30. Vcall Namon

928 119 7
                                        

Wushh

Suasana hiruk priuk orang berlalu lalang disebuah bangunan yang super besar, banyak pesawat yang landing dan take off, ya disinilah Chimon berada di Bandar Udara Heathrow, Salah satu bandara internasional di London.

"Tuan Chimon," Sapa seorang paruh baya pada Chimon.

"Hai Mr. Sam, makasih udah jemput Chi," Chimon memasuki mobil yang telah dibukakan pintunya oleh Mr. Sam supir keluarga Chimon.

Jujur selama perjalanan Chimon rindu dengan suasana London, tetapi disisi lain dia juga rindu tanah kelahirannya serta orang yang belum lama jadi pengisi hatinya. Chimon ingin menghubungi Nanon tapi sayang Hpnya ternyata mati karena lowbat.

Dalam perjalanan Chimon bingung karena itu bukan arah jalan kerumahnya, dan benar saja tidak lama Mr. Sam memberhentikan mobil di sebuah gedung yang paling Chimon benci.

"Kenapa kita kesini Mr. Sam?" Chimon mengerutkan keningnya karena Mr. Sam menurunkan dia tidak dirumah.

"Tuan belum tau? Nyonya kecelakaan kemarin minggu dan sedang kritis sekarang," Ucap Mr. Sam hati-hati karena tidak ingin membuat Chimon shock.

Tetapi terlambat, Chimon langsung menangis mendengar perkataan tuan Sam. Tanpa babibu Chimon langsung membuka pintu mobil dan berlari masuk kerumah sakit. Chimon bingung mau kemana yaeyalah dia lupa tanya kamar ibunya dirawat.

"Misi Sus, pasien atas Nama Cris Horwang Phunsawat dirawat dimana ya?" Tanya Chimon panik.

"Sebentar ya dek saya carikan, Nyonya Phunsawat ada di kamar VIP 303," Ucap Perawat.

Chimon langsung menuju ke kamar inap yang dikatakan oleh suster tadi, dan benar saja di depan ruangan 303 Chimon melihat Off sedang bermain HP.

Chimon langsung menuju ke kamar inap yang dikatakan oleh suster tadi, dan benar saja di depan ruangan 303 Chimon melihat Off sedang bermain HP

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kak Off... mamah gimana hiks?" Tanya Chimon panik dengan air mata yang terus mengalir.

"Tenang dulu Chi... tenang ok, Mamahmu sudah membaik kok, dia sudah melewati masa kritisnya, masuklah kakakmu ada di dalam," Off membuka pintu ruangan 303.

"Hiks kak Gun," Chimon berjalan pelan, kakinya mulai lemas melihat keadaan mamahnya yang terbaring tak berdaya dengan alat medis disekitarnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hiks kak Gun," Chimon berjalan pelan, kakinya mulai lemas melihat keadaan mamahnya yang terbaring tak berdaya dengan alat medis disekitarnya.

"Chi..." Gun memeluk adiknya.

My Dear ChimonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang