bab 70

1K 159 24
                                        

Pagi itu, Mina sudah tiba di kantor lebih awal dari biasanya. Kabarnya, Lim Jihun beserta kepala perusahaan akan datang untuk meminta maaf secara langsung padanya. Entah bagaimana bisa, tetapi Mina tidak yakin dengan pertemuan kali ini.

Apakah tetap bersitegang seperti kemarin? Atau justru hanya untuk menenangkan situasi sesaat?

Mina sendiri juga ragu niat mereka tulus.

Setelah perasaannya jauh lebih baik dan hubungannya dengan Taehyung membaik, Mina pun datang dengan rapi, wajahnya tampak lebih segar dengan polesan riasan tipis.

Babeh sempat terheran-heran melihatnya. Biasanya Mina cukup sensitif dan emosional jika menyangkut karir, tapi pagi ini dia terlihat santai, seolah tak terjadi apa-apa. 

“Sudah lebih baik?” tanya Babeh memberikan segelas hot americano pada Mina.

Gadis itu menerima pemberian babeh. Lantas duduk di kursi dengan kedua tangan memegang sisi gelas.

"Iya, beh. Makasih udah ngasih Mina libur." Kata Mina sambil tersenyum lebar.

Babeh mendengus, menampilkan ekspresi khasnya.

"Masih kurang liburnya? Apa mau nambah lagi?"

"Gak usah beh. Sehari aja udah cukup," Cengir Mina.

"Ya sudah kalau begitu. Nanti kamu jangan ngomong dulu, biar babeh yang ngomong ke lim jihun." Ujar babeh setelah mendapat kabar kalau laki laki yang membuat onar dengan salah satu anaknya sudah di lobi kantor.

"Siap beh!"

Pandangan babeh mengarah ke Mina dengan tatapan mencurigakan. Sehari libur benar-benar bisa mengubah suasana hati Mina secepat ini? 

“Soal kolaborasi, kamu gak perlu khawatir,” ujar Babeh, masih memperhatikannya. 

Mina mengangguk-angguk seperti robot, membuat Babeh menghela napas. 

“Babeh udah bicara sama Bang Si Hyuk. Latihan tetap lanjut,” lanjutnya. 

Awalnya babeh sempat khawatir kalau Bang Si Hyuk akan membatalkan kolaborasi Bangtwice setelah kontroversi yang melibatkan Mina sempat ramai dibicarakan netizen. Tapi di luar dugaan, Bang Si Hyuk justru datang kepadanya, menanyakan keadaan Mina, bahkan menyampaikan bahwa para member Bangtan juga ikut mengkhawatirkan gadis itu. 

Babeh tidak menyangka kalau hubungan bts dan twice terbilang cukup harmonis. Mengetahui hal itu membuatnya cukup senang dan lega disaat yang bersamaan.

Mina mengiyakan ucapan Babeh, lalu melirik jam di ponselnya. “Jihun masih lama gak datangnya, Beh?” 

“Kurang tahu. Ada apa?"

“Belum sarapan.” Mina cengengesan, membuat Babeh memutar bola matanya. 

“Sarapan sana! Jangan sampai pingsan pas latihan nanti,” omelnya. 

“Siap!” Mina bangkit dan berjalan menuju pintu, tapi tiba-tiba dia menoleh lagi. 

“Ada apa lagi?” tanya Babeh, melihat tatapan penuh pertanyaan di wajah Mina. 

“Menunya apa, Beh?” tanyanya polos. 

“Lihat aja sendiri!” ketus Babeh sambil mendorong tubuh Mina keluar dari ruangan. Mina mendengus kesal, mengomel kecil karena diusir begitu saja. 

“Harusnya tadi gue sarapan dulu di apartemen,” gumamnya sambil terus melangkah menuju lift. 

Tak sengaja ia melihat seorang wanita paruh baya lewat sambil membawa tong sampah besar yang didorongnya pelan.

CONSPIRACY | TaeminaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang