60

6 1 0
                                        

Mengenai hati yang telah kau hancurkan, aku ingin mengabarkan sesuatu padamu.

Dia, si hati keras kepala kerap kali menghasut ku untuk memberimu kabar. Dia, yang selalu tersakiti dengan kenyataan seputar mu.

Pernahkah kau merindukan hatiku? Merindukan kelembutannya saat bersungguh- sungguh menyayangi mu?

Mungkin, kau rindu, bahwa akhirnya perempuan yang sedang kau gandeng tangannya tidak sesabar aku.

Ah iya, kau kan baru bersama dia. Pasti kau sedang bahagia bahagianya :).

Lihat, hatiku selalu menangis hanya karena merindukan lelaki yang tidak menginginkannya.

Sebuah EpilogTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang