Berdukalah meski hanya sehari
Kau boleh boleh saja memiliki wanita selain aku, mungkin yang kau anggap lebih hebat dibanding diriku. Tapi bisakah kau berkabung dalam beberapa waktu saja?. Setidaknya kau berpura pura bahwa telah kehilangan seorang wanita yang telah dengan tulus mencintaimu
Bukankah kehilangan memiliki waktu berkabung?
Seolah ketika warna warna pelangi menghiasi harimu, ada warna kelabu yang datang merenggut semua itu. Apa tidak bisa, jangan kau kenalkan dia pada semesta meskipun lebih utama dia dibandingkan ku?
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Epilog
PoetryKehilangan itu tidak perlu sebuah kalimat pamitan, kehilangan akan terus meninggalkan sayatan. Yang namanya ditinggal pergi tidak semenyenangkan saat mengingat sebuah janji Kau memilih putar arah lalu pergi Padahal cerita kita masih banyak lembar...
