Cerita ini berawal dari Nanon yang bertemu dengan Chimon di bandara. Chimon yang sedang liburan selama 2 minggu ikut Tay teman kakaknya pulang ke Thailand. Tay Tawan adalah kakak Nanon yang sedang melakukan pertukaran pelajar ke Inggris, secara mend...
"Kita akan menemui seseorang disini, loe tau betul rumahnya so tunjukin ke gw," Ucap Nanon datar dan menuntut yang membuat Ohm penuh tanda tanya. 'Mau kemana Nanon sebenarnya?'
"Mau kemana sih kita Non...," Ucap Ohm yang mentok KEPO.
"Sing ngasih tau gw kalau dia ngeliat Chimon di kampusnya," Ucap Nanon masih fokus pada jalanan.
"Emmp Non... sebenarnya kemarin gw juga gak sengaja liat kak Gun di kampus," Ucapan Ohm hampir saja mencelakainya karena Nanon menginjak pedal remnya dengan tiba-tiba. Untung saja tidak ada motor atau mobil di belakang mereka, kan gaswat kalau ada. "NON LOE GILA YA!!!" teriak Ohm yang membuat jantungnya hampir copot dan kepalanya hampir kebentur dashboard mobil.
"Loe liat kak Gun dan loe gak ngasih tau gw??" Nanon menatap tajam Ohm.
"Hei hei bro... gw belum yakin itu beneran kak Gun atau bukan... soalnya pas gw susul eh dianya dah ngilang, jdi gw gak ngasih tau lo lah... di kira halu nanti gw," Jelas Ohm.
Mendengar penjelasan Ohm tersebut, Nanon langsung kembali fokus ke depan dan melajukan mobilnya. Kiri kanan Ohm lihat saja banyak rumah berjajar yang membuatnya ingat masa lalu. Ohm mengingat saat dirinya, Chimon, dan Chimmy selalu berjalan-jalan bareng atau berangkat sekolah bareng.
"Ohm... woii...!"
"Woiii woii ada apa Non??!!" Ohm tersadar dari lamunannya karena sentakan Nanon.
"Rumah Chimon sebelah mana?" Tanya Nanon yang sudah menyerah melihat GPS. Dia sudah emosi sama mbak GPS yang lambat laun semakin menyesatkannya.
"Oalah loe nyari rumah Chimon?" Jawab Ohm baru tau maksud Nanon.
"Iyalah masak rumah lama loe... buat apaan? Gak penting!"
"Santay aja boss jawabnya gak usah ngegas... rumah Chimon tadi dah kelewat," Jawab Ohm santai.
"Lahh kenapa gak bilang Gila!" Nanon mulai kesel kali ini.
"Loe gak nanya Goblogghh!!" Ohm gak mau disalahin.
Nanon kembali melajukan mobilnya dengan Ohm sebagai pengganti mbak GPS. Hingga tibalah mereka didepan rumah yang mewah meski tidak sebesar rumah Nanon.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Benar saja, saat mereka tiba di rumah tersebut, Nanon melihat Chimon sedang berjalan keluar gerbang rumahnya. Nanon langsung keluar mobilnya dan berlari menghampiri kekasihnya. Nanon langsung memeluk Chimon. Chimon tentu saja sangat terkejut tiba-tiba dipeluk oleh pemuda yang sangat dia kenal dan mencoba untuk menghilangkan diri sementara dari hadapan sang pemuda itu selama ini.
"Na.... Nanon??" Ucap Chimon terkejut dengan kedatangan Nanon.
"Chi kamu kemana saja? Kamu gak tau aku kangen banget sama kamu," Nanon melepaskan pelukannya dan kini menangkup kedua pipi Chimon memandang mata coklat itu dalam-dalam.
"Non... sebenarnya -," ucapan Chimon terpotong oleh suara panggilan dari dalam rumah.
"Chi... kamu sedang dimana nak?" ternyata itu adalah suara mamah Cris memanggil anak bungsunya.