Setibanya di akademi starlia langsung disambut beberapa orang di depan kamarnya. Hal itu tentu membuat starlia terkejut.
"mm ada apa? " tanya starlia yang melihat beberapa orang di depan kamarnya.
"bagaimana keadaan kamu starlia? "
"apakah perjalannnya menyenangkan?l
"bagaimana istana starlia? "
"starlia ayo pergi bersama nanti"
"starlia aku dengar istana kristal sangat indah"
"stoppp.... Kalian mohon untuk pergi,starlia perlu istirahat" usir shion yang jengah melihat kumpulan gadis yang ingin berteman dengan starlia
"aaaakkkk siapa ini starlia? "
"astaga dia tampan"
"dia tidak kalah dengan pangeran kita"
"astaga ayo berkenalan"
"tampan ayo kita berteman"
"dia sangat cerah"
Starlia pun kabur ke dalam kamar saat giliran shion yang di serang gadis gadis itu.
Setibanya di kamar starlia menyusun semua barang barangnya dan lalu beristirahat.
"hihihi semoga shion selamat dari gadis gadis itu" guman starlia yang tertawa geli mengingat shion kewalahan tadi menghadapi gadis gadis itu.
*♡*
"star ayoo bangun" ucap nadia yang melihat starlia masih terlelap padahal sekarang waktunya untuk makan malam.
"nggg..... Ada apa nad? " tanya starlia yabg masih mengumpulkan kesadarannya
"ayo mandi kita akan makan malam. Kamu tidak ingin ketinggalan makan malam lagi kan"
"iya iya"
Selepas mandi dan bersiap starlia pun bergi ke untuk makan malam bersama nadia.
"star" panggil seseorang dari kejauhan
"shion"
"kamu kejam star membiarkan aku diburu gadis gadis" ucap shion yang mengingat ganasnya gadis gadis padanya tadi siang
"hahahhaha maafkan aku, aku hanya tak ingin mengganggu mu" balas starlia
"kamu harus bertanggung jawab pokoknya" ucap shion
"ahmmmm."
"ah maafkan aku melupakan mu nad" ucap starlia yang ingat ia juga bersama nadia
"aku sudah biasa di lupakan kok starlia" ucap nadia dengan nada pura pura sedih
"dia siapa star? " tanya shion
"oh kenalkan ini nadia sahabat aku di akademi sekaligus teman sekamarku" ucap starlia yang mempekenalkan nadia pada shion
"oooo hai nadia, semoga kita bisa berteman selanjutnya" ucap shion dengan senyuman manisnya
"hai" ucap nadia dengan kikuk karena jarang sekali berinteraksi dengan laki laki asing.
Seperti biasanya shion itu menyenangkan,nadia yang sulit untuk akrab saja bisa cepat akrab dengan shion. Selama perjalanan ke kantin untuk makan malam shion tidak henti hentinya bicara hal hal yang menyenangkan.
Saat mereka bertiga memasuki kantin dengan canda tawa karena shion tiba tiba saja kantin hening. Hal itu membuat mereka bertiga juga terhenti.
"ayo star kita makan, aku sudah lapar" ucap shion yang membawa starlia ke stand makanan untuk mengambil makanan.
"aa iya. Ayo nad" ucap starlia yang kemudian menarik nadia juga.
Setelah mengambil makanan untuk makan malam kami pun mencari menja yang kosong untuk duduk. Dan beruntung ada satu meja yang kosong dan kami pun makan disana.
"akhirnya aku dapat makan" ucap shion yang berbinar melihat makanan di depannya
"sepertinya kamu sangat kelaparan shion" ucap starlia
"tentu saja, dari tadi aku sebenarnya ingin makan"
"hahaha kamu seperti tidak makan satu tahun tau" ledek starlia
"biarkan saja" ucap shion yang menghiraukan ucapan starlia kemudian makan dengan lapap
Saat makan tiba tiba kantin hening lagi, membuat starlia yang asik bercerita dengan shion juga nadia menoleh dan melihat leon yang berdiri di pintu masuk. Tatapan leon jatuh pada starlia.
Starlia yang melihat leon pun ingin pergi menghampiri dan mengajaknya untuk makan bersama. Sudah 4 hari tidak bertemu dengan leon banyak hal yang ingin di ceritakan starlia.
Akan tetapi sebelum sempat starlia menghampiri leon, leon sudah pergi dengan wajah datar. Biasanya leon akan selalu membalas senyum starlia, tetapi sekarang leon mengabaikannya.
Starlia pun kembali duduk dan starlia berpikir bahwa mungkin leon sedang kelelahan atau sebagainya.
Starlia pun kembali melanjutkan makannya.
"tumben leon tidak makan bersama kita ya? " ucap nadia tiba tiba yang mengingat leon tadi langsung pergi tanpa makan
"mungkin dia sibuk nad" ucap starlia
"siapa leon? " tanya shion
"putra mahkota dinegeri ini sekaligus sahabat kami juga" ucap nadia menjawab pertanyaan leon
"wow kalian berteman dengan seorang pangeran. Hebat nanti aku juga ingin berteman dengan dia ahh" ucap shion
"kamu ini udah kebanyakan teman shion" ucap starlia yang mengingat banyak teman dari cerita ceritanya.
*♥*
Leon pov*
Saat mendengar starlia telah kembali rasanya aku bahagia dan langsung ingin menemuinya. Akan tetapi pekerjaan ku sangat banyak karena itu aku menundanya sampai makan malam.
Saat makan malam aku buru buru pergi ke kantin agar dapat bertemu langsung dengan starlia.
Tetapi saat memasuki kantin yang aku lihat dia begitu asyik bercerita dengan nadia dan satu orang laki laki.
Starlia begitu bahagia bersama dia sampai tak menyadari aku berdiri tak jauh darinya.
Saat starlia melihat ku dan kemudia seperti ingin menghampiri ku, aku malah seperti pengecut yang langsung pergi.
Aku terlalu kesal melihat starlia dekat dengan laki laki lain. Maka dari itu sebelum starlia menghampiri ku,aku langsung pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
starlia
Fantasystarlia gadis desa yang hidup hanya berdua dengan ibu nya di sebuah gubuk dekat hutan. banyak warga desa yang menghina dan mengucilkan starlia karena tidak dapat menggunakan sihir. memang di dunia starlia sihir merupakan kekuatan yang di agungkan...
