30. bertemu kembali

250 27 1
                                        

Hari ini starlia akan kembali ke akademi.  Dari tadi pagi para pelayan sibuk hilir mudik mempersiapkan semuanya.
"ibu kenapa banyak barang barang yang di kirim bersama aku, aku ngk butuh semua itu bu" tanya starlia yang melihat banyaknya barang yang akan ia bawa ke akademi

"sayang itu perintah kaisar katanya itu hadiah untuk putrinya" ucap ibu starlia

"tapi ini berlebihan bu"

"yaudah kamu bicara sama ayah kamu"
"mm baik lah bu, dan setelah ini apakah ibu akan tinggal disini?" tanya starlia mengingat ibunya yang selalu bekerja keras starlia tidak mau itu lagi. Dia ingin ibunya tetap di istana

"ibu akan kembali ke kampung sayang, disana banyak kenangan kita" ucap ibu starlia

"tapi bu, disana ibu sendirian dan tidak ada yang menjaga ibu. Lebih baik ibu disini saja, aku yakin ayah pasti memperbolehkan ibu disini" ucap starlia yang tidak setuju ibunya untuk ke kembali lagi dan harus bekerja keras.

"tidak sayang. Kaisar memang menyuruh ibu tetap disini tapi ibu lebih memilih kembali"

"tidak tidak, ibu harus disini.  Jangan kesana bu, siapa yang akan menjaga ibu" tolak starlia

"ibu tidak akan pergi sendirian, ibu akan di temani beberapa orang suruhan kaisar sayang.  Dan juga rumah kita sudah di perbaiki kaisar jadi lebih baik.  Kamu tau ibu sekarang punya kebun sendiri seperti impian ibu. Ibu tak perlu bekerja di rumah bangsawan lagi" jelas ibu starlia

"benarkah bu.  Apakah ibu tidak mau disini saja" bujuk starlia sekali lagi

"tidak sayang, kaisar telah banyak membantu ibu.  Jadi ibu tidak akan menyia nyiakan itu.  Kamu tenang saja ada yang menjaga ibu kok.  Kamu kalau ingin datang lah berkunjung"

Starlia pun memeluk ibunya
"aku akan selalu berkunjung bu"

"ibu sayang starlia,belajarlah dengan baik di akademi" nasihat ibu starlia

"baik lah bu, ayo bu aku harus segera pergi" starlia pun mengajak ibunya kedepan untuk mengantarnya

Sesampainya di gerbang istana ayahnya telah menunggu disana.

"sayang apakah perlu ayah kirimkan beberapa barang lagi? " tanya ayahnya pada starlia yang kemudian memeluk starlia

"tidak ayah, ini sudah sangat banyak"  tolak starlia

"mm baik lah, apakah ayah harus ikut mengantarkan kamu? "

"ayahhhh,kita sudah membicarakannya" starlia berusaha mengingatkan ayahnya yang banyak pekerjaaan  dan terlebih mereka sudah membicarakan bahwa ayahnya tidak akan berlebihan lagi

"ayah hanya ingin memastikan kamu aman sayang"

"iya aku tau ayah, tapi aku hanya ingin lebih mandiri"

"mm baik lah"

Ayah starlia pun mengalah dengan keinginan putrinya itu.  Ditengah pembicaraan mereka berdua tiba tiba seseorang datang mengejutkan starlia

"salam yang mulia, maafkan hamba yang terlambat" ucap seseorang tersebut

"tidak apa. Oh ya starlia dia akan menjadi penjaga kamu di akademi sekaligus yang melatih kamu.  Kenalkan ini shion lucifer leandra" ucap ayah starlia yang memperkenalkan seseorang tersebut

"oo hallo nona, eh tuan putri kita bertemu lagi" ucap shion dengan senyuman lebar

"ah ya, hallo salam kenal lagi" ucap starlia membalas shion

"jadi kalian sudah saling kenal.,bagus lah karena kalian akan semakin sering bersama.  Cepat akrab lebih baik." ucap kaisar yang melihat interaksi keduanya

" kami kenal saat perjalan aku keistana ayah" jelas starlia

"benar yang mulia" ucap shion

"baik lah. Sebaiknya kalian cepat pergi supaya sampai diakademi tidak terlalu malam. Shion jaga putriku, aku percaya padamu" ucap kaisar

"pasti yang mulia" ucap shion

"ayah aku pergi. Jaga kesehatan ayah" pesan starlia pada ayahnya

"ibu jaga kesehatan ibu jangan terlalu sering bekerja" ucap starlia yang beralih pada ibunya.

Kemudian rombongan starlia pun pergi meninggalkan istana untuk ke akademi.

***

Dalam perjalanan ke akademi starlia hanya diam seperti biasa.  Dia tidak tau harus memulai percakapan dengan seseorang yang baru ia kenal

"tuan putri apakah anda lapar? " tanya shion yang memulai pembicaraan.

"tidak. Bisakah kamu panggil aku starlia saja, mulai saat ini kita akan menjadi teman" ucap starlia yang tidak mau di panggil dengan sebutan tuan putri

"apakah boleh aku panggil star seperti yang mulia? " tanya shion

"terserah "

"baik lah star mulai sekarang mohon kerjasama nya.  Aku akan berusaha mengajari kamu apa yang aku bisa" jelas shion dengan bersemangat pada starlia

"baik lah shion, ayo berusaha" ucap starlia pada akhirnya

Keduanya pun selama perajalan menghabiskan dengan bercerita. Shion merupakan pribadi yang mudah bergaul jadi tidak sulit untuk starlia bisa cepat akrab dengannya.

Starlia menjadi bersyukur orang yang di kirimkam ayahnya untuk menjaganya sangat menyenangkan.

starlia Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang