleh pihak rumah sakit.

Lantas kakinya bergerak mendekati mama Taehyung yang sedang memasukkan beberapa pakaian kotor ke dalam tas besar.

"Mama mau pergi ke SMP Hagon, keponakan kecil lagi ada acara di sana," kata mama tersenyum tipis.

"Mina kira ada apa. Mau Mina anterin? Mama ke sana sama siapa?" Tanya Mina dengan ekspresi khawatir. Hatinya seakan tidak tenang jika membiarkan wanita tua itu pergi sendiri.

Ia takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. seperti sosok yang saat ini tengah berbaring di atas brankar.

Mama menghentikan sejenak aktivitasnya. Ia bahkan menaruh tas yang masih terbuka resletingnya untuk menatap Mina yang sedang khawatir.

Tangan Mina diraih dan digenggam dengan lembut.

"Mama tahu kamu khawatir. Mama berterima kasih banget sama kamu. Tapi kamu tenang aja, mama pergi sama papa. Kamu gak perlu panik dan takut karena ada papa yang jagain mama."

"Beneran sama papa?" Tanya Mina memastikan.

Mama mengangguk sekali lagi. Menegaskan bahwa dia memang pergi dengan suaminya. Tidak mungkin dia pergi seorang diri.

"Yaudah kalau gitu mama sama papa hati hati perginya. Kabarin Mina kalau udah sampai."

"Pasti sayang. Kamu gapapa kan ditinggal sendirian?"

Mina mengangguk dengan senyuman lembut terpatri di wajah.

"Gak papa kok ma. Mina juga lagi senggang."

"Syukurlah. Maaf ya mama ngerepotin kamu."

"Gak ada yang direpotin kok ma."

Sebelum pamit, mama mencium kening Taehyung dan kening Mina bergantian.

Mama pergi setelah menutup pintu ruangan. Tinggallah Mina sendirian di sana.

Ia meletakkan sebuket bunga daisy di vas dan membuang yang lama. Padahal baru kemarin ia kesini dan menaruh bunga itu di vas yang sama.

Tatapan matanya jatuh begitu melihat ke arah brankar. Kalung yang ia berikan waktu itu, sudah disimpan dengan baik oleh mamanya Taehyung. Sewaktu waktu jika laki laki itu sudah sadar dari komanya, bisa diberikan.

CONSPIRACY | TaeminaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang