Kedua couple ini bener bener merupakan couple yang tidak terduga bagi anak anak sekelas.
Mereka berdua ini lebih sering di cie cie-in sama orang lain. Jadi ketika terdengar kabar kalau mereka jadian, anak anak sekelas bener bener heboh banget.
Couple ini juga sering disebut sipit couple dan boncel couple karena mereka berdua itu yang terpendek di kelas.
Tapi meskipun demikian, mereka sering bikin ciwi ciwi iri sama keuwan mereka.
Keuwuan mereka itu ga yang cringe banget ga juga yang biasa aja.
Hoshi bukan tipe orang yang kasih ucapan atau gombalan manis ke Jennie, Hoshi itu tipe yang lebih banyak kasih perhatian, baik itu perhatian kecil atau besar.
kaya waktu itu Hoshi sadar kalau Jennie potong rambutnya beberapa cm padahal anak anak lain liatnya ga ada yang beda.
Hoshi itu peka dan itu yang bikin ciwi ciwi pada iri.
Jennie mengumpulkan rambutnya ke belakang lalu menoleh ke kanan dan kiri waktu ga ketemu apa yang dia cari di pergelangan tangannya.
Hoshi yang liat itu langsung ngeluarin ikatan rambut dari sakunya yang dia stock buat Jennie.
Bukan cuman ngeluarin, Hoshi juga iketin rambutnya Jennie. Walaupun ga begitu bagus tapi masih rapi.
Jennie tersenyum lalu mengucapkan terimakasih yang dibalas tepukan di kepala oleh pria itu.
Sekarang mereka lagi di lapangan, mereka lagi nunggu giliran buat ambil nilai praktek.
"Kamu bisa lari 10 menit?" tanya Hoshi
Jennie menggeleng,"ga tau, tapi semoga aja bisa"
Hoshi jadi khawatir, Jennie ini punya riwayat asma. Walau udah lama ga kambuh tapi tetap aja.
"Kamu remed aja ya? Nanti aku bantu"
Jennie menggeleng,"Ga usah aku mau coba dulu"
Remed dari guru ini ribet, dia bakalan nyuruh buat cari berita 5 sport dari koran trus di tempel di hvs jadiin kliping.
"Jaehyun, Jaebum,Jennie, Joy"
Mereka yang di panggil namanya mukai berbaris dan berlari setelah gurunya meniup peluit.
Kala putaran ke 4 Jennie mulai ngos ngosan, dirinya ini jarang olahraga di tambah dulu dia punya asma.
Jennie yang udah mulai capek diem diem jalan waktu gurunya lagi liat ke arah lain.
Gurunya ini mau lari yang benar benar lari, bukan jogging apalagi jalan. Kalau ga ya potong nilai.
"Lari lari bukan jalan" ujar gurunya.
Jennie menghela nafas berat lalu kembali mencoba untuk menyemangati diri sendiri.
Di sisi lain ada Hoshi yang khawatir banget sama Jennie apalagi setelah liat kalau muka Jennie udah mulai pucet.
Rasanya kalau bisa Hoshi mau gantiin Jennie aja buat ambil nilai.
"Jen, udah ya?" ujar Hoshi waktu Jennie lewat
Jennie menggeleng, "Masih bisa"
Prittt
Jennie menghentikan larinya lalu bertumpu pada lututnya. Akhirnya dirinya berhasil ada rasa kepuasan sendiri di dalam diri Jennie.
Dengan segera Hoshi menghampiri Jennie,"Kamu gapapa kan?"
Jennie malambaikan tangannya, dirinya masih terlalu lelah untuk berbicara.
Hoshi merangkul Jennie lalu membawa gadis itu untuk duduk di pinggir lapangan.
Jennie mengatur nafasnya lalu menerima botol air yang di sodorkan oleh Hoshi.
"Jangan minum dulu, atur nafas dulu" ujar Hoshi
Jennie mengangguk lalu kembali mengatur nafasnya.
Setelah mulai membaik, Jennie membuka botolnya lalu meminumnya.
"Udah baikan?" tanya Hoshi
"Udah" ujar Jennie
"Bener udah gapapa kan?"
"Iya bener, makasih ya"
Hoshi tersenyum lalu menepuk kepala Jennie.
"Tolong ambilin kipas aku dong"
Hoshi menjulurkan tangannya lalu meraih minifan Jennie yang tidak terlalu jauh dari tempat dia duduk.
"Kamu kapan larinya?" tanya Jennie
"Minggu depan kayaknya, udah mau bel juga" jawab Hoshi
"Jajan yuk? Laper" ujar Jennie
"Kamunya emang udah gapapa?"
"Iyaaaa, aku udah gapapa. Laper ih ayuk kantinnn" rengek Jennie
Hoshi terkekeh gemas, dirinya mencubit kedua pipi Jennie lalu bangkit dari duduknya,"Ya udah ayuk"
Sesampainya di kantin, Hoshi hanya duduk dan melihat Jennie yang tengah makan.
"Aaa"
Hoshi membuka mulutnya untuk menerima suapan dari Jennie.
"Jangan minum es" ujar Hoshi yang sudah tau kalau Jennie akan membeli minuman dingin setelah ini.
Jennie mengerucutkan bibirnya,"Iya iya enggak"
"Good girl"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.