limapuluhsatu

57.8K 2.9K 1.9K
                                        

Akhirnya part ini bisa terselesaikan, semoga kalian suka ya

Happy reading 😘😘

*****

Sore ini Alya pulang terlambat karena harus menemani Kila yang menangis karena Faro jadi para cabe menghabiskan waktu pulang sekolah di rumah Kila untuk mendengarkan curahan hati Kila.

Sesampainya di apartemen, Zio sempat marah kepada Alya yang mengabaikan kondisinya yang sedang hamil tapi malah keluyuran dengan teman-temannya. Tapi Alya membantah ia tidak keluyuran tapi dirumah Kila jadi ia tidak lelah. Ia justru tertidur saat Kila menceritakan masalahnya sambil menangis.

Terlalu lelah mendengar ocehan dari Zio, Alya memilih mengabaikan suaminya dan memilih membersihkan diri karena hari sudah mulai malam.

Selepas membersihkan diri Alya mengecek ponselnya dengan handuk yang masih melilit di tubuhnya.

Alya melirik sekilas ke arah pintu saat Zio memasuki kamar. Ia tidak perduli dengan kehadiran Zio bahkan saat Zio memeluknya dari belakang Alya tetap tidak perduli

"Tadi marah-marah sekarang peluk peluk" sindir Alya

"Gue khawatir alya, Lo gak pulang sampe malem gue takut Lo kenapa-napa"

"Tapi kan gue dirumah Kila gak akan kenapa-napa"

"Iya tapi kalau Lo kecapean gimana, Lo gak boleh kecapean Al"

"Gue gak capek ko, disana gue tidur"

"Ngapain Lo disana kalau cuma buat tidur"

"Capek dengerin Kila cerita Faro terus"

"Tuh kan Lo kecapean"

"Bukan capek yang kaya gitu" Rajuk alya

"Lo udah makan?"

"Udah dirumah Kila. Lo?"

"Gue masak emi tadi" jawab zio. Tiba-tiba Alya merasa bersalah karena membiarkan Zio makan makanan instan sendiran

"Maaf ya Lo jadi makan emi" jawab Alya tertunduk, ia merasa bukan istri yang baik karena membiarkan Zio makan sendiri

"Gak papa kan, enak ko" Zio menyandarkan dagunyanya di bahu Alya yang terbuka

"Lo tambah tebel Al, buka ya?" Tanya Zio yang sudah menyentuh simpul handuk di dada Alya

"Gak boleh" Alya memukul tangan Zio

"Kenapa lagi si?" Zio melepaskan pelukannya

"Gak boleh gue hamil" Alya sudah menghadap Zio

"Terus jadi masalah? lo sendiri kemaren yang tanya sama kak Elin"

"Gak mau gue takut" Alya menggeleng

"Elah takut apa lagi? Jelas-jelas boleh. Lo semenjak tau kalau Lo hamil udah gak mau lagi gue apa-apain. Kelewatan Lo sama suami" cercah Zio mulai frustasi, sudah lama sekali Alya tidak bisa ia sentuh.

"Takut ada apa-apa zioo"

"Sebelum Lo tau kalau Lo hamil gak papa kan tiap malem gue apa-apain Lo? Terus bedanya sekarang apa?"

"Bedanya gue sekarang kepikiran, Lo kan kasar"

"Nanti gue Pelan-pelan" bujuk Zio

"Gak percaya, Lo pasti lupa kalau udah mulai"

"Terus gue harus gimana supaya Lo mau?" Suara Zio mulai meninggi

"Gue gak mau" tegas alya

"Yaa allah Alya. Lo bener bener nyiksa gue ALLYAAAA"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 23, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

the secret coupleCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang