•Love Or Revenge 24•

109 15 2
                                    

Sebelum lanjut membaca jangan lupa vote dan komen...

Gogogo!

Sesampainya di makam yang di maksud Alya tadi, Baby membulatkan matanya terkejut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sesampainya di makam yang di maksud Alya tadi, Baby membulatkan matanya terkejut. Bagaimana tidak? Lihatlah dua makam yang mereka kelilingi telah terbongkar.

"Baby?"

Itu suara Bunda yang menyadari kehadiran Baby dan membuat semua orang yang ada disana melihat kearah Baby.

"Siapa yang bongkar?" Tanya Baby yang tak kunjung mendapat jawaban.

Alya menghampiri Baby, lalu mengelus pundak nya pelan. "Waktu Aunty sampai di indo, Aunty langsung kesini dan sesampainya semua udah kayak gini. Makanya Aunty nyuruh kalian semua kesini," jelas Alya membuat Baby menghela nafas nya kasar.

"Ada bukti atau jejak yang kalian dapat?" semua menggelengkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan Baby, yang berarti bahwa tidak ada yang mereka dapatkan.

Baby mendekati dua makan yang sudah tidak berbentuk itu dan memang benar tidak ada apa-apa. Pelaku nya pasti bermain bersih sehingga tak ada satu pun benda yang mereka tinggalkan.

Siapa lagi musuh Mymom and Dydad yang lakuin ini? Apakah mereka tidak puas mendengar kabar kalian tiada? Rasanya sesak tiap Baby melihat hal seperti ini. Kapan mereka berhenti mengusik kehidupan kami? —batin Baby lirih.

"Lebih baik kita ke rumah untuk membicarakan hal ini. Tidak aman jika kita membahas nya ditempat umum," kata Bunda yang di angguki tanda mengerti oleh mereka semua.

Akhirnya mereka semua pergi dari sana dan akan berkumpul di kediaman keluarga Gray. Baby berada satu mobil dengan Bunda sedangkan yang lainnya membagi dua mobil dengan dua orang disetiap mobil nya.

Suasana di dalam mobil yang hanya di penuhi oleh alunan musik itu membuat Baby mengecilkan volume nya dan membahas hal yang sedari tadi mengganggu pikirannya.

"Gelang itu masih ada di Bunda kan?" Bunda menatap sebentar Baby dan kembali fokus menyetir.

"Iya, kenapa tiba-tiba bahas soal gelang? Kamu menemukan sesuatu?"

"Aku gak yakin sebelum liat gelang nya..." ujarnya ragu. Entah dia harus senang atau sedih setelah melihat gelang tersebut. Saat ini dia hanya berharap tebakannya salah, tetapi dia juga barharap tebakannya benar karena dengan itu maka dia sudah selangkah lebih maju menuju keberhasilan dalam misinya.

Bunda yang mendengar nada tidak bersemangat putri nya itu melirik sebentar ke arah Baby yang seperti orang sedang kebingungan.

"Kamu kenapa murung? Berantem sama Vinka lagi, hm?" Baby menggeleng.

"Bukan, tapi..."

"Tapi?" tanya Bunda karena Baby nampak ragu melanjutkan ucapannya.

Baby memperbaiki posisi duduk nya dan melihat ke arah Bunda. "Gini, Bunda pernah gak mencari atau berharap sesuatu selama bertahan-tahun? Dan ketika sesuatu itu Bunda dapatkan. Sesuatu itu memiliki dua bagian yaitu sisi positif dan sisi negatif."

Love Or RevengeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang