Pelangi
Pernah dulu, pelangi yang selalu kita tonton setelah hujan
Membuat aku merasa sedang di dekap oleh kerinduan
Pernah dulu, pelangi membuat aku tersipu hanya karena memandanginya
Namun lukisan pelangi kali ini tidak berarti apa apa setelah kau lari
Rasanya pun aku tidak merasakan lagi di dekap Rindu dari belakang
Kau selalu menceritakan pelangi
Kau selalu menyukai nya
Setelahnya aku mulai sadar
Bahwa pelangi tahu kapan waktu dia datang dan kapan waktu dia menghilang
Seperti itu kamu kan
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Epilog
PoetryKehilangan itu tidak perlu sebuah kalimat pamitan, kehilangan akan terus meninggalkan sayatan. Yang namanya ditinggal pergi tidak semenyenangkan saat mengingat sebuah janji Kau memilih putar arah lalu pergi Padahal cerita kita masih banyak lembar...
