Author pov*
"yang mulia" saya mendapat berita dari mata mata akademi bahwa putri di bulli hingga pingsan"
"apa,,, siapa yang melakukannya akan ku hukum dia"
"seorang anak duke yang mulia, saya sudah mencari buktinya saat pengenalan dan penjemputan putri kita akan menghukumnya yang mulia"
"baik lah, tapi jaga putri ku hingga pembuakaan segel jangan sampai ini terjadi lagi".
"baik yang mulia, lagi pula putra mahkota kaisar alaskaria juga ikut menjaga putri"
"bagus kalau begitu"
Starlia pov*
Sudah hampir sebulan aku menghindari Leo,dan tidak mendapat bulian lagi.
Tetapi masih saja mereka menghina ku superti saat ini.
Pelayan tolong sapu kelas ini
Gadis bodoh keluar kau dari akademi ini
Jalang
Penggoda putra mahkota
Seharusnya dia di keluarkan
" kalian memang bangsawan sampah yang bisa nya menghina starlia, seharusnya kita membantunya belajar" ucap nadia membalas ucapan anak anak kelas, aku bahagia masih ada yang membela ku disaar semua mencaci maki ku
Iuuuuuuhhh membantu nya
Menjijikan jika membantunya
Nadia kau jangan menjadi sok pahlawan
Kau hanya bangsawan rendah nadia
Jangan ikut campur
Gara gara aku nadia pun jadi bahan buliian kadang kadang. Tetapi dia tetap bersama ku. Jika aku menanyakan kenapa ia tidak bersama yang lain.maka jawabnya pastu i hanya satu. " aku nyaman bersamamu" itu lah jwabanya dengan senyuman yang tulus.
"starlia kau harus sabar ya, aku akan selalu ada untukmu" ucap nadiaa dengan lembut
" terima kasih nad, kau memang sahabat terbaik ku" ucapku dengan tulus
Nadia satu satunya orang yang selalu membantuku baik dalam belajar hingga menghadapi bulian.
*
Hari ini aku belajar menggunakan sihir dengan guru dean.
Akhir akhir ini aku merasa sihir ku mulai membaik, aku sudah banyak bisa menggunakan sihir air ku, seperti mengeluarkan air dengan jumlah banyak dan membuat senjata dari air. Walaupun dasar setidak nya itu kemajuan bagiku.
"bagus starlia, kau cukup membuat kemajuan walaupun masih dasar" ucap guru dean
" terimakasih guru" ucapku sehabis di puji karena bisa membuat pedang air walaupun belum cukup kuat.
" baik lah, 2 hari lagi akan diadakan pengukuran sihir bagi murid akademi bukan hanya kalian tetapi senior kalian juga. Dan ini di lakukan untuk mengetahui seberapa besar kalian belajar di akademi ini"
Aku benar benar takut untuk pengukuran lagi, yang pasti sihir ku belum cukup kuat, mereka pasti menghinaku lagi karena sihirku lemah.
"dan setelah itu akan diadakan pesta besar penyambutan kekaisaran krisralia,mereka sudah kembali. Untuk waktunya belum di tentukan nanti kalian akan dapat undangan resminnya".
Aku terkejut akan diadakan pesta di akademi, itu aneh kenapa harus di akademi. Entah lah setidaknya aku bisa melihat kaisar dan keluarganya yang telah lama tidak menampakkan diri.
*
" starlia nanti malam kau ulang tahun bukan" ucap nadia pada ku
"heheheh iya, aku baru ingat"
"bagaimana kita berpesta kecil,hanya kau aku dan leo"
"iya leo, dia kan teman mu juga"
"aku tidak yakin"
"aku akan ikut" ucap seseorang dari belakang kami.
Memang saat ini kamu sedang berjalan menuju asrama dan terlalu fokus berbicara hingga tidak tau ada orang dibelakang kami
"salam yang mulia" ucapku padanya
" tidak usah formal,panggil aku seperti biasa"
" tidak, itu tidak sopan"
"aku tak menerima penolakan"."Sampai jumpa nanti malam"
"isss. Dasar menyebalkan"
*
Leo pov*
Aku bahagia akhirnya bisa berbicara dengan starlia lagi, dan terlebih nanti malam aku akan membuatnya terkejut. Aku akan ke asramanya untuk mengejutkan ulang tahunnya.
Aku tidak sabar lagi, hingga aku begadang sampai tengah malam.
Saat hampir tengah malam aku berteleportasi ke asrmanya untuk mengejutkan nya dan menyiapkan kue untuknya. Tetapi saat tiba di pintu kamar nya aku mendengar temannya menjerit
" starliaaaaaaaaa bangunnnnn, tolongggg"...........
Aku pun membuka paksa pintu kamarnya
Dan aku sungguh terkejut dengan yang terjadi.....
* leo and pov
*
Author pov*
" yang mulia sudah waktunya kita membuka segelnya"
"baik lah, ayo kita kesana"
Sebuah tempat di ruang bawah tanah yang di kelilingi kristal perak yang bercaha kaisar dan tangan kanannya mulai ritual untuk pembuakaan segel sang putri
" bertahan lah putri ku sayang,aku akan segera membuka segel sihir mu"
* starlia pov
Hari ini malam ulang tahun ku yang akan di rayakan oleh nadia dan leo.
Nadia begitu sibuk menyihir kamar untuk persiapan pesta kecil aku.
Hingga hampi tengah malam aku ketiduran, akan tetapi tubuhku terasa panas, aku pun mulai sulit bernafat hingga aku memukul mukul dada ku.
Jiwa ku rasanya hingga ingin lepas, tulang ku terasa ungin patah semuanya. Rasa sakit apa ini kenapa menyakitkan. Aku tak sanggup menahannya lagi.
Aku bisa mendengar bahwa nadia histeris memanggilku dan tak lama leo datang dengan khawatir.
Tapi rasanya aku tak peduli itu yang aku tau tubuhku ingin hancur seketika
KAMU SEDANG MEMBACA
starlia
Fantasíastarlia gadis desa yang hidup hanya berdua dengan ibu nya di sebuah gubuk dekat hutan. banyak warga desa yang menghina dan mengucilkan starlia karena tidak dapat menggunakan sihir. memang di dunia starlia sihir merupakan kekuatan yang di agungkan...
