Sore ini, Jennie lagi di cafe. Ingin menghabiskam waktu untuk me timenya. Kalau di pikir pikir, udah lama juga dia ga me time gini.
Pesanan Jennie datang sebelum sesaat kemudian ponsel Jennie berdering. Jennie tersenyum melihat nama yang tertera lalu mengangkatnya.
"Hallo?" Ujar Jennie sembari mengaduk minumannya.
"Kamu lagi di mana? Kok rame banget kayaknya?" tanya sosok di seberang sana.
"Iya,aku lagi di cafe"
"Oh, di cafe. Sendiri?"
"He'em sendiri" ujar Jennie sembari menyuapkan potongan kue ke dalam mulutnya.
"Kamu lagi ngapaiin?" tanya Jennie kemudian.
"Baru selesai nugas, capek nih"
"Ulululu, mau aku samperin?"
"Ga usah, aku aja yang ke sana"
"Jangan, tadi katanya kamu capek?"
"Gapapa buat kamu mah"
"Bucin" cibir Jennie
"Hahaha, kirim alamatnya ya, aku siap siap dulu"
"Hati hati di jalan"
"Iya sayang"
Tutt
Jennie tersenyum lalu kembali menikmati beberapa menit dirinya bisa sendiri sebelum Jimin datang.
°°°
"Permisi"
Jennie mengadah lalu menatap orang tersebut binggung,"Ada apa ya?"
"Itu, aku sudah memperhatikanmu dari tadi ku rasa aku tertarik padamu. Boleh aku minta nomor teleponmu?"
"Maaf, ak-"
"Siapa?"
Jennie menoleh lalu menggeleng,"Bukan siapa siapa"
Jimin melihat pria tersebut dari atas hingga bawah dengan tatapan meneliti.
"Maaf, aku sudah punya pacar" ujar Jennie melengkapi perkataannya tadi.
"Oh begitu rupanya, aku permisi"
"Udah, duduk" ujar Jennie saat Jimin masih menatap pria tadi dengan tajam meskipun sudah jauh.
"Dia minta no telepon kamu?"
Jennie mengangguk,"Ga aku kasih kok"
Jimin mencibir tidak suka,"Kenapa kamu harus cantik banget sih?"
Jennie terkekeh lalu menyuapkan potongan kue ke dalam mulut Jimin,"Kalau jelek nanti kamunya ga suka"
"Enggak ya! Mau kamu jelek atau cantik aku tetep suka"
"Iyadeh percaya"
"Beneran"
"Ya udah kan aku bilang percaya"
°°°
"Hah, capek" ujar Jennie setelah mendudukan dirinya di sofa.
"Capek apa kamu?" tanya Jimin sewaktu menyimpan kunci mobilnya.
"Capek ga ngapa ngapaiin" jawabnya di akhiri kekehan kecil.
Jimin menggeleng kecil lalu ikut duduk di sebelah gadisnya.
Pulang dari cafe tadi, mereka berdua memutuskan untuk pergi ke rumah Jimin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jennie Boyfriend
FanfictionCerita ke uwuan Jennie bersama para pacar. Setiap chap beda alur ya. Iya oneshoot.
